
#27
💓💓💓💓💓💓💓
Tiara sudah sampai dikampungnya,keadaan neneknya sangat parah. Nenek tiara harus segera mendapatkan perawatan dan harus melakukan operasi pengangkatan tumor di dadanya,jika tidak maka nyawanya akan terancam
"jadi bagaimana dokter?"tanya tiara pada dokter yang merawat neneknya
"anda harus memindahkannya kerumah sakit besar,kalau rumah sakit dikampung ini fasilitasnya kurang baik karena peralatannya sangat terbatas dan anda juga harus menyiapkan biaya yang tidak sedikit"jelas dokter
Tiara hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti,dia bingung harus bagaimana tapi dia juga tidak mau kehilangan keluarga satu-satunya.
Tiara menghubungi nomor ibu kartini,berharap ibu kartini bisa membantunya.
tuuut...
tuuut....
"iya tiara....ada apa?"tanya ibu kartini
"hhmm...ma...tiara ingin minta tolong, tiara akan melakukan apa saja untuk membayarnya"ucap tiara
__ADS_1
"memangnya ada apa?"tanya ibu kartini
Tiara menjelaskan apa yang dikatakan oleh dokter padanya tanpa ada yang kurang sedikitpun, dengan air mata yang mengalir dipipinya dia memohon kepada ibu kartini
"baiklah....sebaiknya nenek kamu dipindahkan dulu kerumah sakit dikota,nanti akan diurus oleh orang mama. Tapi untuk biaya operasinya, mama ngak bisa mengeluarkan banyak uang tanpa persetujuan satria karena selama ini mama hanya dijatah tiap bulannya oleh satria. Kalau mama mau mengambil uang banyak,harus minta ijin dulu padanya. Nanti kita bicarakan disini"jawab ibu kartini dengan nada sedih.
Orang suruhan ibu kartini pun sudah datang,tiara mengurus segala keperluan kepindahan neneknya. Setelah selesai dia langsung ikut berangkat kekota bersama ambulance yang membawa neneknya,dikampung neneknya tinggal menumpang di panti asuhan. Makanya setiap bulannya tiara selalu mengirimkan sebagian dari gajinya untuk neneknya dan anak panti
Sampai dirumah sakit dikota,ibu kartini sudah menunggu kedatangan tiara dan neneknya. Setelah mengurus masalah rumah sakit,ibu kartini mengajak tiara ke apartemen satria.
"ma....apa mas satria mau meminjamkan uangnya untukku?"tanya tiara takut kalau satria tidak mau meminjamkan uangnya,karena uang yang dibutuhkan tiara tidak sedikit
"kamu nggak usah khawatir, mama akan bantu buat bicara sama satria. Dia pasti akan membantu mu"jawab ibu kartini
"ini kedua kalinya aku datang kesini"ucap tiara dalam hati
"smoga semua berjalan lancar"
flashback on...
"ada apa ma?"tanya satria ketika ibu kartini menghubungi nya
__ADS_1
"mama ingin meminjam uang" jawab ibu kartini
"pinjam?buat apa?kenapa mama meminjam bukannya meminta saja" ucap satria bingung dengan perkataan ibu kartini
"ini untuk tiara" jawab ibu kartini
"tiara....?ada apa dengannya?"tanya satria merasa khawatir karena sampai sekarang dia belum bisa melupakan wajah,aroma dan bentuk tubuh gadis itu
"nanti kita bicarakan, mama dan tiara akan menemuimu. Di apartemen mu atau dikantor mu?"tanya ibu kartini
"di apartemen aja ma,satria nanti akan pulanh cepat" jawab satria menutup panggilan telponnya
flashback off
Ibu kartini memencet tombol pasword apartemen satria, dia berjalan masuk ke dalam ruang tamunya. Tampak satria yang sedang mengambil minum didapur,melihat kedatangan ibu kartini dan tiara...satria langsung mendekatinya
Satria memandang wajah tiara dengan tatapan kagum,selama beberapa bulan bahkan tahun....wajah tiara semakin cantik dan tubuhnya juga semakin berisi, membuat satria jadi lebih terobsesi lagi
"eekhm... jangan diliatin aja,nanti naksir"ucap ibu kartini karena melihat satria yang tidak berkedip memandang tiara
bersambung.....
__ADS_1
jangan lupa vote, like,dan komentar nya ya...makasih😘😘😘😘