Pelayan Hati

Pelayan Hati
#112


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Renata membaca isi kertas yang diberikan oleh ibu Kartini,dia membulatkan matanya. Membaca nya dengan seksama. Isi kertas itu adalah berisi perjanjian untuk tidak mendekati satria dan menjauh dari kehidupan satria,jika dia melanggar nya maka dia akan mendapatkan sanksi yang keras. Bisa juga dia akan dimasukan kedalam penjara.


"apa ini?"tanya Renata sambil menatap ibu Kartini


"kan kau sudah membacanya"ucap ibu Kartini


"iya....aku tau ini surat perjanjian, hanya aja untuk apa?"tanya Renata bingung


"agar jika perusahaan anakku kembali normal,kau tidak akan mendekatinya lagi"jelas ibu Kartini


"ha...ha....dasar ibu dan anak sama-sama gila,mana mungkin perusahaan yang sudah bangkrut akan kembali lagi"ucap Renata sambil tertawa mengejek


"itu hak mu untuk tidak percaya,yang jelas aku ingin memastikan kau tidak akan mendekati putraku lagi"jawab ibu Kartini


"baiklah..."ucap Renata

__ADS_1


Renata berpikir,mana mungkin perusahaan yang sudah bangkrut bisa kembali seperti sedia kala. Karena dia tau betul itu, seperti perusahaan mantan suaminya yang sudah bangkrut. Sampai sekarang masih tidak berkembang,bahkan sudah ditutup.


Renata menandatangani kertas yang diberikan ibu Kartini,kemudian dia berdiri dan ingin berjalan keluar dari ruangan satria tapi kaki nya terhenti dan dia membalikan tubuhnya


"oh...iya...aku lupa,sebelum aku pergi. Aku ingin memberitahukan pada mu..."ucap Renata menatap satria yang sedang duduk bersandar diatas tempat tidurnya


Satria dan juga ibu Kartini menatapnya dengan tatapan bingung,apalagi yang aku dikatakan wanita iblis ini...begitulah batin ibu Kartini


"Tiara.... sebenarnya tidak berselingkuh,aku mengusirnya dari apartemen mu. Karena aku pikir kau sudah mencintai nya....aku ngak mau dia jadi penghalang buat ku,tapi sekarang kalian bisa memanggilnya kembali untuk mengurusi orang gila seperti mu"jelas Renata dan berlalu meninggalkan ibu Kartini dan satria yang masih diam memikirkan ucapan Renata


"dasar wanita iblis.....berani sekali dia mengusir menantuku"geram ibu Kartini


Ibu Kartini melihat anaknya menangis,dia berjalan menuju satria kemudian memasukan tubuh satria kedalam pelukannya. Mengelus kepala satria


"hiks...hiks....ma... ternyata....Tiara...anakku ...hiks...."tangis satria tersedu-sedu


Baru ini ibu Kartini melihat satria menangis karena wanita,dulu sewaktu ditinggalkan Renata. Dia tidak pernah menangis didepan ibu Kartini,dia hanya menyibukkan dirinya dengan bermain perempuan.

__ADS_1


"sayang....sudahlah.... sekarang kau sudah tau kan siapa dia,jadi jangan menangis lagi. Kita akan menjemput Tiara nanti"ucap ibu Kartini menenangkan satria


Satria bersyukur,kalau tidak karena rencana ibu Kartini mungkin dia tidak akan tau siapa Renata seperti apa dan juga Tiara yang sudah diusir oleh renata


"makasih ma...."ucap satria sambil memeluk ibu Kartini dengan erat


Tiba-tiba perut satria bergejolak,dia mendorong tubuh ibu Kartini pelan. Kemudian berlari kedalam kamar mandi ,dia memuntahkan isi perutnya


"huuuek....huueek...."teriakan nya terdengar hingga keluar kamar mandi


"itu hukuman buatmu karena sudah menelantarkan istrimu"gumam ibu Kartini


Ibu Kartini menyusul satria ke kamar mandi,dia memijit-mijit punggung belakang satria. Berharap muntahnya selesai,setelah merasa agak redahan. Ibu Kartini membantu memapah satria kembali ke tempat tidurnya.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... makasih 😘😘😘😘

__ADS_1


hari ini aku up dua episode, semoga suka.....


__ADS_2