
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Melihat ketulusan Dimata Randy,membuat bintang semakin bingung dengan keputusan nya. Akan kah dia tega memisahkan ayah dan anaknya,tapi semua dilakukannya karena dia tidak ingin Randy terpaksa menerimanya. Semua terjadi begitu saja,bahkan sangat mendadak tapi harus diakuinya sebagai seorang wanita dia mau tak mau harus menerimanya tapi bagi Randy ????dia tidak tau apa Randy juga sama dengannya
Bintang masih diam,dia menatap wajah Randy yang masih menatap jalanan didepannya tapi sebelah tangannya masih memegang tangan bintang.
Mobil sudah berada didepan parkiran apartemen,Randy keluar membawa beberapa paperbag berisi mainan. Bahkan ada yang berupa kotak besar karena mobil-mobilan yang dibelikan Randy untuk Bram lumayan besar, padahal Bram baru berumur enam bulanan juga beberapa mainan anak laki-laki
Banyak lagi yang lainnya yang dibeli Randy untuk anaknya,sampai sekuriti apartemen datang dan membantunya mengangkat nya. Sedangkan bintang hanya menggendong Bram saja,mereka berjalan beriringan
"banyak sekali beli mainan anaknya tuan"ucap sekuriti itu basa-basi
"anaknya ya tuan?"tanya sekuriti itu lagi karena dari tadi pertanyaan nya tidak dijawab Randy
__ADS_1
"maklum pak,anak pertama jadi masih agak-agak"jawab bintang sambil tersenyum karena wajah Randy sudah kesal karena sekuriti itu mau tau saja
Bintang menarik tangan Randy,menatap wajah Randy yang juga menatap nya. Bintang menggelengkan kepalanya agar Randy tidak memarahi sekuriti itu,Randy hanya tersenyum menatap bintang. Dia mengerti apa yang dimaksud bintang
"ini pak...."ucap bintang memberikan uang tips pada sekuriti itu karena sudah membantu membawakan belanjaan mereka saat sampai didepan pintu apartemen milik Randy
"terima kasih nyonya....harus nya ngak usah repot-repot memberikan saya,saya hanya membantu saja"jawab sekuriti itu sambil mengambil uang dari tangan bintang
"ngak apa-apa pak,saya yang harus berterima kasih"ucap bintang lagi
"bik......bawa semua ini kedalam"panggil Randy saat sudah membuka pintu apartemen nya dan menarik bintang untuk masuk kedalam,dia tidak suka dengan pria yang berdekatan dengan bintang
"kamu jangan terlalu dekat dengan sekuriti-sekuriti disini"perintah Randy tegas sambil menyuruh bintang untuk duduk disofa ruang tamu
"tuan ...ini diletakan dimana?"tanya pelayan itu
"letakan di dalam kamar saya"jawab Randy
Bintang tak dapat bicara apa pun lagi,karena ternyata Randy sedang cemburu dengan sekuriti itu padahal sekuriti itu hanya membantu mereka saja.
"sayang....bapak itu hanya membantu kita,kalau tidak mana mungkin aku deket-deket sama dia sih"jawab bintang mengelus lengan Randy
"pokoknya aku ngak suka"jawab Randy ketus
__ADS_1
"iya...iya....nanti aku ngak akan dekat-dekat sama pria lain lagi"ucap bintang menenangkan Randy,dia ngak mau cari ribut hanya karena masalah kecil saja
Bintang masuk kedalam kamarnya,dia meletakan Bram di box tempat tidurnya. Kemudian dia menatap beberapa paperbag mainan yang berserakan dilantai,bintang menghela nafasnya. Bram masih kecil tapi sudah dimanjakan seperti ini, bagaimana jika dia besar nanti. Kemudian pikiran bintang membayangkan jika dia membawa pergi Bram,kemungkinan Randy bisa gila.
Rasa sedih berselimut dihatinya,dia bingung dengan keputusan yang akan diambilnya. Ditengah-tengah pikirannya yang kalut,Randy masuk kedalam kamarnya. Melihat bintang yang merapikan permainan yang baru saja dibelinya,dia mendekati bintang yang sedang duduk dilantai dan memeluk bintang dari belakang dengan kepalanya dibahu bintang
"maafkan aku... aku hanya tidak suka kau meladeni pria lain,makanya aku kesal"jelas Randy
"ngak apa-apa kok...."jawab bintang mengelus kepala Randy yang berada di bahunya
"apa...apa kamu mencintai ku?"tanya bintang gugup
"aku juga ngak tau,tapi sepertinya aku mulai mencintaimu "jawab Randy
"jangan ada pikiran untuk meninggalkan ku,aku takut kehilanganmu"jelas Randy lagi
Bintang semakin curiga dengan sikap Randy,kenapa Randy selalu saja mengatakan seperti itu?apa dia tau sesuatu?
"kenapa kamu bisa mengatakan begitu?apa kamu berpikir kalau aku akan pergi?"tanya bintang penasaran sambil menatap mata Randy
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘
__ADS_1