
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Beberapa pria berani mendatangi putri dan citra,mereka ingin berkenalan juga bergabung dengan putri juga citra tapi semuanya ditolak oleh putri dengan alasan mereka tidak ingin diganggu oleh siapa pun
"maaf ya.....kami hanya ingin berdua saja"jawab putri menolak secara halus pada pria-pria yang mendekati meja mereka.
Makanan pesanan mereka datang,karena merasa sangat kelaparan. Putri dan citra pun menyikat habis makanan dihadapan nya,tanpa menjaga imeg nya sebagai wanita. Memang begitu sifat asli putri dan citra,setelah merasa kenyang. Mereka memutuskan untuk memesan ice cream puding yang ada di menu restoran itu juga, tak lama Aldo juga kekasihnya pun masuk dan duduk tak jauh dari mereka
"put .... kita pulang yuk?"ajak citra saat melihat pasangan Aldo masuk dan duduk tak jauh dari mereka
"ice nya belum datang cit"jawab putri ketus
"biarkan saja mereka"ucap Putri lagi
Mereka menunggu ice cream nya datang,citra mengalihkan perhatian nya dengan memainkan game diponselnya. Sedangkan Aldo dari jauh selalu memperhatikan citra,ada raut tak suka saat beberapa pria mulai mendekati meja mereka lagi bahkan meminta nomor ponsel citra juga putri.
"eekkhmmm.....boleh minta nomor nya mbak?"tanya seorang pria yang duduk didekat putri dan citra
"maaf ya....saya sudah punya suami"jawab citra kesal karena dari tadi para pria mata keranjang selalu mendekati mereka
Tanpa sadar Aldo tersenyum mendengar jawaban citra,karena dia tau sendiri kalau citra mana mungkin punya suami secara waktu malam itu dirinya lah yang mengambil kesucian citra. Rasa bersalah seolah mampir dihatinya,dada Aldo terasa sesak. Dia menatap citra juga kekasihnya yang berada disampingnya,walaupun kekasihnya sudah tak perawan lagi saat berhubungan dengan nya tapi dia tau pasti mungkin kekasihnya itu memiliki masa lalu yang kelam sehingga membuatnya kehilangan keperawanan nya. Bagi Aldo tidak masalah,dia akan menerima kekasihnya itu apa adanya.
"apa mungkin indah juga seperti itu?melakukannya saat bersama pria yang tidak dikenalnya?"tanya Aldo dalam hati,dia semakin merasa bersalah pada citra
__ADS_1
Merasa dilihati oleh Aldo,citra mendekati meja ice cream. Dia ingin menyuruh pelayan ice cream itu untuk membungkus ice cream nya saja,agar dia makan dijalan. Putri hanya menuruti permintaan citra,mereka pun segera keluar dari restoran itu dengan cepat. Putri sudah memesan taksi melalui online dan taksi itu sudah menunggu didepan parkiran mall
Citra meminta diantarkan ke tempat kos-kosan nya,dia ingin segera pulang . Saat ini dia ingin sendirian di tempat kos nya
"kamu ngak ke apartemen ku saja?"tanya Putri
"ngak..aku mau pulang saja,besok kita sudah kembali bekerja lagi"jawab citra
"baiklah kalau begitu"ucap Putri,pak supir pun mengantarkan citra lebih dulu setelah itu dia mengantarkan putri ke apartemen nya
Saat putri sudah sampai diparkiran apartemennya,terlihat seorang pria berdiri didepan pintu apartemen nya. Putri menyipitkan matanya,menatap pria yang hanya terlihat punggungnya saja dari jauh.
"Danu....untuk apa dia kesini?"tanya Putri dalam hati
"eekkhmm...."deheman putri terdengar oleh Danu,sehingga Danu membalikan tubuhnya menatap putri yang memegang beberapa bungkusan ditangannya
"kamu mau apa kesini?"tanya Putri bingung
"mau jumpain pacar ku,apalagi apartemen ku juga kan disini"jawab Danu santai
"aku sudah katakan,cari wanita yang lebih baik dari aku. Aku ngak pantas buat kamu"ucap Putri
Putri membuka pintu apartemen nya,dia berjalan masuk dan diikuti oleh Danu. Putri tidak mau memperdulikan Danu,dia langsung masuk kedalam kamarnya tanpa menghiraukan nya. Danu tetap mengikuti putri kedalam kamarnya
__ADS_1
"kau mau apa?"tanya Putri saat sadar Danu mengikutinya hingga ke kamarnya
"sudah aku katakan,aku merindukan pacarku."jawab Danu sambil berjalan mendekati putri dan memeluknya
Putri memejamkan matanya,merasakan kehangatan pelukan dari Danu. Dia tidak berani meminta lebih,dia tidak ingin terlibat dengan pria dihadapannya ini.
"sudah... pulanglah,aku lelah. Aku ingin istirahat"ucap Putri sambil mendorong tubuh Danu pelan
"aku akan menemani mu disini,kamu tidurlah"jawab Danu sambil melepaskan pelukannya dan menatap mata indah milik putri
Putri masuk kedalam kamar mandi,dia ingin membersihkan dirinya terlebih dahulu karena sehabis belanja tadi. Tubuhnya terasa sangat lengket,Danu menunggu putri keluar sambil duduk dipinggir tempat tidur
kriiing....kriiing .....
Ponsel Danu berbunyi,terlihat dilayar nama mama. Panggilan video dari salah satu aplikasi online,Danu langsung menggeser tombol hijau dan menjawabnya
"ya ma...."jawab Danu,terlihat wajah mama nya dilayar ponselnya
"kamu lagi dimana sayang?ngak lagi tugas kan?"tanya mama nya Danu
"ngak ma....hari ini libur"jawab Danu memandang wajah wanita paruh baya yang masih terlihat cantik
Tak lama putri keluar dari kamar mandi menggunakan jubah nya,dia tidak menyadari kalau Danu sedang melakukan video call. Putri berjalan menuju meja riasnya,dia duduk dan mulai membersihkan wajahnya. Mama Danu memperhatikan putri dari layar ponsel Danu,karena putri tepat berada dibelakang Danu
__ADS_1
bersambung ...
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.....makasih 😘😘😘😘😘