
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Rani masih membulatkan matanya sempurna,dia tidak menyangka jika Dimas juga menonton film-film seperti ini. Awalnya dia ingin mematikannya karena di merasa malu,tapi kemudian dia membiarkan nya dan berpikir lebih baik melihatnya sebagai pelajaran
"hhmmm ...."desah Rani saat melihat seorang pria sudah m*r*m*s kedua p*y*d*r* wanita di film itu
Tanpa sadar tangan Rani pun ikut melakukan hal yang sama dengan p*y*d*r* nya,dia merasakan kalau miliknya sudah mengeras jadi lebih enak diremasnya. Saat Rani m*r*m*snya,Rani juga tidak menyadari kalau Dimas sudah masuk dan melihat apa yang dilakukan oleh Rani. Awalnya Dimas ingin mendekati Rani,tapi saat melihat yang dilakukan Rani membuat Dimas ingin melihat hal selanjutnya
Dimas pulang karena dia tidak jadi pergi keluar kota karena ada yang harus dilakukan dulu,hingga akhirnya dia memilih untuk pulang ke apartemen nya. Saat sampai didepan apartemen,Dimas langsung menekan kode password apartemen nya. Saat membuka pintu depan,dia mendengar suara desahan-desahan pelan.
__ADS_1
Dimas berjalan mengendap-endap sambil memperhatikan sekelilingnya,hingga akhirnya dia melihat Rani yang sedang menonton televisi dan melakukan sesuatu. Dia mendekat perlahan-lahan ke arah Rani,Dimas ingin melihat apa yang ditonton oleh Rani.
Dimas juga melihat pakaian yang dikenakan oleh Rani,dengan menelan Saliva nya dia memandang lekukan-lekukan pada tubuh Rani. Selama berapa bulan tinggal dengan Dimas,Rani selalu memakai pakaian yang kebesaran mulai dari kaos dan celana panjang yang longgar. Baru ini Dimas melihat keadaan Rani seperti ini,membuat adik kecilnya menegang dibalik celana jeans yang dikenakannya
Rani masih fokus pada film nya,saat seorang pria sudah menunggangi wanitanya. Apalagi pria itu menggoyang-goyang kan b*k*Ng nya,membuat Rani mulai ikut bergoyang sambil mengelus-elus bagian inti nya dari luar celana pendek yang dikenakannya. Dia mulai mendesah tak karuan,hingga akhirnya dia merasakan celananya sedikit basah.
Dimas masih memperhatikan Rani yang sudah mulai menurunkan celana nya dan mengelap bagian intinya itu dengan menggunakan tisu yang berada diatas meja,Dimas membelalakkan matanya. Dia tidak percaya dia bisa melihat bagian inti Rani,lampu ruang tamu memang dimatikan Rani sebelumnya hingga hanya lampu ruang televisi dan dapur yang hidup. Makanya Rani tidak menyadari kedatangan Dimas, apalagi Dimas mengatakan tidak pulang malam ini.
Dimas masih memperhatikan yang dilakukan Rani,Rani mulai membuka bajunya hingga memperlihatkan b*Ra berwarna merah selaras dengan kulit putihnya. B*k*t k*mb*rnya menyembul hampir keluar dari tempatnya,karena memang ukuran punya Rani lebih besar dari wanita biasanya.
__ADS_1
Rani mulai menggesek-gesekkan p*y*d*r*nya dan m*r*m*snya,dengan sebelah tangannya sibuk dibagian bawahnya. Saat tangan Rani mulai menjalar dibagian bawahnya,jari Rani hendak masuk mengikuti gerakan wanita didalam film itu. Melihat gerakan Rani,Dimas langsung tersadar. Dia berpura-pura hendak masuk dan menghidupkan lampu ruang tamu
"eekhhmmm....."deheman Dimas membuat Rani tersadar
Rani mematikan televisi dihadapannya,dengan cepat dia mengambil baju dan celana nya yang sudah dicampakannya tadi kelantai. Dia berlari menuju kamar nya,hingga membuat kakinya terselip dan terjatuh
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘🥰
__ADS_1