
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Tiara terdiam,dia teringat dengan apa yang dikatakan Bu panti kalau keadaan satria saat ini sangat menyedihkan. Dari mulai dia mengidam sampai dirawat ,juga satria yang selalu menyibukkan diri nya dengan pekerjaannya hingga larut malam baru pulang. Tiara juga mendengar kalau sampai saat ini satria masih berusaha mencari keberadaan nya,kadang dia menyempatkan diri untuk mencarinya di jalan-jalan setelah pulang dari kantor
Sudah dua tahun berlalu,Tiara masih bekerja dicafe Bu Lastri. Sedangkan satria juga masih mencari Tiara,Bu panti merasa kasihan dengan satria juga Tiara. Berkali-kali ibu Kartini mendatangi panti,sambil menyumbang juga menanyakan keberadaan Tiara.
Ibu Kartini menceritakan semua yang dialami satria,malah menyuruhnya untuk menikah lagi tapi satria tidak mau dan malah menyibukkan diri dengan bekerja dan bekerja. Ibu Kartini sering menangis menceritakan apa yang dialami oleh satria
Pagi harinya
Tiara melakukan rutinitasnya seperti biasa, begitu juga dengan satria. Ibu Kartini mendatangi panti karena ingin menyumbang,juga menanyakan keberadaan Tiara.
"pagi....."sapa ibu Kartini saat sudah sampai didalam panti
__ADS_1
Ibu Kartini datang disaat jam sarapan anak-anak,ibu Kartini langsung masuk kedalam rumah panti seperti biasanya.
"pagi Bu....."ucap anak-anak panti
"Bu Kartini....ayo ikut sarapan"ucap Bu panti
Bu panti mengambil satu piring lagi untuk ibu Kartini,dia juga menyiapkan mangkuk untuk sup dan tempat duduk untuk ibu Kartini
Ibu Kartini memang ingin sarapan bersama anak-anak panti ,karena selama satria tinggal dirumah. Satria tidak pernah mau sarapan dirumah,dia selalu pergi pagi dan pulang larut malam.
"iya...terima kasih"jawab ibu Kartini
Ibu Kartini,Bu panti juga anak-anak menyantap sarapannya. Tak terasa air mata menetes di pipi ibu Kartini,dia sangat menginginkan makan bersama anak-anaknya hanya saja satria tidak pernah mau menemaninya makan. Sementara mbak Ranti,hanya sesekali saja bisa datang kerumah ibu Kartini karena mbak Ranti sudah memiliki anak kembar jadi sangat repot jika harus bepergian bila tak bersama suaminya
__ADS_1
Bu panti melihat ibu Kartini menangis,dia ikut merasa sedih . Selama ini ibu Kartini menahan tangisnya bila bersama nya,hanya sesekali tanpa terasa air matanya keluar.
Setelah selesai makan,Bu panti mengajak ibu Kartini ke kamarnya. Dia ingin memberitahukan keberadaan Tiara,dia sudah tidak sanggup melihat ibu Kartini juga satria menderita
"masuklah bu"ucap Bu panti menyuruh ibu Kartini masuk kedalam kamarnya
Bu panti sudah duduk di sofa dikamarnya,dia menepuk tempat duduk disebelahnya agar ibu Kartini dapat duduk disebelahnya
Bu panti memberikan ponselnya ke hadapan ibu Kartini, memperlihatkan layar ponselnya. Ibu Kartini bingung tapi dia tetap menerima ponsel Bu panti,saat melihatnya ibu Kartini langsung terkejut. Air matanya mengalir begitu saja,terlihat sebuah foto seorang wanita tua bersama wanita cantik dan seorang anak laki-laki tampan dan lucu.
Ibu Kartinii menangis melihat foto itu,dia benar-benar sangat rindu dengan wanita yang ada didalam foto itu. Apalagi ini kali pertama dia melihat bocah kecil yang tampan dan lucu itu,dia tersenyum dengan air mata yang masih menetes dengan deras di pipinya. Dia memandang layar ponsel Bu panti sambil sesekali melirik ke arah Bu panti yang tersenyum menatapnya
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih πππ