Pelayan Hati

Pelayan Hati
#104


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


flashback on


Asisten satria sudah berada didalam apartemen satria,dia mengetahui password apartemen satria. Dia melihat Renata sedang berbicara ditelpon dengan seseorang, sebenarnya dia tidak ingin tau apa yang terjadi hanya saja dia merasa khawatir dengan apa yang di dengarnya.


"sayang....aku akan segera datang ketempat mu,kau jangan khawatir."ucap Renata dengan seseorang diujung telpon


"aku juga mencintaimu,kau jangan takut... aku lagi berusaha untuk menguasai harta satria setelah dia bangkrut maka aku akan meninggalkan nya"ucap Renata sambil tersenyum


Mendengar ucapan Renata, asisten satria merekam pembicaraan Renata ditelpon. Dia juga bersembunyi dibalik sofa,karena Renata tidak memperhatikan sekitarnya.


Tak lama kemudian,Renata pun pergi keluar dari apartemen sementara asisten satria sudah mengelus dadanya. Takut jika Renata mengetahui kalau dia merekam percakapan Renata ditelpon,kalau sampai Renata tau maka dia akan melakukan sesuatu agar asisten satria tidak dipercaya oleh satria. Dia tau betul sifat licik Renata


flashback off


Asisten satria menunjukan percakapan Renata, kemudian dia juga sudah menyiapkan berkas sewaktu Renata menikah dengan pengusaha luar negri dan setelah pengusaha itu bangkrut ....Renata langsung meninggalkan nya, apalagi Renata tega meninggalkan anaknya dari pengusaha itu.

__ADS_1


Satria mengernyitkan alisnya,dia tidak tau kalau asistennya ini sangat perduli padanya sampai rela mencari tau mengenai kehidupan Renata setelah meninggalkannya.


Satria menatap asistennya dengan tatapan berterima kasih


"jadi bagaimana dok?"tanya satria


"untuk sementara anda harus di opname disini dulu,karena anda kekurangan cairan ."jelas dokter


"hhmm....apa tidak bisa dirumah saja dok?"tanya satria


"lebih baik dirumah sakit pak,kalau dirumah ....apa ada yang akan merawat anda?"tanya dokter itu lagi


"lebih baik anda istirahat dirumah sakit dulu tuan, urusan kantor serahkan saja pada saya."ucap asisten satria


Dengan sedikit paksaan , akhirnya satria bersedia dirawat dirumah sakit. Semua urusan perusahaan telah diurus oleh asisten nya, sekarang dia hanya berpikir untuk mengurus masalah Renata. Satria sudah memikirkan apa yang akan dilakukannya untuk Renata,dia ingin memastikan siapa yang hamil. Renata atau Tiara


"aku harus meminta bantuan mama terlebih dahulu...hoeek....hoeeek...."gumam satria sambil memegang perutnya yang mual

__ADS_1


Satria langsung berlari kedalam kamar mandi,dia memuntahkan semua sarapan pagi ini. Kepalanya terasa pusing,setelah mengeluarkan semuanya. Dia terduduk dilantai kamar mandi,tubuhnya terasa lemas


Satria keluar dari kamar mandi, setelah merasakan tubuhnya sedikit enakan. Dia kembali duduk diatas tempat tidurnya,mengambil ponselnya yang diletakkan diatas meja.


tuuut....


tuuut....


"ya....ada apa telpon mama?"terdengar suara ibu Kartini menjawab telponnya dengan nada ketus


"satria dirumah sakit sekarang ma..."jawab satria pelan


Ibu Kartini terkejut mendengarnya, walaupun satria sudah bertindak kasar pada nya tapi satria juga anaknya .Tidak mungkin seorang ibu rela melihat anaknya terbaring sakit dirumah sakit sendirian


"dirumah sakit mana?kamu sakit apa sayang?"tanya ibu Kartini khawatir


Satria tersenyum,dia sangat mengenal mama nya. Ibu Kartini yang selalu menyayanginya,selalu perduli dengan orang lain yang kesusahan apalagi sama anaknya

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... makasih 😘😘😘😘


__ADS_2