
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Bara mendatangi mama nya,dia menceritakan semuanya yang dialaminya sewaktu menuju ke cafe dan di iya kan oleh pengasuh nya . Tiara melihat pria yang ditabrak putra nya,terlihat punggung kekar dari belakang apalagi wajah nya menatap ke arah jalanan jadi tidak begitu jelas
"ya sudah,sekarang bara makan dulu ya didalam....mama mau buatin kopi buat om yang udah bara tabrak tadi"ucap Tiara
"Ndak AU....bala matan Ama om aja dicana"ucap bara menunjuk meja satria
Pengasuh bara pun membawa makanan dan minuman sambil menggandeng tangan bara menuju meja satria,sedangkan Tiara menyiapkan cake juga kopi untuk si om yang ditabrak bara. Bara duduk didepan satria bersama pengasuhnya
Satria yang masih sibuk dengan ponselnya,tidak menyadari kehadiran bara. Dia masih mengetik pesan untuk asisten agar menyiapkan berkas-berkas buat rapat besok,dia ingin segera menyelesaikan pekerjaannya disini agar bisa cepat pulang dan mencari keberadaan Tiara dan putranya.
Rindu dihatinya sudah tak tertahankan lagi,rasanya hatinya sudah mau meledak menahan rindu .
"om....ladi pain?mama Maci buat minum"ucap bara
Satria tersadar,dia tersenyum mendengar ucapan bara. Suaranya yang masih celat,membuatnya terlihat lucu dan menggemaskan.
__ADS_1
"siapa nama kamu sayang?"tanya satria sambil mengelus pipi bara
"bala suhelman om....om capa namana?"ucap bara
"suherman?...."tanya satria penasaran karena nama belakang bara sama dengan nama keluarga nya
"kata mama,suhelman nama kelualga Dali papa bala matana mama Kaci nama bala suhelman"jelas bara
Pengasuh bara hanya mendengarkan perbincangan antara kedua pria yang wajah nya sangat mirip tapi berbeda usia, dia benar-benar mengagumi wajah tampan satria.
"tuan....wajah anda mirip sekali dengan bara,apa anda sudah punya anak?"tanya pengasuh itu
"ini....silahkan diminum,maaf karena anakku nabrak tuan ta....di..."ucap Tiara saat terdiam saat melihat satria
Tiara membulatkan matanya,dia benar-benar terkejut. Dia tidak menyangka bakal jumpa dengan satria dengan keadaan yang seperti ini
"ma....mas...."ucap Tiara gugup
__ADS_1
Satria juga terkejut,hatinya sangat senang berjumpa dengan Tiara. Apalagi tadi Tiara bilang kalau bara adalah anaknya,pantas saja dia seperti pernah melihat bara. Ternyata saat ibu Kartini mengirimkan foto Tiara dan bara
"sayang....."ucap satria berdiri dan memeluk tubuh Tiara dengan erat
Satria menghirup aroma tubuh Tiara ,menciumi leher belakang Tiara sambil terus memeluknya. Tiara bingung,dia merasa malu diciumi satria karena dia belum mandi .
"mas...."ucap Tiara sambil mendorong tubuh satria
Satria menatap mata Tiara,dia benar-benar sangat merindukan mata indah dan wajah wanita dihadapannya. Satria dengan cepat menciumi wajah Tiara,hingga wajah Tiara memerah
"mas....cukup"ucap Tiara malu mendorong tubuh satria lagi
"kamu kemana saja?aku sangat merindukanmu"ucap satria yang air matanya sudah mengalir di pipinya
Tiara ikut menangis,menatap pria yang sudah mengisi hatinya bahkan meninggalkan seorang putra dirahimnya. Dia memang sangat bersyukur dengan adanya bara dihidupnya , Apalagi wajah bara yang sangat mirip dengan satria membuat rasa rindunya sedikit berkurang
Tiara memandang tubuh satria yang sudah kurus,apalagi wajahnya yang seperti tidak bersemangat. Hati Tiara merasa sedih melihat penampilan satria yang sedikit acak-acakan,dengan rambut yang sudah sedikit panjang. Biasanya satria selalu merapikan rambutnya juga bulu-bulu halus diwajahnya,tapi sekarang malah begitu banyak bulu halus diwajahnya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘