Pelayan Hati

Pelayan Hati
episode 210


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Setelah melakukan nya hingga dua kali,membuat Randy dan bintang tertidur. Baru ini Randy merasakan llluubaang vvvaggina yang enak untuk dinikmati berkali-kali,biasanya dia hanya bercinta sekali saja dalam satu permainan. Walaupun dalam sehari bisa tiga kali tapi tidak langsung seperti ini


Sementara di apartemen putri,putri merasa heran karena panggilan telpon nya dimatikan oleh Randy. Tak biasa nya Randy melakukan itu, berkali-kali dia mencoba menghubungi ponsel Randy lagi tapi tak diangkatnya. Niatnya,putri ingin menyuruh kakak tirinya itu untuk datang ke apartemen sekarang juga karena dia sudah merasa sangat bergairah. Makanya dia melakukan rangsangan melalui ponselnya,biasanya Randy langsung datang tanpa dimintanya


Rasa kesal juga gairah didirinya membuat putri semakin pusing,dia mencari video dewasa diponselnya dan menyambungkannya di televisi. Dia ingin menuntaskan nafsunya dengan bermain sendiri dengan jarinya,saat mulai menonton dan merrremasss-reemaas kedua gundukan milik nya. Suara ketukan pintu pun terdengar,wajah putri yang semula bernafsu langsung tersenyum. Dia yakin kalau yang mengetuk pintu itu adalah Randy.


Dengan tak memakai selembar kain,putri berlari menuju pintu apartemen nya,dia bersemangat sekali membuka pintu itu. Akhirnya pelepasan nya tidak harus dengan jarinya,tapi saat membuka pintu. Putri kaget,bukannya Randy tapi seorang pria muda yang juga terlihat tampan berdiri dengan membawa gelas ditangannya.


flashback on

__ADS_1


Danu yang baru saja pindah ke kota ini karena dipindah tugas kan dan baru memasuki apartemen yang dibelinya,merasa sangat haus setelah membersihkan apartemen nya sendiri. Dia termasuk orang yang bersih,karena kelelahan membersihkan apartemen jadi dia berniat meminta air kepada salah satu pemilik apartemen didekatnya.


Dia seorang perwira,dia tidak ingin


"mungkin yang punya apartemen ini sedang keluar"keluh Danu sambil hendak membalikan tubuhnya untuk kembali ke apartemen miliknya.


Tapi tak disangka,pintu terbuka. Terlihat seorang wanita cantik yang mulus tak mengenakan sehelai benang pun pada tubuhnya,kedua gunung yang masih padat menantang ke arahnya. Belum lagi bagian sensitif nya yang memiliki rambut tidak terlalu lebat, seperti habis dirapikan. Danu menatap wanita itu dengan tajam


flashback off


Dia bersembunyi dibalik pintu dan ingin menutup pintu apartemen nya tapi tangan danu langsung menahannya,dia bergegas masuk kedalam apartemen putri.

__ADS_1


"ka....kamu mau apa?"tanya Putri gugup karena Danu sudah berada didalam.


"hhmm....aku hanya ingin meminta air saja,kalau boleh sekalian teh"jawab Danu sambil menatap tubuh putri yang berada dibalik pintu.


"iii....itu didapur,ambil sendiri saja"ucap Putri


Putri langsung berlari ke arah kamarnya,dia merasa malu telah kepergok telanjang oleh orang lain. Danu memandanginya dari belakang,wajahnya tersenyum melihat putri yang gugup dan berlari dengan cepat menuju pintu kamarnya. Danu berjalan ke arah dapur untuk mengambil minum,dia mencari-cari tempat gula dan teh semuanya sudah habis. Dia mencari kopi juga,tapi tidak ada.


"ya ampun.....wanita ini pasti tinggal sendirian,jadi dia jarang belanja dan memasak"gumam Danu yang sedang membuka kulkas putri dan ternyata hanya ada buah saja


Danu hanya mengambil air putih dan membawanya ke sofa diruang tamu apartemen itu,menunggu yang punya apartemen datang. Melihat televisi yang menyala dan menampilkan,adegan dewasa membuat jika kelakiannya bangkit. Danu ingin segera pergi dari sana,dia tidak ingin membuat wanita itu menjadi pelampiasan kejantanan nya

__ADS_1


***episode selanjutnya mengenai Dimas yang mencari Rani.....tungguin ya kelanjutan cerita ini... makasih...


Jangan lupa vote like dan komentar nya ya....makasih buat yang masih menunggu 😘😘😘😘***


__ADS_2