
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Aldo sudah selesai mandi,dia keluar dari kamar mandi dan memakai pakaiannya didepan viona juga citra. Citra langsung memalingkan wajahnya ,dia merasa malu melihat bentuk tubuh bahkan batang Aldo. Walaupun belum berdiri tapi terlihat besar dan gagah, sementara viona. Dia sudah membayangkan bisa melakukannya lagi dengan Aldo,tapi pria dihadapannya ini baru satu kali saja bercinta dengan nya.
"kenapa kamu masih disini?"tanya Aldo dengan suara lantang menatap viona,membuat kedua wanita itu terkejut
"keluar sekarang"teriak Aldo lagi
"aku perlu kejelasan"jawab viona merasa tidak tau malu
"kejelasan apa?kau....saat bercinta denganku ,kau sudah tak suci lagi. Jadi buat apa aku menerima mu lagi? sementara wanita yang suci saja, tidak mau meminta tanggung jawab ku"jelas Aldo kesal
"tapi Al...aku difitnah"jawab viona
"heh....aku melihat sendiri kau bersama pria asing itu di club"ucap Aldo
"sekarang keluar dari kamar ku,sebelum kesabaran ku habis"jelas Aldo kesal
Viona menghentakkan kakinya,dia berjalan keluar dari kamar juga apartemen Aldo. Aldo menghela nafasnya,dia merasa sangat pusing melihat wanita tidak tau malu seperti viona. Citra perlahan-lahan berjalan ke arah pintu,dia juga ingin keluar dari kamar itu dan pergi dari apartemen Aldo. Dia tidak ingin bertemu dengan Aldo,tapi tangannya ditarik oleh Aldo hingga tubuhnya berada dipelukan Aldo
"lepasin... aku akan keluar sekarang,kamu ngak usah mengusir ku,akan pergi sekarang juga"ucap citra mendorong tubuh Aldo
"aku ingin kau disini bersama ku,kita akan menemui mama ku sekarang"jawab Aldo
"apa?"tanya citra merasa tidak percaya
"dengar,aku ingin kau menjadi istriku seperti yang aku katakan tadi"jawab Aldo
Aldo melepaskan pelukannya,dia menatap citra yang sudah menangis terharu. Citra merasa tak pantas bersanding dengan Aldo yang diketahui citra seorang aparat pemerintah ,pasti Aldo dari keluarga baik-baik dan terhormat sedangkan dirinya hanya seorang yatim piatu yang tinggal dengan paman dan bibi nya yang merupakan keluarga sederhana dan memiliki banyak hutang karena pamannya yang hobi berjudi
"maaf... tapi aku ngak mau,keluarga tuan pasti tidak akan menerimaku jika tau aku dari keluarga miskin. Apalagi sekarang paman ku sedang mencari ku,sebaiknya anda mencari wanita yang benar-benar selevel dengan anda tuan"jelas citra menghapus air matanya.
Citra bersyukur ada niat Aldo yang ingin menikahinya tapi dia takut jika itu akan menghambat kehidupan Aldo,lebih baik citra hidup sendiri saja
"aku sudah bicara kan dengan mama ku, sekarang kita akan menemuinya"ucap Aldo santai
__ADS_1
Citra tidak bisa membantah ucapan Aldo,Aldo bahkan menyuruh anggotanya untuk mempersiapkan pakaian untuk dipakainya saat ini. Setelah selesai memakai pakaian dan berdandan sedikit, akhirnya Aldo pun membawa citra kerumahnya.
Mereka sudah sampai didepan rumah orang tua Aldo,Aldo membuka pintu mobil citra tapi citra masih saja duduk didalamnya. Seolah kakinya berat untuk melangkah kedalam rumahnya,karena melihat rumah orang tua Aldo yang besar dan mewah membuatnya semakin minder.
"ayo...."ajak Aldo membungkuk dan membukakan seal bet citra
Citra menarik tangan Aldo,dia menatap Aldo yang sudah sangat dekat oleh nya. Rasa takutnya semakin menjadi, tidak mungkin orang tua Aldo menerimanya dengan terbuka
"tuan....sebaiknya kita batalkan saja pertemuan ini,saya ngak pantas bertemu dengan orang tua anda"jelas citra gugup
Aldo tidak menjawab,dia menarik tangan citra untuk keluar dari mobilnya. Kemudian mengajaknya masuk kedalam rumah orang tuanya,citra masih mengikuti Aldo dari belakang. Itu pun karena tangan Aldo terus menarik tangannya,jika tidak mungkin dia sudah lari keluar.
Saat sampai didalam,terlihat ruangan yang cukup besar dengan peralatan yang mewah dan mahal pastinya. Citra masih merasa gugup,saat matanya menatap seorang wanita paruh baya dengan pakaian yang elegan dan berkelas. Masih terlihat cantik juga,membuat citra menelan Saliva nya dengan susah payah.
"Al....kamu datang sayang?"tanya wanita paruh baya itu yang ternyata mama nya Aldo
"iya ma....perkenalkan ini citra,citra akan menjadi istri Aldo ma ...."jelas Aldo sambil menarik tangan citra
Mama Aldo menatap citra dari atas hingga kebawah,dia selalu menginginkan yang terbaik buat Aldo. Melihat citra dengan pakaiannya yang pantas membuat mama Aldo menyinggung kan senyumnya.
"cit....citra..."panggil Aldo yang sudah menatap citra ,karena citra masih melamun
"eeh...iya tuan"jawab citra dan langsung duduk didekat mama Aldo
"citra kerja apa kuliah?"tanya mama Aldo ramah
"kerja nyonya"jawab citra
"kok manggilnya nyonya?panggil saja Tante "ucap mama Aldo
"iya...nyo...tante"jawab citra menundukan kepalanya
"kerja dimana?"tanya mama Aldo lagi,dia ingin mengetahui siapa citra karena dia belum sempat mencari tau
"di perusahaan om Doni ma"jawab Aldo cepat,karena merasa citra tidak nyaman dengan ucapan mama nya
__ADS_1
"sebagai apa? sekretaris,manager atau supervisor?"tanya mama Aldo lagi
"saya hanya staf karyawan biasa Tante "jawab citra ,dia sudah tau kemana arah pembicaraan ini
"hah....hanya sebagai staf karyawan saja?"tanya mama Aldo terkejut
Citra melihat reaksi yang diucapkan oleh mama nya Aldo,dia tau kalau mama nya itu tidak menyukainya. Oleh karena itu dia menarik nafasnya dengan dalam dan menetralkan detak jantungnya yang dari tadi berdetak tak karuan,dia akan menjelaskan siapa dirinya sebenarnya
"maaf nyonya....sebenarnya saya hanya seorang staff biasa diperusahaan pak Doni. Saya yatim piatu,orang tua saya meninggal sewaktu saya kecil. Kemudian saya tinggal dengan paman dan bibi saya yang saat ini banyak hutang,sekarang saya hanya tinggal sendiri dikos-kosan yang kecil. Saya hanya orang miskin yang tidak mempunyai rumah juga kendaraan,saya juga ngak punya apa-apa nyonya...."jelas citra jujur,baginya semuanya sama
Mama Aldo membulatkan matanya mendengar penjelasan citra,dia memandang Aldo yang sedang menatap ke arah citra. Tangan Aldo memegang erat tangan citra,seolah memberikan kekuatan untuknya. Tapi benar,tangan Aldo yang hangat benar-benar bisa membuatnya nyaman. Citra menoleh ke arah Aldo dan tersenyum
uueeekkk....
Tiba-tiba perut citra terasa mual,dia menutup mulutnya kemudian menahan nya. Lama kelamaan perutnya terasa membaik saat Aldo mengelus lembut punggungnya,citra kembali menatap Aldo dan tersenyum.
"terima kasih"ucap citra pelan
"jadi....kau hamil dan meminta Aldo untuk bertanggung jawab,begitu??"ucap mama Aldo dengan lembut tapi penuh dengan penekanan tidak suka ,Aldo yang mendengarnya merasa kesal. Dia ingin menyangkal ucapan mama nya tapi tangannya digenggam erat oleh citra. Aldo melihat ke arah citra yang menggelengkan kepalanya
"saya tidak hamil nyonya,saya juga tidak ingin tuan Aldo bertanggung jawab atas apa pun. Saya yang memaksa tuan Aldo untuk mengambil kesucian saya,saya juga sudah tau kalau dia sudah mempunyai pacar dan menikah dengan pacarnya. Saya juga tidak ada hubungan apa pun dengan tuan Aldo,anda tidak usah khawatir nyonya"jawab citra lagi dengan tenang,dia menahan air matanya yang akan jatuh
"kalau begitu saya permisi dulu"ucap citra sambil tersenyum
"cit..."panggil Aldo menatap citra yang tersenyum ke arahnya
"terima kasih tuan,anda sudah banyak menolong saya"jawab citra masih dengan senyumannya
"waaah....Aldo pulang,ini siapa?"ucap seorang pria paruh baya yang baru saja datang dari depan pintu
"bukan siapa-siapa pa,papa sudah pulang?"jawab mama Aldo menatap pria yang ternyata papa nya Aldo
"saya permisi dulu tuan"ucap citra sambil berjalan menunduk ke arah papa nya Aldo,air matanya sudah tidak dapat ditahannya lagi. Turun begitu saja,tapi hal itu terlihat oleh papa nya Aldo. Dia mengernyitkan dahinya,merasa telah tertinggal sesuatu yang terjadi sebelum ini.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘😘