
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Tadi tiba-tiba sebuah ide masuk dikepalanya untuk membawa Rani bersamanya ,agar pikirannya bisa tenang. Ntah mengapa saat Rani menyebutkan nama laki-laki lain,membuatnya menjadi tidak tenang.
"hhmmm....tapi tuan,besok saya akan membersihkan apartemen anda dan keluar dari sini. Saya ingin membawa pakaian saya ke kos-kosan saya"jawab Rani
"kamu bisa keluar kapan saja dari apartemen,kamu temani saya selama seminggu diluar kota jika pekerjaan saya cepat selesai maka bisa jadi hanya tiga sampai empat hari saja"jelas Dimas lagi
"tapi saya sudah berjanji dengan tuan Randy kalau besok membawa pakaian saya kesana"jawab Rani bingung
"Randy?"tanya Dimas mengernyitkan dahi nya
"iya....tuan Randy akan mengantarkan saya kesana,karena kunci kos-kosan itu dipegang oleh tuan Randy"jawab Rani sambil tersenyum
"aku ngak mau dibantah,pokoknya besok kamu temani aku keluar kota"ucap Dimas kesal
Kepala Dimas masih berada dipangkuan Rani,dia bahkan mulai mendekatkan bibirnya ke bagian sensitif Rani sambil menggesek-gesekkan kepalanya.
"hhmm....tuan"panggil Rani,dia merasa geli juga aneh karena Dimas seperti nya melakukannya dengan sengaja
"tuan...."panggil Rani sambil menutup daerah sensitifnya dari wajah Dimas
__ADS_1
Dimas tersenyum senang,melihat rona merah dipipi Rani. Dimas tidak memperdulikan panggilan Rani,dia bahkan menarik tangan Rani dan membawa tangannya ke kepalanya.
"tuan"panggil Rani lagi saat wajah Dimas mulai menyentuh daerah sensitifnya
"kenapa sih?"tanya Dimas
"engg....kita pulang yuk?"ajak Rani
Rani berpikir lebih baik dia mengajak Dimas pulang,toh Dimas pasti tidak akan tidur diapartemen nya seperti kemarin-kemarin. Dimas menatap wajah Rani,rasanya dia malas untuk pulang. Dia ingin seperti ini selamanya bersama Rani
"tuan....ayo kita pulang"ucap Rani lembut
Dengan berat hati,Dimas mengangkat kepalanya dari pangkuan Rani. Dia bangkit dan duduk disamping Rani,Rani berdiri dan menarik tangan Dimas. Dimas tersenyum senang melihat Rani yang sudah lebih dulu menarik tangannya
Saat hendak berjalan menuju parkiran mobilnya, tiba-tiba hujan turun dengan sangat derasnya padahal tadinya langit sangat lah cerah. Belum sempat mereka berteduh,mereka sudah diguyur hujan hingga baju keduanya basah kuyup
Rani dan Dimas sudah berada didalam mobil,dia masih enggan menjalankan mobilnya karena hujannya sangat lah deras sekali
Rani mendekap tubuhnya yang sudah kedinginan,Dimas mematikan AC mobilnya. Dia mendekatkan dirinya ke arah Rani, kemudian memeluknya dengan erat
"tuan ..."panggil Rani terkejut
__ADS_1
"kau kedinginan ya?"tanya Rani saat dipelukannya tubuh Rani sudah gemetaran
"sedikit"jawab Rani
"sebentar"ucap Dimas
Dimas teringat dengan jaketnya yang biasa dia bawa dan sering dia letakan dibangku belakang mobilnya,dia mendongak tubuhnya kebelakang untuk mencari jaketnya
"buka bajumu dan pakai lah ini"ucap Dimas saat menemukan jaketnya
Mendengar ucapan Dimas membuat Rani malu,mana mungkin dia membuka pakaiannya dan memakainya didalam mobil bersama dengan Dimas.
"aku bisa keluar"ucap Dimas
Rani merasa tidak tega,karena hujan diluar benar-benar sangat lah deras. Dia merasa bingung harus apa,Dimas sudah membuka pintu mobilnya tapi kemudian tangannya ditarik oleh Rani. Dimas menatap ke arah Rani yang menggelengkan kepalanya, Dimas tersenyum.
"tidak apa-apa,kamu ganti pakaianmu . Buka semuanya agar tidak masuk angin, jaket ini agak panjang kok jadi ngak masalah kan"jelas Dimas
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘
__ADS_1