
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Tiara diam saja,dia masih memikirkan nasib bayi yang dikandungnya. Bagaimana bila saat lahiran dia tidak memiliki ayah?bagaimana nanti bila dia bersekolah?segala pertanyaan yang ada di kepalanya seolah berputar-putar,membuatnya pusing hingga akhirnya dia pingsan saat sedang berjalan keruangan dokter kandungan
Karena sudah direkomendasikan oleh dokter umum tadi,makanya Tiara hanya langsung mendaftarkan diri dan langsung disuruh masuk kedalam . Raka mengikuti nya dari belakangSaat sudah didalam dan ingin duduk,Tiara memandang tajam ke arah Raka.
"iiish.. ni orang sudah disuruh pergi ... masih saja ngikutin"gumam Tiara kesal
"dengan ibu Tiara?"tanya dokter wanita itu
"iya dok... "jawab Tiara sambil tersenyum
"silahkan naik ketempat tidur ya"ucap dokter itu lagi
Tiara naik ke tempat tidur,dia merebahkan tubuhnya kemudian dokter dan perawat datang. Mereka langsung menyibakkan dress yang dipakai Tiara tapi sebelumnya menutup bagian bawah Tiara pakai selimut,mengolesi perutnya dengan jel.
Tiara merasa malu,karena Raka masih memperhatikan Tiara dan juga yang dilakukan oleh dokter. Kemudian dokter itu meletakan alat diatas perut Tiara yang sudah diolesi jel sambil melihat ke arah monitor yang berada disamping tempat tidur
__ADS_1
"ibu dan bapak,lihat ini..."ucap dokter itu menunjuk ke layar monitor yang terdapat gambar kacang kecil
Raka dan Tiara secara serentak melihat ke monitor,mereka masih bingung dengan apa yang dilihatnya.
"ini calon bayi anda,perkiraan kehamilan ibu Tiara sudah 8 Minggu. Masih sangat muda,jadi harus dijaga ya buk...pak..."jelas dokter itu
Raka tersenyum karena dianggap sebagai suami Tiara,dia tidak keberatan dikatakan suami Tiara. Tiara hanya diam menatap layar monitor,ada makhluk hidup didalam rahimnya.
tiba-tiba air matanya menetes,perasaannya antara senang dan sedih. Raka mendekati Tiara,dia memeluk tubuh Tiara yang masih berada diatas tempat tidur dalam keadaan duduk dan menatap layar monitor
Raka memeluk tubuh Tiara dengan erat,Tiara tidak menolaknya karena memang saat ini dia sangat membutuhkan pelukan. Air mata Tiara keluar semakin derasnya,Raka mengusap punggung Tiara dengan lembut
Raka melepaskan pelukannya,dia membantu Tiara pulang dari tempat tidur dan duduk dihadapan dokter. Dokter memandang pasangan muda itu,dia tersenyum
"apakah ini anak pertama anda Bu?"tanya dokter itu
"iya dok...."jawab Raka
__ADS_1
"selamat ya pak....Bu....,ini foto USG anak anda...."ucap dokter itu sambil memberikan selembar foto kepada Tiara
Tiara masih menangis,dia melihat foto calon bayi nya. Raka mengajak Tiara keluar dari ruangan dokter karena dokter sudah selesai memeriksa Tiara,dokter juga memberikan selembar kertas resep vitamin untuk ditembus di apotik rumah sakit itu. Raka mengambilnya dan berjalan dengan merangkul Tiara mengajaknya untuk duduk didepan apotik
"duduklah... aku akan mengambilkan vitamin nya"ucap Tiara
Raka memberikan kertas itu kepada apoteker dan kembali ketempat Tiara duduk,Raka menatap wajah Tiara yang masih menangis
"menangis lah sepuasnya, setelah itu kau harus kuat dan makan yang banyak agar anak yang kau kandung menjadi sehat"jelas Raka
Tiara menatap Raka,harusnya sekarang yang berada disini adalah satria . Hati Tiara seakan sakit,dia memandangi Raka
"terima kasih...."ucap Tiara sambil tersenyum
Raka menghapus sisa air mata di pipi Tiara,dia tersenyum menatap Tiara. Ada perasaan damai bisa berdekatan dengannya,entah kenapa tiap bertemu dengan Tiara...hati Raka merasa senang
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘