
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Sudah seminggu semenjak kejadian itu,citra dan putri masih menjalani aktivitas nya seperti biasanya. Bahkan kabar dari Danu juga aldo tidak pernah ada,jadi putri juga citra tidak terlalu merasa khawatir.
Pagi ini citra ingin pergi kerja,dia baru keluar dari kos-kosan yang kecil. Saat sudah berada didepan gang kos-kosan nya,terlihat paman nya dan dua orang dengan tubuh yang tinggi besar sudah berdiri tak jauh dari depan gang nya. Sepertinya mereka akan menuju ke kos-kosan nya,citra membulatkan matanya. Bisa-bisa nya paman nya mengetahui tempat kos nya,ini sudah beberapa kalinya dia pindah kos hanya untuk menghindari paman juga bibi nya yang selalu ingin menjualnya dengan harga mahal.
Citra segera berlari mendekati halte,dia ingin segera menaiki bus yang sudah berhenti dihalte. Dia ingin melarikan diri segera,terserah bus itu membawanya kemana yang penting dia pergi dan tidak terlihat oleh paman nya. Tapi perkiraan citra salah,pamannya sudah melihatnya. Saat citra ingin naik ke bus,dengan segera tangan pamannya menarik citra membuat citra menjerit
"aaakh... lepaskan,lepaskan aku"teriak citra
"tolong .. .pak...tolong saya"ucap citra sambil menatap salah satu penumpang yang duduk didepan
Semua penumpang melihat ke arah citra,tapi paman citra menatap tajam ke arah para penumpang agar tak ikut campur urusannya.
__ADS_1
"jangan coba ikut campur,dia keponakanku yang lari dari rumah"teriak paman citra dengan ketus
Bus pun berlalu dan meninggalkan citra bersama paman dan orang-orang nya,paman citra menarik citra ke dalam gang tapi citra langsung menggigit tangan pamannya kemudian dia berlari dengan sekuat tenaganya tanpa tau mau kemana arahnya tapi tetap dapat ditangkap oleh dua orang yang bersama paman Citra
"lepaskan aku.. ..dasar pria gila"umpat citra kesal
Citra terus memberontak hingga paman citra menampar pipi nya,kemudian dia mencengkram dagu citra dengan keras membuat citra meringis kesakitan sedangkan kedua tangannya dipegang oleh anak buah pamannya.
"Oya.....aku ngak yakin kau tidak perawan lagi,aku akan memeriksa nya. Kau masih keponakan ku dan aku paman mu,jadi kau masih punya urusan dengan ku....lagi pula jika kau tidak perawan lagi,aku masih dapat untung setengah. Lebih mendingan dari pada tidak sama sekali "jelas paman citra sambil tersenyum senang
"kau...."geram citra kesal
"ha...ha...."tawa paman citra membuat citra mendapat kesempatan untuk lari,dia menarik tangannya dan langsung berlari lagi. Kali ini dia sudah sedikit menjauh,hingga akhirnya dia menabrak seseorang dengan berpakaian seragam. Citra hanya melihat pakaian yang dikenakan oleh pria itu,dia tidak melihat wajahnya . Saat ingin melihat wajah pria itu,terdengar suara teriakan dari belakangnya
__ADS_1
"citra....jangan lari kau,kalau aku mendapatkan mu maka kau akan habis. Lihat saja nanti"teriakan yang ternyata berasal dari paman nya
"tolong aku tuan....mereka ingin menjualku"bisik citra menatap kearah pamannya dan kedua anak buahnya yang sedang mengejarnya.
Tubuh citra merasa kelelahan,dia benar-benar mengeluarkan segala tenaganya untuk berlari. Apalagi dia belum sarapan,tadinya dia ingin sarapan dikantin kantornya makanya dia pergi agak sedikit cepat tapi ternyata saat keluar dari gang kos-kosan nya dia malah mendapatkan paman nya yang sedang mencarinya.
Citra menatap pria berseragam itu,kemudian matanya membulat sempurna. Dia tidak menyangka kalau pria itu adalah pria yang dikenalnya,tapi saat citra ingin berlari lagi menjauhi pria berseragam itu. Tak jauh dari sana,dia langsung merasakan kepala nya yang pusing. Apalagi pipinya masih terasa perih, tiba-tiba citra terjatuh dan pingsang. Untung nya pria berseragam itu menangkap tubuhnya tepat waktu jika tidak mungkin citra akan jatuh ke tanah dan kepalanya terbentur batu yang berada tak jauh dari nya.
***hhhmmm.....kira-kira siapa ya pria berseragam otu?pasti semuanya udah bisa tebak kan....
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘***
__ADS_1