
#61
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Mendengar ucapan satria,tiara menundukan kepalanya. Merasa malu jika memanggil sayang didepan orang,tiara memilih berpura-pura tidak mendengarnya. Dia berjalan ke depan lemari yang ada cerminnya,mulai memakai riasan yang tipis karena memang dia tidak suka memakai riasan yang tebal.
Mata satria terus saja menatap gerak-gerik yang dilakukan tiara,kemudian dia berjalan mendekati tiara dan memeluknya dari belakang.
"kau....suka sekali menggodaku ya?"ucap satria sambil mencium bahu tiara yang terbuka karena memang sekarang tiara menggunakan dress dengan bahu terbuka sedikit yang berwarna merah
"kau itu bicara apa sih?" tanya tiara bingung
"aku sudah semakin kecanduan dengan tubuhmu ini..." jelas satria yang masih terus mencium bahu tiara dan tak sadar menggigitnya, memberi tanda kissmark dibahunya
"sssshhtt.....hentikan"ucap tiara
Tiara membalikan tubuhnya,dia menangkup wajah satria dengan kedua tangannya. Menatap tajam mata satria,wajah mereka sangat dekat.
"hentikan....kita dirumah ibu kartini sekarang, nanti malam bisa kita lanjutkan dirumah setelah kau pulang kerja. Ibu kartini pasti sedang menunggu kita dibawah"jelas tiara
__ADS_1
Tiara merayu satria dengan kata-kata yang lembut,agar satria tidak melakukan hal-hal seperti yang baru saja dilakukannya. Kalau tiara membiarkannya,pasti mereka tidak akan keluar dari kamar ini seharian. Sementara mereka tidak berada dirumah,tiara tidak enak dengan ibu kartini.
Satria tersenyum mendengar perkataan tiara,dia juga tidak tau kenapa dia bisa bersikap seperti itu dengan tiara. Satria dan tiara sudah berjalan menuju meja makan,ibu kartini yang melihat satria dan tiara sudah datang langsung tersenyum karena sepanjang perjalanan satria menggenggam tangan tiara.
"maaf bu....kami agak lama"ucap tiara sambil tersenyum
"mama....sekarang kamu menantu mama tiara,jadi kamu harus memanggil mama"jawab ibu kartini
Tiara hanya tersenyum, satria menarik kursi untuk tiara dan mulai duduk disebelah kursi tiara. Ibu kartini masih memandang satria dan tiara,ternyata tidak sia-sia dia melakukan hal-hal yang dianjurkan oleh ranti
"makanlah yang banyak" ucap satria
"hari ini kau akan pergi bekerja?"tanya ibu kartini sambil menatap satria
"iya ma....banyak sekali pekerjaan dikantor yang harus aku kerjakan,habis mengantarkan tiara.... satria akan langsung ke kantor"jawab satria
"kenapa kau tidak biarkan tiara disini?mama ingin mengobrol dengan tiara,lagian kalian menikah kenapa tidak bilang pada mama?"tanya ibu kartini dengan wajah yang cemberut
"kalian harus jelaskan ke mama,kapan kalian menikah?kenapa diam-diam seperti ini?"ucap ibu kartini lagi sambil melihat tiara
__ADS_1
Tiara menundukan kepalanya,dia tidak tau harus berkata apa. Tiara memandang wajah satria dengan bingung,satria hanya membalas dengan senyuman. Senyuman yang selalu menghangatkan hati tiara
"iii...itu....hhmm..."jawab tiara bingung
"nanti satria jelasin semuanya,sekarang satria sudah terlambat. Satria harus berangkat ma"ucap satria dengan tegas
"tapi biarkan tiara disini nemani mama ya....nanti kamu pulang kerja kan bisa langsung jemput tiara"pinta ibu kartini
"terserah tiara saja"jawab satria
"bagaimana sayang?apa kamu mau nemani mama disini dulu?"tanya satria
"ii...iya...."jawab tiara gugup
"aduh....bagaimana ini?pasti banyak sekali pertanyaan yang ditanya ibu kartini nanti" gumam tiara dalam hati
bersambung....
jangan lupa vote,like dan komentarnya ya.. makasih😘😘😘😘
__ADS_1