
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Tiara semakin merasa heran dengan apa yang dilakukan satria,dia seperti tidak percaya dengan pendengarannya. Tiara melihat mata satria dengan seksama,dia mencari kebenaran dari matanya.
"apa ini alasannya?makanya kau ingin bersamaku sebulan lagi?"tanya Tiara
Karena dari tadi Tiara melihat tidak ada kebohongan Dimata satria,dia mencoba bertanya dengan nada pelan.
Satria hanya menganggukkan kepalanya, kemudian dia menundukkan kepalanya karena merasa malu kalau pikiran nya sudah terbaca oleh Tiara. Dengan wajah yang sudah memerah,satria masih menundukkan kepalanya
"ha...ha...ha...kau ini, benar-benar ya"ucap Tiara sambil tertawa dengan kerasnya
Tiara yang masih berhadapan dengan satria,memajukan wajahnya dan menangkap wajah satria dengan kedua tangannya. Dia menyatukan kening nya dengan kening satria
"harusnya kau mengatakannya,bukan malah berbicara yang dapat menyakiti hatiku. Kau tau.... kata-kata mu itu membuatku merasa seperti wanita murahan"jelas Tiara sambil menghembuskan nafasnya
Satria merasa sedih mendengar ucapan Tiara,karena niatnya tadi hanya ingin agar Tiara tidak pergi dari nya dan menerima tawarannya. Dia memang sangat malu mengakui perasaannya,apalagi dia belum tau betul bagaimana perasaannya sebenarnya.
__ADS_1
"maafkan aku...aku tidak bermaksud membuatmu"ucap satria tapi bibir satria langsung di tutup dengan jari telunjuk Tiara
"sudahlah....aku tau ,kau sangat malu untuk mengakui nya kan"jawab Tiara sambil tersenyum
Wajah satria sudah memerah,dia benar-benar sudah tertangkap basah oleh Tiara. Tiara merasa senang ternyata satria benar-benar ingin bersamanya,tapi dia belum yakin karena satria sendiri belum tau Dengan perasaan nya
"baiklah....aku akan menjadi istrimu sebulan lagi,selama sebulan aku ingin melihat apa benar kau membutuhkanku atau hanya karena ingin menikmati tubuhku"jelas Tiara
Satria merasa senang karena tawarannya disetujui oleh Tiara,dia tersenyum tulus ke arah Tiara. Dia memeluk tubuh Tiara dengan erat
"apa benar?"tanya Tiara penasaran
Satria menganggukkan kepalanya,dia akan menahan nafsu birahinya agar Tiara percaya sepenuhnya padanya
"kalau begitu,kau akan lama sekali berpuasa karena aku tidak akan meminta duluan ha...ha..."ucap Tiara dengan disertai tawanya yang keras
Satria menyesal mengatakan itu,tapi bagaimana pun dia harus membuat Tiara percaya kalau dia tidak hanya menginginkan tubuh Tiara. Tiara yang melihat wajah satria yang sedang kesal,tertawa dengan senang.
__ADS_1
"baiklah....kalau begitu aku akan memanggil wanita bayaran,agar dapat melampiaskan nafsu ku. Kau harus menyetujui nya ya"ucap satria dengan senyum jahilnya
Tadinya satria merasa sedikit menyesal dengan perkataannya yang menyuruh Tiara duluan yang meminta, tapi tiba-tiba sebuah ide terlintas di pikirannya. Dia juga ingin mengetahui perasaan Tiara padanya.
"apa...?kau....apa kau ingin aku memotong itu mu?"tanya Tiara dengan wajah kesalnya
"kenapa?kan kau tidak mau melayaniku,jadi aku tidak salah dong"jawab satria senang karena sudah menarik perhatian Tiara
"kau....baiklah,aku akan melayani mu tapi tidak setiap hari ya"jawab Tiara
Satria merasa senang, akhirnya Tiara juga tidak mau jika dia berdekatan dengan wanita lain walaupun itu wanita bayaran sekali pun
bersambung....
jangan lupa vote,like dan komentar nya ya.... makasih πππ
jangan lupa mampir diceritaku "bercinta dengan makhluk ghaib"
__ADS_1