
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Mama Danu tersenyum senang,dia bisa membuat Aldo menunjukan rasa cinta nya pada citra. Mama Aldo melihat semuanya,anaknya memang benar-benar sudah jatuh cinta pada citra.
"sepertinya Aldo sangat mencintai citra ya....baguslah kalau begitu,jadi Tante ngak perlu mengenalkan pria lain lagi kan. Tapi bila Aldo menyakitimu,kamu katakan pada Tante ya..."ucap mama Danu lagi,dia seperti ingin melindungi citra
Aldo melirik tajam ke arah mama Danu yang berusaha membuat citra meninggalkannya,tapi mama Danu tidak memperdulikan tatapan yang diberikan Aldo padanya. Karena dia tau kalau Aldo memang sangat mencintai citra,tapi berbeda dengan mama nya Aldo.
"Sudah....sudah ma,ayo kita makan saja"ucap Danu
Citra menyentuh pipi Aldo,memalingkan wajah Aldo kedepannya. Tatapan Aldo kembali seperti biasa saat menatapnya,tatapan penuh cinta.
"sayang....aku ngak pergi dengan pria lain,kamu mau aja dikerjain mama nya pak danu"bisik citra
Aldo mendekatkan wajahnya,dia mencium bibir citra sekilas tanpa memperdulikan semua orang yang ada diatas meja itu. Mama Danu tersenyum melihatnya,sedangkan mama Aldo merengut. Dia sangat kesal,tapi dia tidak ingin teman-temannya melihat kekesalannya. Sedangkan wajah citra sudah memerah menahan malu,apalagi saat ini Aldo langsung memeluknya
"aku hanya takut kau meninggalkanku"bisik Aldo sedih
"aku memang akan pergi tapi aku tidak akan pergi dengan pria lain,kau akan selalu dihatiku. Tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi mu,berbahagia lah dengan pilihan mama mu "batin citra sambil mempererat pelukannya
"eekhmm....kalau mau pelukan nanti dong,ngak tahan banget sih"ucap teman mama Aldo
Mereka menikmati hidangannya dengan saling bercanda,setelah selesai makan-makan nya. Mama Danu menatap putri,dia berharap putri segera hamil.
"hhmm....sayang,apa kamu sudah hamil?"tanya mama Danu blak-blakan tanpa malu
Putri menggelengkan kepalanya, bisa-bisanya mama Danu menanyakan hal itu. Padahal dirinya dan Danu belum juga menikah,tapi kenapa malah ingin langsung dirinya hamil.
"kalian harus berusaha,malam ini kamu nginap dirumah mama ya?"ucap mama Danu sambil tersenyum,dia sudah menyiapkan obat yang lebih manjur lagi untuk anaknya dan calon menantunya agar bisa cepat-cepat punya anak
__ADS_1
"hhmm.... kamu lagi ngak halangan kan malam ini?"tanya mama Danu lagi
Putri lagi-lagi menggeleng,memang dari bulan semalam dia belum kedatangan bulan. Dia pun melupakan hal itu,karena dia sangat sibuk jadi dia tidak terlalu ingat dengan itu. Tapi setelah mendengar pertanyaan mama Danu,dia jadi merasa ketakutan. Kalau ternyata dia hamil,apa dia harus menikah dengan Danu?begitulah yang dipikirkan nya
"saya permisi dulu Tante-tante semuanya,karena besok saya akan menikahi citra. Jika Tante semuanya berkenan datang,maka datanglah. Saya membuat acara sederhana saja di hotel X,setelah dari kami menikah dikantor."jelas Aldo sebelum dia pergi mengantar citra pulang ke apartemen putri
Mama Aldo menatap Aldo dengan kesal, bisa-bisanya Aldo mengatakan hal itu pada teman-teman nya saat ini juga. Apalagi dia belum memberikan restu untuknya,dia juga tidak pernah meminta restu papa nya. Apa Aldo tidak menganggap dirinya ada?begitulah yang dipikirkan nya.
"kami pasti datang sayang"jawab mama Danu sambil tersenyum
Aldo pun keluar sambil menggenggam tangan citra,dia senang karena besok citra akan menjadi istrinya dan pastinya citra akan selalu bersama dengan nya setelah menikah. Putri menatap Danu,dia juga ingin pulang. Danu seakan mengerti,dia pun bangkit dari duduknya
"hhmm....kami juga mau permisi,saya akan mengantarkan putri pulang"ucap Danu
"Putri kan mau menginap dirumah mama,jadi kita pulang bersama saja"ucap mama Danu
"ngak ah... mama juga mau pulang"jawab mama Danu masih menatap Danu
"ya udah terserah mama aja deh"jawab Danu
"kalau begitu saya pulang dulu ya... kalian bisa lanjutkan makannya lagi,nanti masalah pembayaran akan diurus oleh supir saya"jelas mama Danu sambil berdiri dan menemui supirnya
"pak....ini kartu saya,kamu disini tunggu. Nanti bayar semua makanan yang dipesan teman-teman saya ya,buat bapak nanti bungkus aja bawa pulang makanan buat keluarga bapak ya"ucap mama Danu pada supirnya
Danu sudah berjalan lebih dulu meninggalkan mama nya,saat tiba didepan pintu restauran. Danu langsung mengambil mobilnya dan menyuruh putri untuk menunggu dilobi Restoran saja,karena mobil yang diparkir kan Danu agak jauh dari pintu. Danu takut nantinya putri akan merasa lelah,mama Danu menghampiri putri
"mama nebeng mobil kalian ya,kan supir mama masih disini"ucap mama Danu menggandeng lengan putri
"iii...iya Tante "jawab putri
__ADS_1
"kok Tante lagi,panggil mama dong"ucap mama Danu cemberut
"iii....iya ma"jawab putri membuat mama Danu langsung tersenyum senang
Danu sudah membawa mobilnya kedepan pintu restoran,dia melihat mama nya dan putri sudah berdiri didepan pintu. Danu turun dan membukakan pintu untuk putri dikursi sebelah nya,karena dia menyetir sendiri.
"mama mau ngapain?"tanya Danu melihat ke arah mama nya yang sudah membuka pintu belakang mobilnya
"ya mau pulang dong"jawab mama Danu sambil masuk dan duduk dibangku belakang
"lho...kan mama bawa mobil sendiri?"tanya Danu kesal, karena tadinya dia ingin mencoba bercinta didalam mobil seperti film dewasa yang ditontonnya tadi malam
"kan pak supir tinggal disini,nunggu temen mama selesai makan. Jadi mama nebeng mobil kamu aja,putri juga nginap dirumah kan?"jawab mama Danu santai
"mama ganggu aja,katanya pengen cepet punya cucu tapi malah gangguin aja"ucap Danu pelan tapi masih didengar oleh mama nya
"lha....kamu ngomong apa sih?mana mungkin mama ganggu kamu,ini kan mama lagu usaha buat kamu juga. Kalau Putri tidur dirumah kan tidur nya dengan mu,jadi kamu bisa buat anak banyak-banyak. Mama mau cucu yang banyak"jelas mama Danu,putri yang mendengar nya merasa terkejut. Masa iya dia harus punya banyak anak,trus nanti siapa yang ngurusin. Batin putri bingung
"aku kan mau bercinta dimobil"ucap Danu pelan,membuat mama juga putri menatapnya tak percaya
"hhmm....kalau begitu mama naik taksi aja deh"jawab mama Danu kesal,tapi sebenarnya dia seneng juga karena Danu mau berinisiatif begitu
"eh....mama bareng kita aja,kan bercintanya bisa nanti "ucap Putri cepat,dia ngak mau bercinta di mobil. Lagian dia juga malu sama mama Danu, bisa-bisanya Danu berkata begitu
Bersambung
kira-kira jadi ngak ya Danu bercinta dimobil dengan putri????
jangan lupa vote like dan komentar nya ya... makasih
__ADS_1