
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Lia masih memikirkan nya,Raka menarik tangan Lia yang berada diatas meja. Mengenggam nya erat,Lia tersadar dan menatap Raka dengan tajam berusaha melepaskan tangannya . Raka menatap kedua mata Lia bersamaan dengan Lia menatapnya,dia tersenyum
"kau tidak ingin adik-adik dipanti kehilangan sebagian kamar-kamar mereka kan?"tanya Raka
"aku akan membeli tanah itu,agar tak ada yang dapat menggusurnya. Aku akan serahkan surat tanahnya padamu,akan aku buat atas nama mu"ucap Raka
"aku ngak mau...."jawab Lia
"kalau begitu bersiaplah.... adik-adik mu akan tidur berdesak-desakan,lagian mereka akan langsung menghancurkan bangunan yang berdiri ditanah mereka"jelas Raka
Raka berdiri,hendak berjalan keluar dari cafe itu tapi tangan Lia menarik tangan Raka. Lia menghembuskan nafasnya dengan kasar,dia menatap mata Raka dengan serius
"apa benar kau akan membantuku jika aku mau berpura-pura menjadi pacarmu?"tanya Lia
"aku berubah pikiran,aku mau kau benar-benar menjadi pacarku bukan berpura-pura"jawab Raka
__ADS_1
"apa?kenapa jadi beneran?"tanya Lia heran
"karena aku sudah mulai menyukaimu"jawab Raka lagi
"kau tidak menyukaiku tuan....kau hanya menjadikan aku pelarian mu saja"jelas Lia sambil memajukan bibirnya
"ha....ha....kau sangat lucu sekali"ucap Raka
Lia masih terdiam,dia bingung harus apa. Mau menolaknya,tapi dia masih memikirkan nasib adik-adik di panti. Setidaknya dia bisa membuat panti menjadi lebih baik,Raka mengambil ponsel jadul milik Lia yang tergeletak diatas meja. Lia hanya memperhatikan nya saja,Raka mengetik sesuatu kemudian tak lama berdering ponsel Raka.
Raka sudah melajukan mobilnya ke jalanan yang sudah mulai ramai,Lia masih diam menatap jalanan. Hingga akhirnya mereka sampai disebuah butik cukup terkenal di kota itu,Raka menghentikan mobilnya.
"turunlah... "ucap Raka
"buat apa kita kesini?tapi kita akan kerumah orang tua mu?"tanya Lia heran
"kau harus mengganti pakaian mu,kan ngak mungkin kamu pakai baju begitu"jawab Raka menatap pakaian yang dikenakan oleh Lia dari atas ke bawah hingga matanya kembali berhenti Didaerah dada Lia yang terlihat lebih montok dari punya Tiara
__ADS_1
"mata mu tuan....tolong dikondisikan "teriak Lia sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya
"sepertinya punya mu lebih besar ya?"tanya Raka sambil tersenyum mesum
Raka keluar dari mobilnya,berjalan ke arah butik yang diikuti oleh Lia. Semua mata melihat ke arah Raka,mereka sudah tau siapa Raka makanya mereka menundukkan kepalanya. Menatap kesamping Raka,terlihat wanita yang cantik dengan wajah polosnya tapi dengan penampilan yang biasa-biasa saja
"beritahu nancy,aku datang"ucap Raka
Butik ini memang butik langganan mama nya,Raka sering mengantar mama nya ke butik ini makanya dia kenal betul dengan pemiliknya. Bahkan kadang Raka datang sendiri untuk mengambil baju pesanan mama nya
"silahkan duduk tuan Raka....kami akan memanggil nancy kesini"ucap salah satu pegawai butik.
Raka menarik tangan Lia untuk duduk bersama nya,Lia hanya mengikutinya saja. Mereka duduk bersebelahan dengan tangan Lia masih digenggam erat oleh Raka,tak lama datanglah seorang pria yang terlihat tubuh kekarnya tapi ternyata sedikit kewanitaan
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya...... Makasih 😘😘😘😘
__ADS_1