
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Dimas mengangkat panggilan dari ponsel Rani,tapi dia tidak mengeluarkan suara sedikit pun. Dia menunggu suara yang diseberang
"hallo Ran....besok kamu jadi datang ke restauran kan?"tanya suara pria dari seberang telpon
Dimas masih diam,menunggu ucapan dari pria itu lagi. Randy pun merasa bingung karena Rani tidak menjawab,dia menatap ponselnya. Panggilan masih terhubung tapi tak terdengar suara Rani
"ran ...Rani....kamu jadi kerja direstauran kan?"panggil Randy lagi dengan lembut
Awalnya Dimas merasa heran karena Rani janjian dengan Randy direstauran,tapi setelah mendengar Randy yang mengucapkan pekerjaan membuat Dimas tersenyum. Dia berpikir pasti Randy yang mempunyai restauran itu
"eekhm....maaf tuan,Rani sedang tidur"jawab Dimas sopan
"tidur?ini siapa?"tanya Randy penasaran
"saya calon suami Rani,sebentar lagi kami akan menikah"jelas Dimas
"menikah?eekhmm....apa anda tuan Dimas?"tanya Randy
"benar....apa Rani mengatakan sesuatu pada anda mengenai saya?"ucap Dimas tersenyum
"ya....dia mengatakan kalau anda sudah mengambil mahkotanya yang paling berharga"jawab Randy
__ADS_1
deeg....
Hati Dimas terasa dicabik-cabik,dia tidak menyangka jika Rani akan mengatakan hal pribadi seperti itu pada Randy orang yang baru dikenalnya.
"hallo....apa anda masih disana tuan?"tanya Randy yang membuyarkan lamunan Dimas
"hhmm....iya,saya masih disini"jawab Dimas lagi
"baiklah....kalau begitu maaf jika saya mengganggu ....tolong sampaikan pada Rani,besok saya menunggunya direstauran"ucap Randy mematikan panggilan ponselnya
Dimas benar-benar sangat marah,dia mendekati Rani. Dimas menarik selimut yang menutupi tubuh rani,dia naik ke atas tubuh Rani dan menindihnya. Rani merasa terusik,dia menatap Dimas yang sudah berada di atas . Wajah Dimas terlihat memerah,dia menatap Rani dengan tajam.
Rani seperti tersadar,dia tau jika Dimas sedang marah tapi karena apa....Rani akan mencari tau nya nanti . Sekarang dia harus menjinakkan singa marah didepannya ini,Rani mulai mengalungkan tangannya ke belakang leher Dimas. Dia mengecup bibir Dimas sekilas, kemudian dia menatap mata Dimas dengan menggoda.
"kamu kenapa sayang?hhmmm...."bisik Rani sambil menciumi dan mengigit leher Dimas
cup....cup...cup...
Rani mencium kedua mata Dimas juga ujung hidungnya,dia kembali menatap Dimas. Dimas tersenyum diperlakukan oleh Rani seperti itu,Dimas melllummat bibir Rani dengan lembut. Rani pun membalasnya,kemudian Rani melepaskan ciumannya. Dia menciumi tubuh Dimas dari atas hingga ke bagian perutnya,sesekali menggghiisaaap ppputiing sssuusuu Dimas.
Desahan lolos keluar dari bibir Dimas,dia benar-benar menikmati sentuhan Rani. Rani bermain di bagian pusar Dimas,membuat Dimas bergetar. Rani berhenti dan menatap mata Dimas lagi,mata itu sudah berganti dengan kabut gairah bukan lagi amarah.
"sayang....katakan...ada apa?kalau tidak aku ngak akan melanjutkan nya lagi...hhmm...."bisik Rani
__ADS_1
Dimas masih diam saja,Rani mulai bergerak ke bawah. Dia menatap pusaka Dimas yang sudah berdiri tegak,dia mulai memasukan nya kedalam mulutnya. Membenamkan nya didalam mulutnya,Rani pun mengguullum... menjjjillatti dan menggghiisaaap pusaka Dimas dengan lembut.
Dimas mendesah tak karuan,dia menatap Rani yang sudah berhenti mengguullum pusakanya. Rani tersenyum, kemudian dia berbaring disamping Dimas. Dimas merasa bingung,karena merasa tanggung menahan pusakanya yang sudah ingin dilayani lagi
"sa....sayang ... kenapa berhenti?"tanya Dimas lembut
"kau kenapa?katakan pada ku,baru aku akan membuatmu mencapai puncak"bisik Rani lagi
Dimas mengerucutkan bibirnya,Rani langsung menciumnya bertubi-tubi sambil tertawa. Dia memeluk tubuh Dimas,meletakan kepalanya diatas dada Dimas
"hhmmm.....tadi Randi menelponmu,dia mengatakan semuanya"ucap Dimas menahan nafsunya
"mengatakan apa?"tanya Rani penasaran
Pasti ada perkataan Randi yang membuat Dimas tidak suka,Dimas menatap Rani yang masih menunggu Jawaban darinya.
Akhirnya Dimas menceritakan semuanya,Rani terkejut karena Randy mengatakannya pada Dimas. Untung saja sekarang dia sudah tau betul bagaimana menghadapi Dimas,Rani tersenyum saat Dimas kembali kesal pada Rani
"maafkan aku....aku pikir kau akan meninggalkan aku,aku merasa takut karena kau seperti nya suka padaku karena ingin bercinta dengan ku saja"jawab Rani
"dengar....aku mencintaimu,sekarang ....nanti Dan selamanya. Aku yang merasa takut kalau kau meninggalkan aku,maafkan atas perkataan ku waktu itu"jelas Dimas sambil memeluk tubuh Rani
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘😘😘😘