Pelayan Hati

Pelayan Hati
#72


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Rani sudah selesai membersihkan kamar dimas,dia berjalan mengikuti langkah kaki dimas dibelakangnya. Mereka kembali ke depan televisi,dimas duduk didepan televisi sambil memegang ponselnya dan membuka aplikasi jual beli online.


Sementara rani berdiri disamping sofa,menatap ke arah televisi dan sesekali ke arah dimas yang sibuk dengan ponselnya


"duduklah...."ucap dimas sambil menepuk sofa disampingnya


"ta...tapi tuan"jawab rani gugup,dia merasa tidak pantas duduk bersebelahan dengan dimas yang berstatus majikannya


Rani memilih duduk diambal,dibawah kaki dimas. Dengan baju kemeja yang hanya sepaha dan tidak memakai celana dalam,membuatnya sedikit kesusahan untuk duduk. Dia bingung harus duduk seperti apa,dimas yang melihat rani duduk dibawahnya dengan masih mencari posisi yang pas buat duduk dengan nyaman membuat dimas semakin memandang paha mulus rani.


"kenapa kau duduk dibawah?"tanya dimas masih bingung dengan sikap rani

__ADS_1


"sa...saya kan hanya pelayan pak,jadi sebaiknya saya duduk dibawah saja"jawab rani yang masih sibuk mencari posisi enak buat duduk


"aku bilang duduk disini" ucap dimas sambil menatap tajam mata rani


Rani mau tak mau ingin pindah ke atas sofa,saat hendak berdiri kemeja bagian bawah rani tersibak dan terlihat jelas oleh dimas daerah sensitif rani yang ditumbuhi rambut-rambut tipis. Walaupun sekilas jelas membuat nafsu birahinya bangkit lagi


Dimas mengusap wajahnya kasar, apalagi sekarang rani sudah duduk disampingnya. Dimas melihat kearah rani,menatapnya dengan tatapan penuh nafsu. Tapi dengan segera dia langsung mengurungkan niatnya,ditahannya nafsu birahinya. Dia belum tau jelas,apa dia mencintai rani atau tidak. Karena sebelumnya dia menyukai tiara,tapi karena mendengar kalau tiara adalah istri sahabatnya satria membuatnya ingin segera melupakan tiara. Dimas memang tidak tau kenapa satria dan tiara menikah,hanya saja satria dari dulu sangat sulit berdekatan dengan wanita hingga akhirnya dia suka bermain dengan wanita karena ditinggalkan renata.


Ntah karena benci dengan wanita,sehingga dia memanggil dan membayar wanita untuk memuaskannya atau memang karena faktor syahwatnya yang harus tersalurkan. Walaupun begitu,dimas tidak ingin mengganggu istri dari temannya itu. Dia berusaha melupakan rasa cinta dan sukanya terhadap tiara


"ini...."ucap dimas


"apa?"tanya rani bingung

__ADS_1


"haaaiiiish....kau ini,ini foto celana dalam dan br*. Kau pilih nomor celana dalam mu dan br* mu juga,jadi biar kita beli sekarang"jelas dimas menghela nafasnya


"oooh....celana dalamku ukuran 28 dan br* nya ukuran 38 tuan"jawab rani tanpa rasa malu


Dimas yang mendengarkan ucapan rani,langsung bengong.


"ya ampun,ni anak....ngak malu apa ngomongin ukurannya sama ku?"tanya dimas keheranan kemudian dimas tersenyum kecil


"pantesan dada nya kelihatan montok dan p*t*ngnya besar kalau tidak pakai bra,ternyata memang ukurannya br* nya besar"batin dimas lagi


"pencet aja tombolnya,kenapa mesti dibilang?apa kamu ingin aku tau ukuran dada mu itu besar"ucap dimas sambil menatap tajam rani


Rani baru sadar,dari tadi rupanya dia memberitahukan ukuran-ukuran bagian tubuhnya.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote,like dan komentar nya ya....makasih 😘😘😘😘


__ADS_2