Pelayan Hati

Pelayan Hati
episode 220


__ADS_3

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Setelah melakukan adegan panas dikamar mandi,Rani dan Dimas sudah mulai memakai pakaian mereka. Dimas melihat Rani yang tertidur diranjangnya,dia tersenyum senang


Dimas mengambil ponselnya,dia menghubungi mama nya yang masih berada dirumah.


tuuut...


"ma....ini Dimas "ucap Dimas


"iya sayang....mama tau,ada apa?"tanya mama Dimas


"Dimas ingin menikahi Rani,Dimas minta mama urus persiapan pernikahan Dimas....ehhhmm ...tiga hari lagi"jelas Dimas


"sayang.....kenapa ngak bilang dari kemarin-kemarin sih?"tanya mama Dimas histeris


"kenapa?apa ngak bisa tiga hari lagi?kalau ngak bisa mama siapin,mending Dimas ngak usah nikah selamanya"ucap Dimas


"kamu bicara apa sih?kalau besok kamu mau menikah pun bisa,mama bisa atur semuanya tapi keluarga Rani bagaimana?"ucap mama Dimas

__ADS_1


"keluarga Rani urusan Dimas,Dimas akan mengirim orang buat menjemput ibu dan adik Rani. Mereka akan menginap dihotel tempat dimana kami menikah,mama urus masalah hotelnya....nanti kabari Dimas ,kalau bisa hari ini juga ....dihotel mana"jelas Dimas lagi


"baiklah .. kalau hotel,kita bisa dihotel milik papa kamu yang lagi dikelola oleh paman mu. Mama akan bicara kan ini pada paman Ben "jawab mama Dimas


Dimas mematikan ponselnya,dia menghubungi ibu Rani yang dikampung. Dia ingin memberitahu kan mengenai pernikahan nya dengan Rani


"sore Bu....saya Dimas "ucap Dimas sopan


"iya nak Dimas,terima kasih kiriman uangnya. Adik Rani sudah bisa membayar uang ujiannya, kira-kira seminggu lagi mereka akan ujian"jelas ibu Rani


"sama-sama Bu,saya ingin menyampaikan kabar baik tentang putri anda"ucap Dimas


"kabar baik apa tuan?"tanya ibu Rani


"tuan....anda akan menikahi rani?kami dari keluarga miskin,kami takut anda akan malu pada kami"jelas ibu Rani khawatir


"ibu merestui kami kan ?"tanya Dimas


"iya....tapi...apa anda tidak merasa malu pada kami tuan"tanya ibu Rani

__ADS_1


"tidak Bu....saya malah beruntung bisa mendapatkan istri seperti Rani dan keluarga ibu "jelas Dimas


"terima kasih karena sudah menerima kami tuan"ucap ibu Rani


"Dimas....ibu harus bisa memanggil saya Dimas karena sebentar lagi saya adalah menantu anda"jawab Dimas


"baiklah nak Dimas...."ucap ibu Rani


"malam ini saya akan kirim orang buat menjemput ibu dan adik,agar besok pagi ibu sudah sampai disini"jelas Dimas


"jangan beritahu Rani,ini kejutan buatnya"ucap Dimas lagi


"baiklah....kalau begitu ibu akan bersiap-siap dulu"jawab ibu Rani


Dimas kembali menutup telponnya,dia masih melihat Rani yang terlelap diatas tempat tidur. Mungkin karena perbuatan nya tadi yang membuat tubuh Rani lelah ,dia tersenyum memandangi wajah Rani. Dia ikut tidur disamping Rani


Dimas memejamkan matanya dan memeluk tubuh mungil Rani,dia merasa senang. Sebentar lagi Rani akan menjadi kekasih nya,saat sedang menikmati wajah cantik alami Rani. Terdengar suara dering ponsel Rani,dia merutuki dirinya yang tidak memperhatikan ponsel yang digunakan oleh Rani. Besok dia akan membawa Rani ke mall dan membelikan ponsel baru untuknya


Dering telepon terus terdengar,karena takut Rani terbangun. Dimas pun mengangkat ponsel Rani dan berjalan sedikit menjauh dari nya. Dimas melihat nama Randy dilayar ponsel kecil itu, dahi Dimas mengernyit. Hati nya bertanya-tanya siapa Randy

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... makasih 😘😘😘😘


__ADS_2