
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Raka menjalankan mobilnya berniat ke salon kecantikan tapi Lia mengeluarkan pelembab wajah,dia mulai memoleskan pelembab kewajahnya kemudian meratakannya . Setelah selesai dia mulai menempelkan bedaknya dengan tipis,memakai cela dimatanya dan alisnya hingga menampilkan matanya yang terlihat lebih tajam dan indah Dimata Raka.
Lia juga memakai bloss on dipipinya dengan tipis agar tidak menampilkan wajah pucat nya karena bedak,tak lupa dia memakai lipstik . Dia mengoleskan bibirnya yang tipis dengan memonyongkan sedikit bibirnya,Raka memperhatikan semuanya. Raka meminggirkan mobilnya ke tepi jalanan yang agak sepi,Lia melirik ke arah depan nya
"belum sampai....kok berhenti?"tanya Lia menoleh ke arah Raka dengan tangan yang masih memegang kaca dan lipstik dikedua tangannya
Sementara Raka sudah mendekatkan wajahnya dan langsung me*lu*mat bibir manis Lia dengan lembut,Lia terkejut. Dia ingin mendorong tubuh Raka tapi tangannya masih memegang kedua peralatan make up nya, akhirnya Lia pun terpaksa diam saja.
Raka melepaskan ciumannya dan menatap Lia,bibir Lia sudah belepotan lipstik akibat ulah Raka. Bibir Raka pun juga menempel lipstik dari bibir Lia,Lia memandang mata Raka dengan tajam.
Raka tertawa kecil saat melihat bibir Lia sudah monyong dan belepotan lipstik, dia mengambil tisu dan menghapus bibir Lia dengan lembut. Lia mengambil tisu dari tangan Raka dan menghempaskan tangan Raka,Lia memperbaiki lipstiknya.
__ADS_1
Setelah selesai,dia mendekati wajah Raka dan mengelap bibir Raka dengan tisu lain yang diambilnya lagi. Perlahan-lahan Lia mengelapnya,dia begitu ingin mengulang kembali ciuman yang dibuat Raka tadi. Tapi dia tidak berani mengambil resiko,karena sudah tak tahan. Akhirnya Lia hanya mengecup bibir Raka sekejap saja
cup
Lia cepat-cepat membalikan wajahnya,melihat jalanan disampingnya. Raka kemudian mulai menjalankan kembali mobilnya sambil tersenyum mendapatkan ciuman singkat dari Lia,wajah Lia sudah memerah karena malu.
Beberapa menit kemudian,mereka sudah sampai didepan halaman rumah yang besar menurut Lia. Sudah sama besarnya sama panti asuhannya,tapi sepertinya lebih besar halaman rumah ini. Bangunan nya juga terlihat mewah dan elegan,banyak bunga-bunga dihalaman depan dan samping rumah besar itu
Raka berjalan memasuki rumah nya dengan memegang tangan Lia,dia menarik Lia sehingga Lia sedikit kelimpungan. Saat sampai didalam rumahnya,Lia kembali tercengang. Dekorasi rumahnya sangat elegan,semua barang-barang nya terlihat mahal.
"ma......"panggil Raka yang sudah duduk disofa
"ayo sayang duduk"ucap Raka pada Lia yang masih berdiri memandangi setiap sudut rumah itu
__ADS_1
Belum lagi duduk,seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan berwibawa berjalan mendekati Lia. Dia memegang wajah Lia dengan kedua tangannya,wajah yang dipoles dengan bedak tipis. Dia tersenyum menetap mata Lia,Lia tersentak kaget.
Wanita paruh baya itu terlihat sangat dekat dengan nya,nafas Lia seolah berhenti. Lia menatap wanita itu, seperti pernah berjumpa dengan wanita itu tapi dimana. Lia masih berpikir,Lia mengernyitkan dahinya berusaha mengingat nya
"kita jumpa lagi sayang....."ucap mama Raka
"jumpa lagi??"tanya Lia masih mencoba mengingat
"Tante Vita .....kamu ingat?saat dipasar,kamu menolong Tante dari perampok. Waktu itu kau menghajarnya sayang"jelas tante Vita
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘
__ADS_1