
#62
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Satria membawa mobilnya,memecah jalanan yang sepi. Dia memang terbiasa membawa mobil sendiri ke kantornya,sementara tiara masih berada didapur bersama ibu kartini. Mereka berencana membuat kue bersama seperti dulu lagi,tapi kali ini dia bukan sebagai pelayan tapi sebagai menantu ibu kartini
"ra....apa benar kamu sudah menikah dengan satria?"tanya ibu kartini sambil menimbang tepung yang akan digunakan untuk membuat kue
"iitu....iya...bu,mendadak karena suatu hal. Maaf ya bu"jawab tiara dengan nada pelan
"kenapa minta maaf?"tanya ibu kartini heran dengan tingkah tiara
"karena ibu mendapatkan menantu yang hanya seorang pelayan,apalagi orangnya sperti ara"jawab tiara yang masih menundukan wajahnya kebawah
"ha...ha...ha....mama ngak pernah mempermasalahkan menantu mama harus seperti apa dan dari mana asalnya,yang penting dia baik dan sayang sama anak mama"jelas ibu kartini
__ADS_1
"sudah mama bilang,kamu manggilnya mama juga"ucap ibu kartini
Mereka melanjutkan membuat kuenya lagi,ibu kartini menceritakan semua mengenai satria dari mulai makanan kesukaannya hingga segala sesuatu yang berhubungan dengan satria.
Tiara mengingat semuanya,walaupun pernikahannya hanya berjalan sebulan saja. Tapi tiara ingin menjadi seorang istri yang baik buat satria, tiara ingin mengenang saat-saat bersama dengan satria karena sepertinya tiara mulai mencintai satria
Setelah selesai membuat kue,ibu kartini dan tiara duduk dihalaman belakang seperti biasa yang dilakukan mereka dulu
"sebenarnya apa yang terjadi?kenapa bisa satria berubah pikiran dan menikahimu?"tanya ibu kartini
"mama lihat sikap satria sudah berubah"ucap ibu kartini sambil memegang tangan tiara
"dulu satria punya seorang pacar,tapi ternyata pacarnya menyukai dimas. Satria sempat marah saat mengetahuinya, hingga satria mulai memuaskan nafsunya dengan membayar wanita-wanita untuk pelampiasan hasratnya"jelas ibu kartini
"apalagi sikapnya menjadi semakin cuek dan dingin,tidak suka dengan wanita. Mama juga bru tau kalau satria sering melampiaskan nafsunya dengan membayar wanita-wanita, tapi sekarang sudah ada kamu"ucap ibu kartini lagi sambil mengelus-elus rambut tiara
__ADS_1
"aku juga wanita yang dibayar nya selama sebulan ma....hanya saja aku yang minta menjadi istrinya walau hanya sebulan,mungkin kalau aku tidak memintanya...pasti aku akan dijadikan sebagai simpanannya saja." gumam tiara dalam hati
Tiara tersenyum menanggapi ucapan ibu kartini,tapi didalam hatinya....dia benar-benar sedih,karena dia sama saja dengan wanita-wanita lainnya yang dibayar oleh satria. Walaupun tiara melakukannya untuk neneknya tetap saja dia wanita yang dibayar oleh satria
"kamu kok diam saja?"tanya ibu kartini heran
Tiara masih dengan pikirannya,hingga tersadar dengan tepukan ibu kartini pada tangannya. Tiara tersenyum menatap ibu kartini
"ngak apa-apa kok ma..."jawab tiara
"berarti satria masih memiliki perasaan terhadap wanita yang dicintainya,mungkin memang benar...dia hanya terobsesi dengan tubuhku saja karena perjumpaan pertama saja dia rela memberikan sebuah toko buat ku tapi dengan syarat aku harus bertarung dengannya dan membuka pakaianku"batin tiara
Tiba-tiba dada tiara terasa sesak,setelah memikirkan apa saja yang diucapkan ibu kartini. Dia memang harus pergi setelah sebulan karena begitulah perjanjiannya walaupun mereka tidak membuat surat perjanjian
bersambung....
__ADS_1
jangan lupa vote,like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘