
#53
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Satria masih bersikeras dengan keputusannya hingga akhirnya membuat tiara hilang kesabarannya,tiara menatap tajam kepada satria
"kau....jangan buat aku hilang kesabaran"teriak tiara menatap satria
"hmmm....baiklah,kau berbalik"ucap satria menatap dokter itu
Dokter itu membalikan badannya,sementara satria ingin ikut membantu membuka baju tiara. Saat tiara hendak membuka bajunya,satria sudah memegang kancing baju tiara
"kau mau apa?"tanya tiara heran
"aku akan membantumu membuka bajumu"jawab satria
"kau gila ya...."ucap tiara kesal karena suaminya ini bertingkah kekanak-kanakan sekali
"apa ada yang salah?"tanya satria menatap mata tiara
"biar aku buka sendiri,kau juga berbalik lah"jawab tiara
__ADS_1
"aku ngak mau,kau buka lah tapi aku akan tetap melihatmu"ucap satria
Mau tak mau tiara membuka bajunya didepan satria,satria menelan salivanya saat tiara sudah membuka bajunya dan hanya memakai dalemannya saja.
"kau menggodaku ya...."ucap satria
"mama mungkin aku menggodamu,kan aku sudah bilang tadi...kau juga harus membalikan tubuhmu agar jangan berpikiran yang tidak-tidak"jawab tiara sambil menarik selimut dan menutupi tubuh depannya,sedangkan bagian belakang tubuh tiara terpampang jelas.
"dok....kau sudah bisa berbalik"ucap tiara dengan nada lembutnya
"jangan.... kenapa dia berbalik?kau ingin pamer tubuhmu ya?"tanya satria lagi yang melihat dokter pria itu ingin membalikan tubuhnya
"oiya,kau boleh berbalik tapi tutup matamu"ucap satria
"saaayaaaang...."teriak tiara kesal
"iya....iya....sudah dokter,kau berbalik lah dan obati bahu istriku"jawab satria
Dokter yang tadi sudah meminta air hangat dan handuk kecil untuk membasuh dan membersihkan sisa darah yang sudah hampir mengering dibahu tiara,langsung membersihkannya dan tak lupa memakai cairan anti septik.
Setelah membersihkan luka tiara,dokter langsung mengobatinya. Tiara sedikit meringis menahan sakit bekas sayatan pisau
__ADS_1
"hiiissst....."teriak tiara yang merasakan sedikit perih dibahunya
"kau bisa pelan-pelan tidak? lihat itu,tiara jadi kesakitan....kau mau dipecat ya?"ucap satria marah
Ntah kenapa melihat tiara kesakitan,dia begitu merasa marah. Inginnya dia yang merasakan sakit yang diderita tiara,dia juga tidak tau kenapa.
"saayanng....kau keluar saja lah,jika kau masih ingin marah-marah"ucap tiara sambil menatap satria tajam
Satria diam saja,masih melihat doktee yang mengobati bahu tiara. Dokter itu menahan tawanya melihat tuannya yang begitu dingin dan ketus dimarahi oleh tiara,karena biasanya apa yang diomongi oleh satria tidak ada yang boleh membantahnya.
"ternyata ada juga yang ditakuti pria dingin ini,aku pikir tidak ada yang bisa membantah ucapannya.. ... sekarang baru tau rasa dia kan ha...ha...."batin dokter itu yang tiba-tiba tersenyum kecil tapi dapat terlihat dimata satria
"kenapa dengan wajahmu?kau menertawakan aku ya?"tanya satria tiba-tiba membuat dokter itu tersedak padahal dia tidak sedang makan ataupun minum
"ti....tidak tuan,saya hanya melihat sikap anda yang sangat mencintai nona" jawab dokter itu gugup
"awas saja kau berpikiran macam-macam ya!!!!habis aku buat kau...."ucap satria lagi
bersambung....
jangan lupa votr,like dan komentar nya ya.....makasih😘😘😘😘
__ADS_1