
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
flashback on
Asisten satria sudah berada didalam apartemen satria,dia mengetahui password apartemen satria. Dia melihat Renata sedang berbicara ditelpon dengan seseorang, sebenarnya dia tidak ingin tau apa yang terjadi hanya saja dia merasa khawatir dengan apa yang di dengarnya.
"sayang....aku akan segera datang ketempat mu,kau jangan khawatir."ucap Renata dengan seseorang diujung telpon
"aku juga mencintaimu,kau jangan takut... aku lagi berusaha untuk menguasai harta satria setelah dia bangkrut maka aku akan meninggalkan nya"ucap Renata sambil tersenyum
Mendengar ucapan Renata, asisten satria merekam pembicaraan Renata ditelpon. Dia juga bersembunyi dibalik sofa,karena Renata tidak memperhatikan sekitarnya.
Tak lama kemudian,Renata pun pergi keluar dari apartemen sementara asisten satria sudah mengelus dadanya. Takut jika Renata mengetahui kalau dia merekam percakapan Renata ditelpon,kalau sampai Renata tau maka dia akan melakukan sesuatu agar asisten satria tidak dipercaya oleh satria. Dia tau betul sifat licik Renata
flashback off
Asisten satria menunjukan percakapan Renata, kemudian dia juga sudah menyiapkan berkas sewaktu Renata menikah dengan pengusaha luar negri dan setelah pengusaha itu bangkrut ....Renata langsung meninggalkan nya, apalagi Renata tega meninggalkan anaknya dari pengusaha itu.
__ADS_1
Satria mengernyitkan alisnya,dia tidak tau kalau asistennya ini sangat perduli padanya sampai rela mencari tau mengenai kehidupan Renata setelah meninggalkannya.
Satria menatap asistennya dengan tatapan berterima kasih
"jadi bagaimana dok?"tanya satria
"untuk sementara anda harus di opname disini dulu,karena anda kekurangan cairan ."jelas dokter
"hhmm....apa tidak bisa dirumah saja dok?"tanya satria
"lebih baik dirumah sakit pak,kalau dirumah ....apa ada yang akan merawat anda?"tanya dokter itu lagi
"lebih baik anda istirahat dirumah sakit dulu tuan, urusan kantor serahkan saja pada saya."ucap asisten satria
Dengan sedikit paksaan , akhirnya satria bersedia dirawat dirumah sakit. Semua urusan perusahaan telah diurus oleh asisten nya, sekarang dia hanya berpikir untuk mengurus masalah Renata. Satria sudah memikirkan apa yang akan dilakukannya untuk Renata,dia ingin memastikan siapa yang hamil. Renata atau Tiara
"aku harus meminta bantuan mama terlebih dahulu...hoeek....hoeeek...."gumam satria sambil memegang perutnya yang mual
__ADS_1
Satria langsung berlari kedalam kamar mandi,dia memuntahkan semua sarapan pagi ini. Kepalanya terasa pusing,setelah mengeluarkan semuanya. Dia terduduk dilantai kamar mandi,tubuhnya terasa lemas
Satria keluar dari kamar mandi, setelah merasakan tubuhnya sedikit enakan. Dia kembali duduk diatas tempat tidurnya,mengambil ponselnya yang diletakkan diatas meja.
tuuut....
tuuut....
"ya....ada apa telpon mama?"terdengar suara ibu Kartini menjawab telponnya dengan nada ketus
"satria dirumah sakit sekarang ma..."jawab satria pelan
Ibu Kartini terkejut mendengarnya, walaupun satria sudah bertindak kasar pada nya tapi satria juga anaknya .Tidak mungkin seorang ibu rela melihat anaknya terbaring sakit dirumah sakit sendirian
"dirumah sakit mana?kamu sakit apa sayang?"tanya ibu Kartini khawatir
Satria tersenyum,dia sangat mengenal mama nya. Ibu Kartini yang selalu menyayanginya,selalu perduli dengan orang lain yang kesusahan apalagi sama anaknya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... makasih ππππ