Pelayan Hati

Pelayan Hati
rencana Randy


__ADS_3

♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Tasya masih menunggu jawaban dari pertanyaan nya,dia menatap Randy dengan bingung. Apalagi dia ingat saat ayahnya mengatakan kalau laki-laki dan perempuan tidur bersama berarti mereka itu suami istri,difoto yang dilihat Tasya kalau Randy sedang tertidur sambil memeluk bintang.


"om.... kenapa ngak jawab?"tanya Tasya menatap Randy


"iya.....Adek bayi nya adalah anak om ,nanti setelah keluar dari rumah sakit om akan bawa Adek bayi pulang dengan om"jelas Randy dengan suara yang agak keras agar bintang juga ayahnya Tasya mendengar nya


"tapi Tasya boleh maen kerumah om kan?Tasya mau liat Adek bayi nya"ucap Tasya lagi


"boleh kok...."jawab Randy tersenyum senang melihat wajah bintang yang sudah memucat.


Randy tau pasti bintang tak ingin berpisah dengan anaknya,dia pasti akan melakukan apapun untuk anak nya. Ayah Tasya mengetahui ucapan Randy agar bintang tidak meninggalkannya ,tapi jika bintang mau meminta bantuan nya maka dia akan membantu bintang. Bintang tidak pernah mau menerima atau pun meminta bantuan orang lain,dia melakukannya sendiri.

__ADS_1


"kalau begitu kami permisi dulu"ucap dokter itu kepada bintang juga Randy


"terima kasih dok....trima kasih Tasya "jawab bintang


Dokter dan anaknya pun keluar dari ruangan bintang,bintang menatap Randy yang seolah ngak perduli dengan ucapan yang baru saja dia keluarkan.


"maksud tuan tadi apa?anak saya mau anda bawa kemana?"tanya bintang dengan air mata yang ditahannya


"aku ngak mau anakku memanggil orang lain dengan sebutan ayah"jawab Randy


"aku ingin kau menikah dengan ku"jawab Randy


"apa?apa yang anda katakan?aku tidak mau suami ku memiliki wanita lain selain aku,makanya aku lebih memilih untuk tidak menikah"jelas bintang dengan Isak tangisnya

__ADS_1


"terserah padamu,pikirkan lah baik-baik. Aku akan membawa anakku bersama ku,jika kau tidak ingin bertemu dengannya lagi maka aku beri kesempatan untuk mu agar bisa melihatnya sepuasnya sekarang"jawab Randy sambil beranjak dari duduknya. Dia berjalan keluar ruangan tanpa memperdulikan suara tangis bintang


Bintang merasa bingung,kenapa jadinya seperti ini. Dia hanya ingin bebas dari semuanya,hidup bersama anak nya saja sudah cukup. Pikirannya sangat lah kacau,dia tidak tau harus berbuat apa. Saat ini yang dipikirkan nya hanya tidak ingin berpisah dari anaknya saja,tapi dia tidak ingin menikah dengan Randy yang masih suka bercinta dengan wanita lainnya.


Randy duduk dibangku,didepan ruangan bintang. Dia sudah memikirkan matang-matang apa yang akan dilakukannya. Dia akan menikahi bintang dan hidup bersamanya juga anaknya selamanya,masa-masa dia menjadi penjahat kelamin mungkin sudah berakhir. Adanya anak dalam hidupnya membuat dia harus bertanggung jawab pada satu wanita,yaitu ibu dari anaknya.


Entah mengapa perasaannya sangat lega,seperti batu yang sudah menindihnya sejak lama terhempas begitu saja. Randy masih setia duduk didepan ruangan bintang,beberapa menit berlalu. Randy masuk kedalam ruangan bintang,dia melihat bintang yang sudah tertidur dengan air mata masih meleleh dipipi nya.


Randy berjalan mendekati nya,menghapus air matanya dengan jarinya. Kemudian mengelus lembut pipi nya,tak ada pergerakan dari bintang. Mungkin bintang merasa sangat lelah,karena menangis. Randy juga tidak ingin membuat bintang menangis,tapi ego nya lebih besar.


"mulai sekarang aku akan menjaga mu dan anak kita"batin Randy


Randy berbaring disamping bintang,memeluk erat tubuh bintang dengan lembut. Meletakan kepala bintang ke dada nya,tanpa sadar bintang membalas pelukan Randy. Randy tersenyum senang,bahasa mulut bintang berbeda dengan bahasa tubuhnya. Tak lama Randy pun tertidur dengan nyamannya.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘


__ADS_2