
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Ibu Kartini menyusul satria ke kamar mandi,dia memijit-mijit punggung belakang satria. Berharap muntahnya selesai,setelah merasa agak redahan. Ibu Kartini membantu memapah satria kembali ke tempat tidurnya.
"istirahat lah ....mama akan kembali kerumah,mama akan memanggil pelayan untuk mengurus mu dan menjaga mu disini"ucap ibu Kartini
ibu Kartini kembali kerumahnya,dia sudah merasa lega karena sudah membereskan Renata. Renata tidak akan bisa mengganggu Tiara dan satria lagi. Tubuhnya sudah merasa lelah,karena seharian mengurusi Renata,hingga membuat sandiwara dengan satria.
Ibu Kartini menyuruh salah satu pelayannya untuk berjaga dirumah sakit,dia langsung istirahat dikamarnya.
"jika ada Tiara,mungkin Tiara yang akan menjaga satria. Besok pagi aku akan pergi ke panti"gumam ibu Kartini sambil memejamkan matanya
ditempat lain....
Pulang dari cafe ,tubuh Tiara merasa lelah. Hari ini dicafe banyak sekali pelanggan hingga akhirnya dia ikut lembur juga,dia merebahkan tubuhnya. Berusaha memejamkan matanya,tapi tidak bisa karena perutnya terasa lapar
Tiara berdiri dan berjalan ke arah cermin,dia melihat tubuhnya yang sedikit membesar. Memegang payudara nya dengan kedua tangannya.
__ADS_1
"perasaan dada ku tidak sebesar ini,tapi kenapa ini besar sekali"ucap Tiara
Tiara bingung dengan perubahan tubuhnya,mulai dari payudara nya juga b*k*ngnya juga besar. Apalagi beberapa hari ini nafsu makannya juga sangat tinggi,malah tiap malam sering kelaparan seperti sekarang ini
Tiara keluar dari kamarnya,dia memeriksa lemari yang ada didapur nya. Dia melihat mie instan,dia mulai memasaknya dengan sedikit bawang dan cabai bubuk karena malam ini ntah mengapa dia ingin makan yang agak pedas.
Mendengar suara di dapur,nenek Tiara terbangun dan melihat nya ke dapur. Mendapatkan Tiara yang sedang memasak,nenek Tiara mendekatinya
"kamu sedang apa ra?"tanya nenek
"iya....nenek pikir tadi ada tikus, ternyata benar...tikusnya sangat besar ha...ha..."ucap nenek
"enak saja nenek bilang Ara tikus...."jawab Tiara cemberut
"maaf ya nek... Ara lapar,makanya Ara buat mi instan. Apa nenek mau?biar Ara buat agak banyak"ucap Tiara lagi
"tidak....nenek hanya haus saja"jawab nenek sambil mengambil gelas untuk air
__ADS_1
"apa tadi kamu ngak makan dicafe ra?"tanya nenek
"makan nek,tapi sekarang aku lapar lagi"jawab Tiara
Tiara melanjutkan memasak mi instannya,dia membuat dua bungkus mi instan karena perutnya sangatlah lapar. Nenek duduk dimeja makan kecil didapur,dia melihat Tiara memasak dan dia juga ingin menemani Tiara makan.
Setelah selesai,Tiara meletakan makanan diatas meja. Dia mulai memakan masakannya, sementara nenek hanya memperhatikan Tiara yang sedang makan dengan rakusnya. Memang beberapa hari ini Tiara selalu makan malam dan selalu ditemani nenek. Biasanya Tiara tidak pernah makan malam, apalagi tubuh Tiara yang sudah sedikit bengkak.
Nenek mengamati bentuk tubuh Tiara dari bagian belakang,saat Tiara sedang mencuci mangkok bekas makannya tadi.
"Ra... kamu kapan terakhir kali menstruasi?"tanya nenek
Tiara terkejut mendengar pertanyaan nenek,dia melihat ke arah neneknya. Mengingat-ingat kapan terakhir kali dia datang bulan,dia lupa....karena sibuk memikirkan Renata dan satria waktu itu
Bersambung....
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.. makasih πππ
__ADS_1