
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Lia dan Raka juga dengan kedua pria dihadapan mereka,Raka menjelaskan mengenai kedatangan kedua pria itu pada Lia karena Lia merasa bingung.
"jadi kami tinggal tanda tangani saja,tanah panti sudah menjadi milikmu.....seminggu lagi kita akan menikah"jelas Raka pada Lia
uuhuuk.... uuhuuk....
Lia terbatuk karena mendengar ucapan Raka,dia tidak menyangka Raka bisa mengatakan soal pernikahan. Raka mengelus pundak Lia dengan lembut dan memberikan sebuah gelas yang berusia kan Aer putih.
"kau tidak keberatan kan,jika seminggu lagi kita menikah?"tanya Raka menatap Lia dengan tajam
"hhmm....sebaiknya menunggu ibu panti keluar saja,apakah boleh?"tanya Lia ragu,dia takut jika Raka akan marah
"baiklah....sambil menunggu Bu panti keluar,kita akan merombak beberapa bagian dirumah panti agar lebih baik lagi. Juga membangun yang belum tersedia"jelas Raka
"apa nanti tidak perlu tambahan biaya-biaya llagi?"tanya Lia
"kalau tambahan pasti adalah,mana mungkin ngak ada. Tapi kamu ngak usah khawatir,semuanya akan aku biayai"jelas Raka
Mereka membicarakan masalah pernikahan juga masalah panti,Lia hanya menuruti apa mau Raka. Baginya sama saja,karena pernikahan ini hanya lah sebagai imbalan karena Lia sudah menerima uang dari Raka sebagai bayarannya.
__ADS_1
sementara ditempat lain,Tiara dan bara sudah bersiap-siap menunggu kedatangan satria. Sudah hampir seminggu satria, Tiara dan bara tinggal dirumah ibu Kartini. Hari ini satria ingin mengajak Tiara dan bara jalan-jalan keluar, Tiara tidak tau mau diajak kemana yang penting bersama bara.
Satria sudah sampai dirumah ibu Kartini,dia menghampiri anak dan istrinya. Memberikan kecupan pada bara sambil mengelus kepalanya bara dengan lembut
cuuup....
"pa....mama ngak dicium?"tanya bara
karena biasanya bila bara mencium Tiara maka nenek Tiara juga ngak mau kalah meminta bara untuk menciumnya,biar adil kalau kata nenek uyutnya.
cuuup.....
"ayo kita berangkat sekarang"ucap satria
satria membukakan pintu penumpang agar Tiara dan bara masuk kedalam,satria sengaja menyuruh supir untuk mengemudikan
nya agar dia bisa duduk bersama bara dan Tiara dibelakang.
Baru juga beberapa menit perjalanan,satria sudah tertidur dengan bersandar dikursi. Bara memperhatikan wajah papa nya yang terlihat kelelahan.
"ma....papa capek ya?"tanya bara
__ADS_1
"iya ....jangan ganggu papa dulu ya...."jawab Tiara
Bara pun ikut tertidur dipangkuan satria, Tiara memperhatikan keduanya. Sebuah keluarga kecil yang harmonis,membuatnya tersenyum senang
"akhirnya aku bisa bahagia dengan suami dan anakku"ucap Tiara
Setelah hampir satu jam perjalanan dari rumah ibu Kartini, akhirnya sang supir memasuki kawasan perumahan elit. kemudian dia memasuki halaman luas dengan rumah yang sangat asri dan sedikit besar.
"ini....rumah siapa pak?"tanya Tiara bingung pada sang supir
"kita sudah sampai?"tanya satria
Saat bibir sang supir ingin menjawab, tiba-tiba satria terbangun melihat sekelilingnya. Dia menyuruh Tiara untuk keluar dari mobilnya,satria menggendong bara yang masih tertidur dipangkuan nya
Satria berjalan masuk kedalam rumah itu,Tiara memperhatikan rumah yang tidak terlalu besar itu. Dia menatapi setiap sudut rumah itu tapi masih mengikuti langkah kaki satria,satria masuk kedalam kamar yang tak terlalu besar.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya
.... makasih 😘😘😘
__ADS_1