
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Pria itu melihat tingkah Tiara yang mendorong tubuhnya pun tersenyum,dia menatap Tiara dari atas hingga kebawah. Matanya berhenti saat berpas-pasan dengan mata Tiara.
"maaf...tadi saya sedikit terburu-buru,silahkan tuan"ucap Tiara yang melihat pria itu masih menatap ke arahnya. Tiara menyuruh pria itu untuk masuk ke dalam lebih dulu,jadi dia menunggu pria itu berjalan ke dalam
Setelah pria itu berjalan lebih dulu,Tiara pun ikut masuk dan berjalan ke arah dapur karena memang pekerjaan Tiara hanya didapur saja. Selama bekerja dicafe,Tiara tidak pernah keluar kedepan kecuali saat Lia tidak masuk kerja dan ia harus menggantikannya barulah dia berada didepan.
Mata pria itu terus saja memperhatikan sosok Tiara yang berjalan ke arah dapur cafe itu,dia pun menuju tempat pemesanan. Dengan segera dia memesan kopi seperti biasanya
"hhmm...mbak,cewek yang masuk tadi siapa?"tanya pria itu kepada Lia
"oooh...dia Tiara pak,pegawai disini. Memang nya ada apa pak?"ucap Lia bingung
__ADS_1
"ooh...ngak apa-apa mbak,hanya saja saya baru lihat padahal saya sering kesini tapi ngak pernah kelihatan"jelas pria itu
"ooh....Tiara memang belum ada sebulan Bekerja disini pak,lagian dia juga bekerja didapur karena dia hanya membuat kue dan makanan lainnya"jawab Lia lagi
Pria itu terdiam,dia berjalan ke salah satu meja sambil terus menatap ke arah pintu dapur. Apalagi keadaan cafe sudah ramai,beberapa orang ada yang menyapanya.
"mbak....tadi pak Raka nanya apa?"tanya salah satu wanita yang sering datang ke cafe itu
"hhmmm...ngak ada Bu,memangnya kenapa?"tanya lia heran
Lia juga merasa heran,karena biasanya bapak itu selalu memesan dari meja nya.. Biasanya dia datang langsung duduk disalah satu bangku dicafe itu,tapi tadi setelah berpas-pasan dengan Tiara malah datang ke meja pesanan dan menanyakan tentang Tiara.
"oiya Bu,memangnya bapak itu siapa?"tanya Lia penasaran
__ADS_1
Kedua wanita itu saling pandang, kemudian mereka berdua menatap Lia dengan bingung.
"kau tidak kenal siapa pak Raka?"tanya salah satu wanita itu
"pak Raka Wijaya,dia pemilik perusahaan terbesar dikota ini...itu...kau lihat gedung itu?itu perusahaannya"jelas wanita itu sambil menunjuk ke arah gedung tinggi yang tampak terlihat dari balik kaca cafe
"dia pewaris perusahaan Wijaya,dia belum menikah. Banyak wanita yang mengejar nya tapi tidak ada satu pun yang diterimanya"jelas wanita lainnya
"oooh...jadi dia orang kaya,tapi kenapa nanyain tiara?"batin Lia
Setelah beberapa saat, akhirnya Raka pergi ke kantor nya. Dia masih memikirkan Tiara,belum pernah ada wanita yang mendorong tubuhnya saat dia memeluk wanita walaupun dia tidak sengaja melakukan nya. Malahan kadang banyak yang bersedia naik ke tempat tidur nya,tapi Tiara berbeda.
Hari ini hari yang melelahkan buat Tiara,banyaknya pengunjung cafe tidak seperti biasanya. Apalagi banyak yang meminta cake atau cemilan ,jadi dia harus membuat lebih banyak. Tiara masih belum pulang,karena pengunjung cafe masih sedikit ramai. Tidak mungkin dia meninggalkan nya begitu saja,dia harus membantu Bu Lastri dan Lia
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih πππ