Pelayan Hati

Pelayan Hati
Belajar


__ADS_3

Raka sudah mengenakan pakaiannya,Lia juga sudah memakai pakaian yang dikirimkan oleh pelayan ke kamarnya. Mereka sudah berjalan bergandengan ke ruang makan,karena pagi ini sarapan sudah disiapkan oleh mama Raka dan para pelayan.


Mereka bangun sudah sangat terlambat,hari ini Raka masih cuti bekerja karena acara pernikahan nya. Mama Raka sudah selesai makan,dia duduk menunggu anak dan menantunya.


"pagi ma...."sapa Raka sambil mencium pipi mama nya


Lia bingung,dia hanya melihat Raka menyapa dan mencium pipi mama nya. Selama di panti,dia tidak pernah melakukan hal seperti itu . Raka sudah duduk dikursi sebelah mama nya, sementara Lia masih berdiri didekat kursi nya. Mama Raka menatap Lia,dia tersenyum lembut


"sayang.....kamu ngak mau sapa dan cium mama?"tanya mama Raka membuat Lia tersadar


Raka menarik tangan Lia untuk mendekat pada mama nya,Lia mendekati mama Raka dan tersenyum dengan canggung sekali


"se.. selamat pagi nyo....ma"sapa Lia gugup sambil mencium pipi mama Raka seperti yang dilakukan Raka tadi


Mama Raka tersenyum dan langsung memeluk Lia,dengan tersenyum mama Raka membisikan


"mulai sekarang kamu harus menganggap mama ini sebagai mama kamu,jangan sungkan-sungkan da gugup seperti itu"


Lia menganggukan kepalanya dan melepaskan pelukan mama Raka,dia duduk disebelah Raka. Lia melihat meja didepan mama Raka,tidak ada piring nya. Mama Raka seolah mengerti


"mama sudah makan duluan tadi,ini sudah terlambat untuk sarapan."ucap mama Raka sambil melirik ke arah jam dinding


Lia melihat jam dinding yang dibelakangnya,"ya ampun....ternyata sudah jam sebelas"gumam Lia dalam hati sambil memandang wajah Raka yang tidak terlihat merasa bersalah.


Semua karena Raka yang tidak pernah ada puasnya,sudah selesai tadi malam ee pagi tadi malah melakukannya lagi di kamar mandi membuatnya merasa malu dihari pertama nya jadi menantu sudah terlambat. Lia merengutkan wajahnya,dia kesal dengan Raka.

__ADS_1


"maaf ya ma...."ucap Lia merasa bersalah


"ngak apa-apa,tadi malam kan pasti kalian kecapean....mama juga ngerti kok"jawab mama Raka sambil mengedipkan sebelah matanya


Lia menatap Raka yang masih diam dan masih dengan wajahnya yang biasa saja,tangannya menyubit paha Raka dengan kuat sehingga Raka meringis


"aakh....sssshht....sakit yaaang"ucap Raka mengelus paha nya


Mama Raka tersenyum, akhirnya ada juga yang berani menyentuh anaknya. Selama ini tidak ada yang berani mencubit atau memukul Raka,tapi Lia....sudah berani melakukannya


Setelah drama dimeja makan,Lia membantu pelayan mengangkat bekas makan mereka. Mama Raka melarangnya,tapi Lia tetap mengerjakannya karena dia bingung harus apa setelah selesai makan.


Raka dan mama nya sedang berada diruang keluarga,mereka duduk berdua. Mama Raka menonton televisi sedangkan Raka membuka laptopnya, mendownload beberapa film dewasa dilaptopnya dan menyimpannya.


"Lia....nanti pergi belanja dengan Raka ya?beli beberapa baju untuk dirumah dan gaun atau dress untuk pesta dan jalan-jalan,semalam pakaian kamu kan cuma sedikit"ucap mama Raka


"iya ma...."jawab Raka sambil menunggu download di laptopnya selesai


"ma....kami tinggal sebentar ya,Raka pengen ngajarin Lia sesuatu"ucap Raka sambil menarik tangan Lia untuk berdiri dan berjalan ke arah halaman belakang


Lia hanya mengikuti dibelakang Raka,mereka menuju halaman belakang yang terdapat taman juga kolam air pancur. Lia memperhatikan sekelilingnya,senyuman terbit dibibirnya. Pemandangan taman belakang rumah Raka sangat indah, tanamannya ditata dengan baik.


"duduk lah"ucap Raka menatap Lia


Lia duduk dibangku taman,kemudian Raka duduk disebelahnya. Raka meletakan laptop didepan meja taman karena bangku taman itu berbentuk bundar dan terbuat dari keramik,Lia menatap laptop didepannya kemudian menatap ke arah Raka

__ADS_1


"aku sudah mendownload beberapa film,kau harus belajar dan mempraktekannya nanti pada ku"ucap Raka menekan tombol play pada laptopnya


"mempraktekkan nya?"tanya Lia bingung


"sebaiknya kau lihat dulu,nanti malam kau harus mempraktekkan nya. "jawab Raka


Lia mulai menonton film yang didownload oleh Raka,awalnya masih biasa-biasa saja. Pria dan wanita itu masuk kedalam kamar hotel,kemudian mereka berciuman dengan tangan pria itu sudah merrremasss bukit kembar si wanita. Lama kelamaan sang pria melepaskan ciumannya dan mulai membuka pakaian wanita itu,si pria menindih tubuh wanita nya kemudian dia menjjjillatti llluubaang surgawi milik wanita itu dengan tangannya terus merrremasss bukit kembar miliknya. Desahan demi desahan keluar dari mulut mereka,pantas saja Raka memberikan headset pada Lia. Lia seperti ikut merasakannya,dia mulai meraba bagian intinya.


Raka yang tadi nya disebelahnya kini sudah pergi entah kemana,Lia kembali melihat film itu. Saat ini si wanita yang sudah mengulllluum batang terong pria itu yang sudah berdiri sambil menjjjillatti nya,sesekali membenamkannya kedalam mulutnya. Lia melotot memandang laptop Raka,rasa nya jijik kalau harus mengulum terong Raka. Apalagi semalam dia melihatnya,terong Raka lebih besar dari terong yang dilihatnya di film itu makanya semalam Lia merasa sangat kesakitan saat terong Raka sudah masuk kedalam bagian intinya.


"apa ini yang harus aku praktekan?"tanya Lia pelan tapi masih terdengar oleh Raka.


"iya....kau harus membuatku seperti itu nanti malam"bisik Raka


Lia melihat Raka yang sudah berada disampingnya,sudah seperti hantu saja. Tiba-tiba ada , tiba-tiba hilang. Lia cemberut menatap Raka,kemudian dia kembali menonton. Wajah wanita yang mengulum batang terong pria itu terlihat sangat bergairah,Lia mengerutkan dahinya.


"apa enak ya?"tanya Lia pada dirinya sendiri


Si wanita sudah berada diatas pria itu,dia memasukan batang yang sudah dikulumnya kedalam vvvaggina nya kemudian dia mulai menggoyangkan pinggulnya dan melakukan gerakan naik turun secara perlahan-lahan. Lia mulai belingsetan,celana nya sudah basah. Raka seperti tau apa yang dialami Lia,dia meraba paha Lia. Kebetulan Lia hanya memakai dress selutut jadi sangat gampang untuk menggapai bagian inti Lia,Lia terkejut saat tangan Raka sudah berada dikedua belah paha nya.


Lia menutup laptop Raka,dia menghempaskan tangan Raka dan mengambil minum diatas meja yang ternyata tadi diambilkan oleh Raka. Dia meneguk habis minuman dingin itu,kemudian dia ingin beranjak pergi tapi tangan Raka menahannya.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2