Pelayan Hati

Pelayan Hati
ber4


__ADS_3

🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Diruang tamu sedang panas-panasnya,putri merasakan bagian sensitif nya ditekan dari luar. Masih ada penghalang antara tangan Danu dan underwear miliknya,rasanya tidak enak malah terkesan agak sakit


Putri melepaskan ciumannya,dia berbisik ditelinga Danu "masukin...."bisik putri dengan nada manjanya. Dia benar-benar ingin saat ini,tapi Danu masih memandang ke arah dapur karena masih ada citra juga Aldo. Apalagi mereka masih diapartemen milik Aldo ,"sayang....kita pulang aja yuk,biar bisa lebih leluasa"bisik Danu lagi tapi tangannya sudah masuk kedalam underware putri dan meraba-raba daging kecil yang berada didepan gua nya . "hhhmmm.....masukin, dicolok...."bisik putri lagi tanpa menghiraukan ucapan Danu yang mengatakan ada Aldo dan citra. Danu memasukan jarinya kedalam gua milik putri,dia mengocoknya perlahan-lahan membuat putri mendesah tak karuan. Danu membungkam bibir putri dengan bibirnya agar tak terdengar desahan yang keluar dari mulut putri


Sementara didapur,Aldo sudah memeluk citra dari belakang,Aldo mencium leher belakang citra dengan lembut. "sayang.. jangan tinggalkan aku,aku mencintaimu"bisik Aldo masih mencium aroma tubuh citra ditengkuknya. Citra membalikan tubuhnya menghadap Aldo,tangannya sudah merangkul leher Aldo. Dia juga mengecup bibir Aldo perlahan-lahan,kemudian melepaskan nya dan menatap mata Aldo. Dia tidak ingin Aldo tau dia hamil,jika Aldo tau maka Aldo tidak akan membiarkan dirinya pergi begitu saja membawa anaknya.


"aku tidak akan pergi"jawab citra sambil tersenyum menenangkan Aldo


"hanya selama tiga hari aku akan berada di sisimu,setelah itu aku akan pergi. Kau harus bahagia dan sehat selalu disini sayang....aku mencintaimu"batin citra masih memandang Aldo


Sementara Aldo juga berbicara didalam hati nya,"aku tau kau bohong,kau ingin membawa anakku. Aku akan menyusul mu kemana pun kau pergi,saat ini aku adalah suami mu. Jika kau tidak ingin mengikutiku,maka aku yang akan mengikutimu. Dimana ada dirimu,disitu juga ada aku"batin Aldo


"aku mencintaimu"ucap Aldo sambil mencium bibir citra

__ADS_1


"aku juga mencintaimu sayang....cup"jawab mu citra lembut sambil mengecup bibir Aldo.


"ayo sekarang kita makan,aku sudah lapar"ucap citra


"dimana pak Danu juga putri?"tanya citra menatap ke arah pintu dapur


"kamu mencintaiku,tapi lebih memilih untuk meninggalkan ku"batin Aldo sambil menatap wajah citra dengan lembut


"sayang....aku lapar,dimana pak Danu dan putri?"tanya citra lagi sambil mengelus pipi Aldo


Aldo tersadar,dia menatap citra kemudian menarik citra kedalam pelukannya. Citra semakin bingung melihat sikap Aldo, tapi dia tidak bertanya. Dia hanya membalas pelukan Aldo dan membelai punggung belakang nya, setelah beberapa menit. Perut citra berbunyi "kriuk....krrriukk ...",Aldo melepaskan pelukannya. Dia menatap ke arah citra dan perutnya sambil tersenyum


"kan aku udah bilang dari tadi sih"jawab citra sambil cemberut


Tak lama,Danu dan putri masuk ke dapur setelah memberikan kepuasan pada putri. Sedangkan Danu menahannya, karena dia merasa tidak enak harus melakukan nya diapartemen pengantin baru.

__ADS_1


"ayo makan,kalian lama sekali"ucap citra kesal karena perutnya sudah sangat lapar


Danu dan putri duduk bersebelahan, citra dan Aldo juga duduk bersebelahan dengan tangan Aldo terus menggenggam tangan citra. Aldo tidak makan, dia memandangi wajah citra saja. Citra makan tanpa melihat Aldo,lagian yang digenggam Aldo tangan nya sebelah kiri jadi dia masih bisa makan dengan tenang.


Setelah merasa kenyang,citra menatap ke arah Aldo,pria itu tidak menyentuh makanan yang diambilnya. Sedangkan putri dan Danu makan seperti biasa ,tapi Danu tidak bisa dengan tenang makan karena tangan putri dibawah meja sibuk memainkan batangnya dari balik underwear nya. Danu benar-benar menahan hasratnya,dia berkali-kali menepis tangan putri pelan tapi putri tetap saja mengusap bahkan mau memasukan tangannya kedalam underware milik Danu tapi tangan putri ditahan oleh Danu.


"kenapa ngak makan?"tanya citra menatap Aldo


"suapin"jawab Aldo dengan nada manjanya


"iiisshh .. itu ada putri dan pak Danu"bisik citra sambil memandang kedepan mereka


Tapi yang terlihat malah putri yang makan dengan lahapnya sambil tersenyum, sedangkan Danu wajahnya sudah memerah seperti menahan sesuatu dengan sesekali terdengar lenguhan yang ditahannya. Citra memperhatikan keduanya dengan tangan mereka yang berada dibawah,dia tau apa yang dilakukan kedua nya.


Citra pun mengambil makanan Aldo dan menyuapinya perlahan,Aldo makan sambil memandang wajah citra. Dia sedang merencanakan sesuatu,saat memperhatikan citra yang makan tadi. Dia mendapatkan ide cemerlang menurutnya,dia makan sambil tersenyum senang membayangkan ide nya

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2