
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
"sebelum aku tau Tiara istrimu,aku sudah menyukainya tapi karena aku tau dia istrimu maka aku akan melepaskan nya....dan ternyata,kau...."jelas Dimas...tapi Dimas berhenti karena sudah tidak sanggup melihat perlakuan satria kepada Tiara
"sebaiknya kau lepaskan dia,buat apa kau menunggu satu bulan lagi. Kan kau sudah memiliki renata"sambung Dimas lagi
Satria masih berpikir,apa dia sanggup jika jauh dari Tiara. Selama sebulan ini dia sudah sangat nyaman dengan keberadaan Tiara, tapi dia juga belum tau bagaimana perasaan nya.
"apa yang harus aku lakukan?apa aku harus melepaskan nya ?tapi....apa aku bisa"tanya satria dalam hati
Renata yang melihat kegelisahan diwajah satria merasa sedikit takut,takut kalau satria akan berubah pikiran . Karena dia tau kalau satria pasti sudah mulai mencintai Tiara, mendengar dari percakapan satria dan Dimas tadi. Renata mulai berpikir untuk mempertahankan satria,bagaimana pun caranya
"sayang.... sepertinya benar apa yang dikatakan Dimas,kau kan ada aku. Lagian masalah perjanjian itu,kau yang berhak membatalkan nya "ucap Renata mencoba merayu satria
Satria menatap wajah manja Renata,dia tidak dapat berpikir untuk sekarang. Satria bingung harus bagaimana,tapi benar apa yang dikatakan Renata . Dia sudah mempunyai Renata yang dicintai nya,tapi apa benar dia masih mencintai Renata. Kembali pikirannya semakin kacau
__ADS_1
"aku akan membicarakan ini semua dengan Tiara,aku ingin lihat bagaimana tanggapan nya. Apa dia ingin bersama ku atau tidak"jelas satria
"Cih....mana ada wanita yang ingin diduakan kecuali dia ada maksud lain dari itu"ucap Dimas sambil melirik sinis ke arah Renata
Dimas berdiri dari duduknya,dia mulai berjalan meninggalkan satria dan Renata. Dia ingin kembali kerumahnya,untuk melihat keadaan Rani dan Tiara.
"semoga Rani dapat mengejar Tiara tadi"gumam Dimas sambil berjalan cepat ke arah mobilnya
ditempat lain....
"kau kenapa menangis?"tanya Rani yang sudah berada dibelakangnya
Tiara langsung memeluk Rani,dia menangis dengan kencangnya. Membuat Rani semakin erat memeluknya
"menangis lah sekarang,setelah selesai...kau tidak boleh menangis lagi"ucap Rani sambil mengelus pundak Tiara
__ADS_1
Setelah beberapa menit menangis di pelukan Rani,Tiara mulai sedikit tenang. Dia sudah bisa tersenyum walaupun masih sedikit,Rani masih diam. Dia tidak ingin Tiara menangis lagi jadi dia hanya memperhatikan Tiara
"kenapa melihat ku seperti itu?apa aku begitu menyedihkan?"tanya Tiara dengan mengernyitkan dahinya menatap Rani
"ha...ha.... sebenarnya aku lah yang paling menyedihkan,kau kan sudah tau bagaimana kondisiku saat ini"jelas Rani sambil tertawa lepas
"hhmm... aku rasa,saat ini... aku lah yang paling menyedihkan"gumam Tiara tapi masih terdengar oleh Rani
Rani kembali memeluk tubuh Tiara,dia merasa seperti nya Tiara benar-benar terpukul saat ini tapi dia tidak tau kenapa. Dia tidak ingin bertanya pada Tiara,takut bila Tiara akan bersedih lagi
"sebenarnya aku ......"belum sempat Tiara bicara sudah dipotong oleh Rani
"aku lapar....bisakah kita pulang sekarang?aku juga sudah memasak makanan yang banyak dirumah tuan dimas"ucap Rani sambil memegang perutnya karena memang saat ini dia sudah begitu lapar sekali
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentar nya ya....makasih😘😘😘