
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Danu melihat citra yang dirangkul oleh Aldo, dia mengernyitkan dahinya. Merasa heran dengan keduanya,mungkin mereka sudah baikan. Bagus lah,jadi mereka bisa hidup bahagia. Batin Danu ,kemudian dia tersenyum dan menyuruh sepasang kekasih itu masuk kedalam
"kenapa kalian bisa berdua?apa kalian sudah baikan?"tanya Danu sambil tersenyum
"kami memang tidak pernah bertengkar,hanya saja citra masih ingin sendiri. Tapi sekarang,aku ngak akan biarkan dia sendiri."jawab Aldo menatap Danu kemudian menatap citra sambil tersenyum
"pak....anda tidak dinas hari ini?"tanya Aldo sambil duduk di sofa ruang tamu apartemen putri
"tidak...hari ini aku ada urusan dengan putri,"jawab Danu
Citra masuk kedalam kamar putri,dia melihat tempat tidur putri sangat berantakan. Citra tersenyum,dia tau kalau Danu dan putri pasti baru selesai bercinta. Apalagi wajah Danu terlihat masih kecapean dengan sedikit keringat di kaos nya yang menempel,citra keluar lagi saat mendengar suara air gemericik dari dalam kamar mandi.
"pak.....anda dipanggil putri,ada yang ingin dibicarakannya"panggil citra dari depan kamar putri
Danu berjalan meninggalkan Aldo yang masih duduk disofa,dia mendekati pintu kamar yang masih ada citra didepannya
__ADS_1
"pak....tolong rahasiakan kehamilanku,juga tolong jangan katakan apa pun tentang kepergian ku nanti"bisik citra saat Danu mau masuk kedalam kamarnya. Danu berhenti ketika mendengar ucapan citra,dia menoleh ke arah citra . Terlihat mata citra yang sudah berkaca-kaca,citra masih menunduk.
"baiklah...."jawab Danu dengan pelan
"ternyata mereka belum menyelesaikan masalah nya,citra hanya sedang berpura-pura saja"batin Danu ,tapi dia tidak boleh ikut campur dalam urusan Aldo dan citra. Dia juga tau kalau mama Aldo tidak menyukai citra,karena putri mengatakan mama Aldo yang menemui citra dikantor dan mungkin menyuruh citra untuk menjauhi Aldo
Citra menemui Aldo yang duduk disofa, dia juga duduk disebelah Aldo. Terlihat Aldo yang sibuk menghubungi seseorang diponselnya,kemudian dia menutup ponselnya dan menatap citra dengan lembut. Membawa citra kedalam pelukannya
"berikan kartu pengenal mu,kita akan menikah besok. Minggu depan aku akan membuat pesta pernikahan kita,semua nya sudah diatur oleh anggota ku"jelas Aldo,citra terkejut mendengar nya
"ekkhm...."deheman putri membuat Aldo menoleh ke arahnya
"jadi......apa benar yang aku dengar?kalian akan menikah besok?"tanya Putri penasaran dengan yang didengarnya
"iya....aku ingin menikahi citra"jawab Aldo menatap citra yang tersenyum
"baguslah kalau begitu,jadi anak citra tidak akan lahir tanpa Daddy nya"ucap Putri keceplosan
__ADS_1
"anak?"tanya Aldo,putri membulat kan matanya dengan sempurna. Dia tidak tau kalau citra belum mengatakan kehamilannya,Danu memejamkan matanya. Danu belum memberitahu putri mengenai apa yang dikatakan citra
"maksud putri....kalau aku hamil nanti,pasti anak-anak ku akan mempunyai Daddy yang tampan seperti mu"jelas citra menutupi ucapan putri sambil merangkul lengan Aldo dengan erat,citra menyandarkan kepalanya didada Aldo
"iii....iya maksudnya begitu,jika kalian punya anak pasti anak kalian akan senang karena ada Daddy nya yang menemaninya"ucap Putri lagi menatap sedih pada citra,entah kenapa citra merahasiakan hal ini. Apa citra masih berpikir untuk pergi dari Aldo?tapi kenapa?banyak sekali yang dipikirkan putri
Putri yang masih melihat citra dipelukan Aldo merasa senang,tapi mungkin kebahagiaan citra hanya sampai disini. Besok mereka akan pergi keluar kota jadi mungkin ini hari terakhir citra bertemu dengan Aldo,mungkin seperti itu. Begitulah pikiran putri
"sayang....aku mau ke kamar putri dulu,mau beresin pakaian ku sebentar. Kamu ngak kerja?pulang lah,nanti malam kita bertemu lagi"ucap citra mengelus pipi Aldo dan mengecup bibirnya didepan Danu juga putri membuat Aldo merasa malu.
"baiklah....nanti sore,bukan malam. Aku akan kembali lagi,kita pergi ke suatu tempat. Aku ingin kau melihatnya"jawab Aldo lembut
Citra mengangguk dan berdiri,dia berjalan sambil tetap menggandeng tangan Aldo. Mengantarkan Aldo kedepan pintu apartemen putri,Aldo berpamitan pada putri dan Danu sebelum dia pulang. Dia mengecup kening juga pipi citra,kemudian berjalan menjauh meninggalkan apartemen putri.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘
__ADS_1