
#31
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Tiara hanya tersenyum,dia tidak ingin menceritakan tentang kehidupan nya dengan orang yang belum dikenalnya
"aku dimas... mau aku antar?"ucap pria itu
"aku...."belum sempat tiara menjawab,bus sudah berhenti didepannya
"maaf....aku harus pergi,"jawab tiara dan langsung naik ke bus
Sedangkan dimas masih terpaku melihat tiara,selama ini dimas tidak pernah tertarik dengan yang namanya wanita. Dia selalu dingin sama seperti satria,hanya saja satria suka bermain dengan wanita jika dia ingin memuaskan dirinya.
Dimas kembali ke mobilnya dan menuju ke perusahaan sahabatnya,ada rapat yang perlu dihadirinya sebagai pemegang saham terbesar disana.
flashback on
Hari ini akan ada rapat dewan direksi dab pemegang saham diperusahaan satria, Dimas adalah salah satu pemegang saham diperusahaan satria malah lebih besar dari satria. Dimas adalah sahabatnya satria,sebenarnya dia sangat malas untuk mengikuti rapat ini tapi karena dia pemegang sahan terbesar jadi dia harus hadir
__ADS_1
Sebenarnya dimas ingin menghindari satria,walaupun mereka bersahabat tapi semenjak kejadian tempo lalu jadi membuat persahabatan satria dan dimas menjadi renggang.
Satria menyukai seorang wanita yang bekerja ditempatnya yang bernama renata,tapi renata lebih menyukai dimas. Karena renata tidak mendapatkan balasan cinta dari dimas maka dia memanfaatkan satria untuk bisa mendekati dimas,hal itu diketahui oleh dimas dan dimas memberitahukan nya kepada satria. Satria merasa kalau dimas cemburu padanya,karena itulah yang membuat persahabatan mereka jadi renggang
Pagi ini dimas menjalankan mobilnya menuju perusahaan satria,diperjalanan dia melihat seorang wanita duduk dihalte dan menangis. Wajah wanita itu sangat teduh dan damai menurutnya,dia pun memberhentikan mobilnya didepan halte
flashback off....
Diperusahaan satria, dimas melihat satria yang sudah hadir didalam ruang rapat itu. Dimas mengulurkan tangannya ke arah satria
"apa kabar sob?"tanya dimas
Satria yang melihat uluran tangan dimas,langsung menyambut nya
"seperti ini,kau bisa melihatnya kan"jawab dimas
Mereka berdua pun tertawa bersama,kemudian rapat dimulai.
Dimas memang lebih kaya dari satria,dimas memiliki perushaan sendiri dan warisan dari perusahaan orang tuanya yang sudah menjadi miliknya semenjak papa nya meninggal sedangkan satria hanya melanjutkan perusahaan papa nya semenjak papa nya meninggal.
__ADS_1
Setelah rapat selesai,satria langsung berjalan menghampiri dimas yang masih sibuk dengan ponselnya.
"kau ada waktu?ayo kita makan siang bareng,aku akan mentraktirmu"tanya satria yang sudah berdiri didepan dimas
"baiklah...ayo,lagian kita sudah lama tidak ngobrol"jawab dimas
Mereka berjalan bersama menuju caffe depan perusahaan satria,mereka duduk disalah satu meja yang didekat taman
Sambil menunggu pesanan makanan,mereka membicarakan mengenai bisnis perusahaan satria karena selama ini dimas hanya datang ke perusahaan miliknya saja.
Pesanan mereka pun datang,mereka makan dan minum tanpa suara sedikitpun hanya suara dentingan sendok dan garpu.
Tiba-tiba dimas membuka suara
"ekhm....bagaimana hubungan mu dengan renata?"tanya dimas
"maaf....aku tidak bermaksud lain,aku hanya ingin menanyakan kabar kalian saja. Aku ingin kita seperti dulu lagi"ucap dimas lagi
Satria terdiam,matanya memandang lurus kedepan. Menghela napasnya,dimas melihat helaan napas satria. Membuatnya langsung berpikir, pasti sudah terjadi sesuatu
__ADS_1
bersambung....
jangan lupa vote, like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘