Pelayan Hati

Pelayan Hati
perpindahan Aldo


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


"sebenarnya apa yang terjadi dengan mobil mu?"tanya Danu menatap wajah Aldo yang lesu


Beberapa hari ini setelah Aldo mengajukan surat pindahnya,dia langsung mengerjakan semua tugas-tugas nya yang belum selesai hingga larut malam. Dia sengaja melakukannya agar pas dia pindah,kerjaannya sudah selesai dan tidak mengundur-undur kepindahannya karena dia ingin bersama dengan citra.


Apalagi Setiap pulang kerja,dia selalu kehujanan karena beberapa hari ini memang kalau malam selalu hujan. Sebenarnya tubuhnya juga sudah tidak enak,seperti akan demam karena Danu melihat wajah Aldo sedikit pucat tapi tidak mengurangi ketampanannya


"sebentar nya apa yang terjadi?katakan padaku ?mengapa kau ingin pindah ke kota itu?"tanya Danu menatap tajam pada Aldo,dia belum tau kalau sebenarnya Aldo sudah mengetahui keberadaan citra


"terima kasih karena sudah menjaga istri dan calon anakku"jawab Aldo membuat Danu membulatkan matanya tak percaya


"kau....sudah tau semuanya?"tanya Danu tak percaya,karena dia berjanji pada citra untuk merahasiakan hal ini. Tapi Aldo tau dari mana?begitulah yang ditanyakan nya dipikirkan nya saat ini


"aku mendengar nya sendiri"ucap Aldo seolah tau apa yang ditanyakan Danu


Danu masih menatap Aldo dengan bingung,mendengar dari siapa?apa citra yang memberitahukannya?itu tidak mungkin karena citra lah yang menyuruhnya untuk merahasiakan keberadaan nya saat ini,begitu lah yang dipikirkan oleh Danu


Aldo pun menceritakan kejadian di apartemen dimana dia mendengar percakapan putri dan citra mengenai kepergian citra,di juga menceritakan kalau dirinya mengikuti mereka hingga kerumah yang ditempati citra


"aku ada sedikit uang,aku sudah membeli rumah dikota itu. Tapi tidak begitu besar,hanya sederhana . Aku juga sudah mengalihkan surat rumah itu atas nama citra"ucap Aldo


"bisakah aku meminta tolong pada mu sebagai sahabat?"tanya Aldo

__ADS_1


"pindahkan citra ke rumah kami,hanya kau yang bisa memindahkan nya"ucap Aldo lagi


Danu masih mencerna kata-kata Aldo, dia belum menjawab permintaan Aldo. Dia masih membaca sikap Aldo saat ini,kemudian dia tersenyum. Dia sudah mengerti saat ini,tapi dia ingin memastikan nya kembali


"apa kau dicampakkan oleh keluarga mu?"tanya Danu sambil tersenyum


"kau bisa mendapatkan kembali harta warisan mu,buat apa kau berkorban demi wanita yang meninggal kan mu?masih banyak wanita lain Al"ucap Danu mencoba memancing kesetiaan nya, karena citra benar-benar sudah direndahkan oleh mama Aldo


"citra sangat berharga buatku,dia segala nya saat ini. Kalau harta masih bisa dicari lagi,tapi cinta....aku tau citra meninggalkanku karena desakan mama ku,bahkan dia bersedia mengandung bayiku bukan memilih menggugurkan nya"jelas Aldo lagi


"kau lulus"jawab Danu masih dengan senyumnya


"lulus?"tanya Aldo bingung


Aldo bersyukur karena citra bersama orang-orang yang menyayangi nya,Danu menganggukan kepalanya. Dia akan mencoba memindahkan citra dari rumah nya ke rumah milik Aldo


Beberapa hari berlalu lagi,saat ini Aldo akan pindah kerumahnya yang sudah ditempati citra. Citra tidak tau apa pun,Aldo sudah membuat kunci duplikat. Dia akan memberikan citra kejutan ,Aldo selalu mengikuti perkembangan citra di kota itu. Dia menyuruh salah satu anggotanya yang untuk memantau pergerakan apa saja yang dilakukan citra


Menurut hasil pemantauan anggotanya,Citra selalu berkomunikasi dengan tetangga. Dia juga membawa foto pernikahan mereka dan memajangnya diruang tamunya,sesekali para tetangga datang untuk bertamu saat citra libur bekerja. Mereka selalu mengatakan kalau suami citra tampan,mereka ingin sekali berkenalan dengan suaminya. Apalagi ada foto pernikahan citra ,saat Aldo menggunakan pakaian seragam aparat nya. Membuat para tetangga semakin terpesona


Malam pun tiba,citra sudah tertidur dengan nyenyak nya. Aldo membuka pintu rumahnya perlahan-lahan, seseorang memergoki Aldo sedang membuka pintu rumah nya


"hei ...anda siapa?"tanya pria paruh baya yang tinggal disebelah nya

__ADS_1


Aldo mendekati pria itu,dia mengulurkan tangannya pada pria yang cukup tua usia nya dan dibalas oleh pria itu


"saya Aldo,suami citra pak"jawab Aldo sopan


Bapak itu memandang Aldo dari atas ke bawah,dia tidak pernah melihat foto Aldo. Dia segera memanggil istri nya karena istrinya lah yang pernah melihat foto pernikahan Aldo,setelah menunggu lumayan lama karena mungkin istrinya itu sedang tidur maka tak lama datang lah seorang wanita paruh baya yang mengucek-ngucek matanya. Dia memandang ke arah Aldo, kemudian dia tersenyum


"nak Aldo....maaf karena suami ku tidak mengenal mu,dia tidak melihat foto pernikahan kalian"ucap wanita itu


"tidak apa-apa Bu,kalau seperti ini karena bapak ingin menjaga citra juga. Terima kasih karena sudah menjaga istri ku saat aku tidak ada"jawab Aldo sopan


"sesama tetangga harus membantu,ya sudah kamu masuk lah dan istirahat. Aku rasa citra juga sudah tidur"jelas ibu itu lagi


Aldo pun berpamitan dan membuka pintu rumahnya,dia masuk kedalam rumah itu. Dilihatnya sekeliling rumah itu dengan lampu remang yang berasal dari arah dapur, ada terpampang foto pernikahan mereka juga sofa yang dibelinya waktu itu. Dia berjalan ke arah dapur yang ternyata lampunya masih menyala,Aldo menelisik setiap ruangan barangkali citra masih terbangun. Tapi tak ada siapa pun didapur itu


Aldo membuka pintu kamar utama,dirumah itu ada dua kamar tidur. Pertama kamarnya lebih luas,karena Aldo lah yang melakukan renovasi dirumah itu. Dikamar satunya lagi sudah disiapkan untuk kamar anak-anak,dia sengaja membuat kamar menjadi lebih baik. Dibukanya pintu kamar itu,terlihat citra terbaring ditempat tidur dengan nyamannya.


"cantik...."ucap Aldo pelan


Aldo berjalan ke kamar mandi yang masih berada didalam kamarnya,dia membersihkan dirinya dengan pelan. Dia tidak ingin mengganggu citra tidur


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2