Pelayan Hati

Pelayan Hati
episode 197


__ADS_3

🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴


Rani membuka matanya dan meminum jus yang masih didepan bibirnya itu,setelah meminumnya sedikit. Dia menatap Dimas yang sudah berhenti mengggooocook bagian sensitif nya,Dimas memperlihatkan jarinya yang sudah penuh dengan cairan bening milik Rani.


"sepertinya kau benar-benar menikmati nya hhmmm...."ucap Dimas sambil memasukan jarinya kedalam mulutnya dan mengemut cairan bening milik Rani


"tu...tuan....i...itu"ucap Rani gugup


"ini masih berada ditangan ku,aku bisa menjilat nya langsung dari tempat nya"jelas Dimas lagi


"a... apa?"tanya Rani terkejut sambil menutup daerah sensitifnya dengan kedua tangannya


"ha...ha....makan lah,habis itu kita tidur. Pasti kau sangat lelah kan?"ucap Dimas lembut.


Dimas meminum jus miliknya yang sudah diminum sedikit oleh Rani,Rani membelalakkan matanya menatap Dimas yang meminum jusnya dengan santai.


"tu...tuan...iitu bekas saya,saya akan buatkan yang baru untuk anda"ucap Rani ingin mengambil gelas dari tangan Dimas tapi Dimas menghindari nya


"aku mau ini,tapi jika kau ingin membuat kan ku yang baru....kau harus memberikan jusnya langsung dari mulutmu ini,bagaimana?"tanya Dimas sambil mengelus bibir Rani dengan lembut

__ADS_1


Rani semakin terkejut melihat tuannya yang ternyata sangat mesum, bisa-bisanya dia minta minum jusnya dari mulut Rani.


"dengar....mulai sekarang jangan panggil aku tuan,tapi sayang"ucap Dimas


"apa?sa ...sayang?mi...likmu?"tanya Rani bingung


"jika kau memanggilku tuan lagi,maka aku akan menghukummu"jelas Dimas lagi sambil menganggukan kepalanya


"dihukum?"tanya Rani


cuup.....


Dimas mencium bibir Rani sekilas,membuat Rani terdiam. Rani menatap Dimas yang sudah tersenyum lebar,Dimas kembali memakan cemilan didepannya dan menyuapi Rani . Rani membuka mulutnya tanpa sengaja karena dari tadi dia masih bengong


Rani semakin terkejut mendengar ucapan Dimas,dia tidak menyangka Dimas mengatakan hal itu. Apalagi mempraktekkan hukuman yang akan diberikan nya pada Rani,Rani hanya bisa terdiam.


"aku ingin menikahi mu,besok kita bicara kan dengan keluarga ku"ucap Dimas


"tapi....apa orang tua Tuan menyetujui nya?"tanya Rani

__ADS_1


cuup....


"eh...."Rani terkejut saat bibir nya dicium oleh Dimas


"panggil aku sayang"ucap Dimas menatap tajam ke arah Rani


Rani merasa malu,dia tidak dapat bicara lagi.


Dimas memandang wajah Rani,dia merebahkan kepalanya dipangkuan Rani. Dimas mengambil tangan Rani dan meletakkannya diatas kepalanya,Rani pun mengelus rambut Dimas dengan lembut. Dimas membalikan wajahnya didepan perut Rani ,menenggelamkan wajahnya kedalamnya dan melingkarkan tangannya di pinggang Rani.


"hhmm....sa...sayang, sudah mulai pagi. Ayo tidur lah"ucap Rani masih mengusap rambut Dimas


Dimas menegakkan kepalanya menatap wajah Rani yang sudah memerah,Dimas bangkit dan mengangkat tubuh Rani untuk dibawa ke tempat tidur. Rani mengalungkan tangannya dileher Dimas,dia memejamkan matanya dan mendekatkan kepalanya ke dada bidang Dimas.


Dimas merasa sangat senang karena Rani terlihat sedikit manja dengan memeluk nya,dia merebahkan tubuh Rani yang masih terpejam. Dimas berbaring disamping Dimas dan memberikan kecupan di kening Rani


cuuup....


"selamat malam sayang,mimpi yang indah....."ucap Dimas sambil ikut memejamkan matanya dan memeluk tubuh Rani dengan erat

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘


__ADS_2