
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Raka merebahkan tubuh Lia diatas tempat tidur nya,dia menepikan rambut Lia yang menutupi wajahnya kemudian mencium kening Lia dengan lembut. Laura menyaksikan semuanya,dia membulatkan matanya. Menatap Raka dengan rasa tidak percaya,selama ini Raka memang sering bersikap baik dan ramah pada semua wanita tapi tidak pernah menggendong wanita seperti tadi. Apalagi wanita ini bukannya sakit,tapi hanya tertidur.
"tinggal dibangunin aja kan selesai,jadi dia bisa jalan sendiri untuk ke ruangan Raka "batin Laura
"Raka....siapa dia?"tanya Laura ketus
"sssttt....diam lah,nanti dia bisa bangun"jawab Raka menyuruh Laura diam
"memangnya kenapa kalau dia bangun?lebih bagus dia bangun dan menjelaskan Maksud nya mencari mu"jelas Laura ketus
"hiiisssh....sebaiknya kau keluar,aku tidak ingin melihat mu"ucap Raka
"jawab aku,siapa dia?"teriak Laura keras
Mendengar suara berisik,Lia membuka matanya perlahan. Dia menggeliatkan tubuhnya,menarik tangannya ke atas hingga tangannya menyentuh wajah Raka yang masih berada dekat dengannya. Seperti terpukul oleh tangannya
"eh...."ucap Lia saat tangannya menyentuh wajah Raka
Lia langsung terduduk,dia memegang wajah Raka yang dipukulnya dan memandangi nya. Mencari kalau-kalau wajah Raka jadi lebam,dia masih belum sadar sedang dimana
"hhmm....apa sakit?"tanya Lia sambil mengelus pipi Raka
__ADS_1
"sakit...."jawab Raka
Lia mengelus-elus pipi Raka dan mendekati bibirnya ke pipi Raka,dia menghembus-hembuskan pipi Raka tapi dengan cepat Raka memalingkan wajahnya. Sehingga bibir Raka menempel dengan bibir Lia ,Lia terkejut. Dia menjauhkan wajahnya dan menatap tajam ke arah Raka
"dasar....mencari kesempatan saja"ucap Lia mencemberutkan bibirnya
"sakit....berikan aku obatnya"ucap Raka sambil memegang pipinya
"obat apa?"tanya Lia mengerutkan dahinya
"cium aku....disini"jawab Raka menunjukan pipinya yang di bilangnya sakit
"kau... mau aku tambahin lagi,biar lebih sakit"ucap Lia
"hhmm....hhmmm....hentikan"ucap Lia dengan kesusahan menjauhkan wajahnya dari Raka
"bagaimana?masih mau lagi?"tanya Raka mencipitkan matanya
"kau gila ya...."ucap Lia ketus
"eeekhm....ekhmm... "deheman seorang wanita menyadarkan Lia
Lia menatap ke arah Laura,kemudian beralih ke sekeliling ruangan itu. Dia baru sadar jika dia tidak berada di sofa depan tempatnya menunggu Raka tadi,dia kembali menatap Raka
__ADS_1
"kenapa aku disini?"tanya Lia
"aku menggendong mu.... Sekarang tangan ku sakit"ucap Raka sambil memegang tangan nya secara bergantian
"siapa yang nyuruh kamu menggendong ku"ucap Lia ketus
Dari tadi sepasang mata memperhatikan mereka dengan rasa benci, tapi sepertinya yang diperhatikan tidak perduli sama sekali. Membuat nya semakin marah,dia berdehem sekali lagi.
Lia menatap ke arah Laura,kemudian menatap Raka lagi. Dia masih penasaran dengan keberadaan nya juga wanita yang sepertinya tidak menyukainya dilihat dari tatapannya.
"aku dimana?siapa dia?"tanya Lia
"kau diruangan istirahat ku sayang....kau wanita pertama yang tidur disini,dan wanita itu....penggemarku"bisik Raka ditelinga Lia
"penggemar?jangan sok artis"bisik Lia
"ha....ha....ha....aku memang artis,siapa suruh aku lahir dengan wajah tampan seperti ini"tawa Raka sambil memegang wajahnya dengan bergaya
"hei....kalian tidak melihat keberadaan ku ya?"tanya Laura dengan marah
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘
__ADS_1