
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Viona benar-benar sudah tidak dapat lagi berkata apa pun,betapa bodohnya dia. Tidak memikirkan untuk mengcopy video yang baru saja direkamnya ke dalam akun nya yang lain,malah mama Aldo yang licik bisa mengambil video bercintanya dengan beberapa pria asing
"aaaakkkh....."teriak viona kesal,dia tidak memperdulikan siapa pun lagi yang menatapnya dengan bingung dicafe itu
Dengan rasa kesal yang sangat ,viona pun tidak ingin lagi mendekati Aldo. Ternyata dia sudah sangat salah sasaran mendekati Aldo,dia pikir dia akan dengan mudah menjebak Aldo. Viona memilih untuk melanjutkan hidupnya dengan bersenang-senang lagi seperti biasanya,dia tidak ingin lagi mendekati Aldo dan keluarganya
Disaat bersamaan,putri masih menatap wajah citra yang masih sembab. Dia merasa kasihan pada citra,ingin rasanya ia ikut pindah bersama citra kesana tapi apa citra mau jika dia ikut kesana.
Citra masih setia dengan pekerjaan nya,rasanya dia ingin cepat-cepat pergi dari sana. Berulang kali ponselnya berdering,terlihat nomor yang sama yang dipakai oleh Aldo saat terakhir kali dirinya menelpon.
flashback on
Citra yang sudah tersadar dan mengetahui dirinya sedang hamil,memilih untuk beristirahat dan menunggu putri juga Danu yang sedang membuat makanan. Kemudian tak lama ponselnya berdering,terlihat nomor asing yang tidak disimpan nya. Rasanya ragu untuk mengangkat nya,tapi karena telpon itu terus berdering akhirnya citra mengangkat nya dan menjawab. Citra masih diam saat suara disana juga diam, karena penasaran akhirnya citra pun mengeluarkan suaranya lebih dulu
"hallo...."ucap citra pelan
"sayang ....kamu dimana?aku sudah di kos mu,tapi kamu ngak ada"jawab suara pria diujung sana cepat,terdengar suaranya sangat khawatir sekali
"aku baik-baik saja...."jawab citra menahan tangisnya
"syukurlah.... kalau begitu sekarang kamu dimana?aku akan segera kesana"ucap pria itu yang tak lain adalah Aldo
"aku tidak apa-apa,hhmm.... sepertinya mama tuan tidak menyukaiku,lebih baik kita tidak usah bertemu lagi. "ucap citra pelan,kali ini air matanya sudah menetes dipipinya
"beritahu aku , sekarang kau dimana?"teriak Aldo , sepertinya Aldo sudah benar-benar kesal
"menikahlah dengan orang yang sama dengan anda tuan,aku baik-baik saja kok. Semoga anda bahagia selalu"jawab citra sambil menutup ponselnya
__ADS_1
Hatinya benar-benar sakit,tapi seharusnya dia tidak berhak untuk sakit hati. Ini semua sudah menjadi keputusan nya,biarkan semuanya berjalan apa adanya dan seperti biasanya. Begitulah batin citra,dia kembali mengelus perutnya yang masih rata dan tersenyum.
flashback off
Hari sudah sore,waktunya pulang kerja. Putri sudah mendekati citra,dia tau citra masih ingin mengerjakan tugas-tugas nya agar segera selesai.
"hei....ayo kita pulang mam"ucap Putri menepuk bahu citra
"mam??"tanya citra bingung
"ha....ha....sebentar lagi kau akan menjadi mam,bukan begitu?"jawab putri lagi
"kau ini....sebentar,aku bereskan dulu ini."ucap citra sambil membereskan semua berkas-berkas yang ada di mejanya
"selesai....ayo kita pulang,tapi aku ingin makan siomay diseberang jalan dulu. Temani ya???"ucap citra manja sambil bergelayutan dilengan putri
"baiklah cantik...."jawab putri sambil mencubit dagu citra
"ada apa?"tanya Putri bingung
"Aldo???"jawab citra sambil menunjuk ke arah pria berseragam itu
"tolong aku put,aku ngak mau dia melihat ku. Katakan padanya kalau aku sudah pulang dari tadi"ucap citra lagi
Putri berjalan lebih dulu,dia pura-pura tidak tau kalau ada Aldo tapi dia berusaha berjalan agak mendekati nya agar Aldo tau dirinya dan bertanya padanya
."nona putri?"sapa Aldo ramah
"apa lihat citra?"tanya Aldo pada putri yang sudah berhenti didepan nya
__ADS_1
"citra?dia sudah pulang lebih dulu,tadi dia tidak enak badan makanya dia ijin pulang duluan. Kamu???temannya pak Danu kan?"jelas putri seolah tidak mengenal Aldo
"iya....saya yang pernah datang ke apartemen anda bersama pak Danu waktu itu"jawab Aldo
"baiklah....kalau begitu aku permisi dulu ya"ucap Putri
Sebenarnya ingin sekali putri mempersatukan Aldo dan citra tapi melihat Mama nya Aldo pagi tadi,membuatnya takut jika citra akan diperlakukan tidak baik olehnya. Aldo merasa semakin cemas mendengar citra yang sedang sakit,dia harus mencari tau keberadaan citra
"hhmmm....nona putri,bisa tolong beritahu saya dimana sekarang citra tinggal?"tanya Aldo
Putri memberitahukan kos milik citra yang lama, memang citra masih tinggal di tempat itu. Apalagi barang-barang nya juga masih disana,siapa tau Aldo bisa meluluhkan hati citra dan mereka bisa kawin lari. Putri berharap mereka bisa bersatu dan bahagia,baginya kebahagiaan citra lebih utama daripada harta Aldo.
"tapi.....saya sudah kesana ,citra tidak pulang berapa hari ini"jawab Aldo dengan matanya yang masih menggunakan kaca mata hitam
Putri mengerutkan dahinya,dia menatap wajah Aldo yang terlihat sedih. Matanya,putri tidak dapat melihatnya dengan jelas karena terhalang kaca mata hitamnya. Mungkin mata itu terlihat sembab,karena mungkin saja Aldo menunggu didepan gang kos-kosan citra beberapa hari ini. Buktinya dia mengatakan citra tidak pulang
"apa....tidak ada tempat lain yang ditujunya?tolong saya nona,saya hanya ingin bertemu dengan citra. Ada yang harus saya sampaikan pada nya?"ucap Aldo memohon pada putri, suaranya sudah bergetar seperti sedang menahan tangisnya
Putri masih bingung,tapi dia ingin sekali menyatukan mereka berdua. Paling tidak,citra dan Aldo harus bicara.
"begini saja....berikan nomor mu,jika citra akan pulang kerumah kos nya. Aku akan memberitahumu,tapi jangan katakan kalau aku yang kasih tau. Kalian bicarakan masalah kalian berdua dengan tenang,sebelum ...."ucap Putri kemudian terdiam,dia hampir saja keceplosan mengatakan citra akan pergi jauh
."sebelum apa nona?"tanya Aldo bingung
"tidak ada...memang sebaiknya kalian harus bicara,setelah itu kalian yang akan memutuskan bagaimana selanjutnya"jelas putri
Aldo pun pergi,Aldo merasa kalau citra pasti sudah mengatakan semuanya pada putri. Makanya putri bersedia membantunya,dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan putri nantinya. Aldo memilih berhenti tak jauh dari gerbang perusahaan pak Doni,dia ingin memastikan sesuatu. Tak lama putri dan citra keluar dari gerbang itu,Aldo melihatnya dengan jelas. Ini lah yang ingin dipastikan nya,Aldo tersenyum melihat citra yang sedang memakan siomay dengan lahap didepan perusahaan itu hingga akhirnya putri dan citra kembali ke apartemen putri dan Aldo masih mengikutinya.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘