
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Mendengar ucapan mama Aldo,citra terkejut. Karena menurutnya mama Aldo memang ingin menikahkan Aldo dan viona tapi kenapa mama Aldo bilang kalau Aldo sudah putus dengan viona,Aldo masih menggenggam tangan citra dengan erat.
Mama Aldo memperhatikan sikap Aldo pada citra apalagi senyum Aldo selalu memenuhi wajahnya,terlihat sekali kalau Aldo sangat bahagia saat ini.
"jadi benar no jeng.....kalau wanita cantik ini calon istri Aldo?"tanya salah satu teman mama nya Aldo
Mama Aldo hanya diam saja,tak lama putri dan Danu pun datang bersama mama nya Danu. Malam ini Danu juga mengajak putri untuk makan malam bersama ,karena mama nya Danu yang menginginkan bertemu dan makan malam bersama putri. Mama Danu ingin mengetahui apakah putri sudah hamil atau belum,jika belum hamil juga maka dia akan membuat Danu melakukannya lagi dan lagi
Saat akan memasuki restauran,putri melihat Aldo dan citra yang didekatnya juga sudah ada beberapa ibu-ibu yang terlihat sangat elegan. Seperti nya ibu-ibu sosialita,putri menarik tangan Danu . Danu melihat arah tatapan putri,dia juga melihat citra dan Aldo yang dikelilingi oleh ibu-ibu. Mama Danu juga melihatnya dan penasaran dengan apa yang terjadi dengan Aldo ,mama Danu mengenal keluarga Aldo dengan baik
Mama Danu memperhatikan wajah putri yang terlihat sedih menatap ke arah citra,seakan tau apa yang terjadi. Mama Danu mendekati Aldo dan mama nya,dia menatap ke arah wanita yang digenggam oleh Aldo
"ada apa ini?kenapa ramai-ramai disini?"tanya mama Danu dan terlihat Danu dan putri dibelakang mama nya
"put...."ucap citra pelan
Putri menatap citra dengan tersenyum, kemudian dia melihat Danu juga mama nya Danu.
"eh....mama nya Danu,kenapa anda disini juga?"tanya salah satu temannya mama Aldo yang merupakan temannya juga
"kami mau makan malam bersama calon menantu ku ini"jawab mama Danu sambil merangkul putri yang berada didekat Danu
Mama Danu tersenyum senang,dia bangga memperkenalkan putri dengan teman-teman nya yang ada disana. Mama Aldo menatap putri dari atas hingga kebawah,terlihat jelas kalau putri hanya wanita biasa-biasa saja. Kemudian dia melirik kepada mama Danu seolah meminta penjelasan,tapi mama Danu tidak mengatakan apa pun
__ADS_1
"wah.....berarti mama nya Aldo dan mama nya Danu akan segera memiliki menantu dan juga cucu ,selamat ya?"ucap temannya mama Aldo dan Danu
"terima kasih.....aku juga sedang senang,sebaiknya ayo kita kedalam dan memesan tempat buat kita ngobrol. Biar aku yang traktir"jelas mama Danu
"waaah.....bahagia sekali ya mama nya Danu,ayo kita pesan tempat yang agak besar"jawab temannya lagi
Mereka berjalan lebih dulu bersama mama Aldo,sedangkan Danu dan putri juga mama nya mengikuti dari belakang. Putri menarik tangan citra dan mengajaknya masuk,padahal tadinya citra ingin pergi dari sana. Sedangkan Danu merangkul bahu Aldo ,mereka mengikuti ibu-ibu yang berada lebih dulu didepan nya
"selamat karena ternyata kau lebih topcer dari aku"bisik Danu pada Aldo. Aldo mengerutkan dahinya,dia merasa benar-benar bingung mendengar ucapan Danu.
"apa maksud dari ucapan Danu ?topcer? apa citra hamil??"gumam Aldo dalam hati.
Aldo memandangi wajah citra yang memang agak sedikit pucat,apalagi sewaktu dia bercinta dengan citra terakhir kali memang tubuh citra sedikit berisi.
Mereka sudah berada diruangan VIP yang lumayan besar,Danu duduk bersebelahan dengan putri. Dia tidak ingin berjauhan dengan putri,begitu juga dengan Aldo. Dia bersebelahan dengan citra,mama Aldo masih memperhatikan citra juga putri yang bersebelahan dan didampingi oleh para prianya.
"secepatnya,bagaimana put?kamu setuju kan menikah dengan Danu?"tanya mama Danu sambil menatap putri yang sedang minum air putih yang sudah berada di atas meja
uuuhhuukk.... uuhuuk...
Putri tersedak karena ucapan mama Danu,Danu mengelus punggung putri. Wajah putri sudah memerah menahan malu,citra memandang putri. Dia sangat senang melihat putri yang benar-benar sangat disukai oleh mama nya Danu,kalau saja mama nya Aldo juga bersikap seperti itu padanya pasti dirinya tidak perlu pergi-pergi lagi
"kamu ngak apa-apa sayang?"tanya Danu menatap putri yang menggelengkan kepalanya
"mama ingin kalian secepatnya menikah,mana tau sudah ada calon cucu mama didalam rahim putri"jelas mama Danu sambil tersenyum menatap putri
__ADS_1
Mendengar ucapan mama Danu,Aldo menatap citra. Dia ingin tau kebenaran nya,apa mungkin citra hamil. Jika itu terjadi maka dia harus segera membawa citra kerumahnya dan menjaga citra dari semua orang yang ingin menyakitinya,Aldo menggenggam tangan citra.
"aku ingin kau juga hamil,agar kita bisa cepat memiliki anak"bisik Aldo .Citra menatap Aldo dengan dalam,dia kembali merasa ragu.
"hhmm... seperti nya calon istri Danu berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja ya jeng?"tanya teman nya lagi
"kalau iya memangnya kenapa?apa kita dilahirkan bisa memilih kalau kita harus dilahirkan dikeluarga kaya?kan ngak sih....bagi ku yang terpenting kebahagiaan Danu,jika putri bisa membuatnya bahagia. Aku ngak masalah dengan statusnya atau masa lalu nya"jelas mama Danu sambil menatap putri
"waah....kamu beruntung nak,dapat mertua yang mengerti keadaan mu"jawab temannya yang lain
Mama Aldo masih diam mendengarkan semuanya ,mama Danu menatap reaksi dari mama Aldo karena dia melihat lirikan mama Aldo yang tidak menyukai citra.
"citra....apa kamu bahagia dengan Aldo ?"tanya mama Danu tiba-tiba membuat yang lainnya menoleh pada citra
Citra tersenyum dan menganggukan kepalanya,mama Aldo juga ikut tersenyum. Kemudian dia menatap ke arah Aldo dan mama nya Aldo
"jika kamu tidak bahagia,kamu bisa datang pada saya....saya akan mengenalkan kamu dengan sepupunya Danu,dia juga lumayan kaya kok. Sama kaya Aldo,dia juga baik dan tidak memandang status orang. Kalau rejeki itu sudah diatur tuhan,jadi kamu ngak perlu takut "jelas mama Danu menyindir mama nya Aldo yang masih terlihat diam saja
"citra bahagia dengan saya Tante,saya akan memberikan apa pun untuk citra dan anak kami. Besok kami menikah,saya harap Tante tidak akan mengenalkan pria mana pun dengan citra"jawab Aldo dengan nada ketus
Citra membulat kan matanya,dia masih tak percaya ucapan mama Danu. Apalagi mendengar jawaban Aldo yang terbilang sangat kasar pada mama Danu, citra mengelus dada Aldo dengan lembut. Menenangkan amarahnya, karena terlihat jelas diwajahnya kalau Aldo sedang marah
Aldo menatap citra dan menggenggam tangannya,dia mencium tangan citra berulang-ulang kali. Semua menatap pada mereka sambil menikmati makanan yang terhidang didepan mereka,mereka tidak menyangka Aldo akan berbicara seperti itu pada mama Danu.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘😘