
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Tiara pernah mengatakan kalau dirinya sangat malas untuk bersama dengan laki-laki lain lagi karena tidak semua laki-laki akan menerimanya seperti yang dikatakannya waktu itu,tapi setelah satria bilang dia akan mencoba mencintai Tiara . Tiara terdengar senang waktu itu,begitulah yang dipikirkan satria
"ternyata dia hanya bersandiwara waktu mengatakan dia akan mencoba mencintaiku juga"batin satria
Renata merasa senang karena rencana nya berhasil,satria tidak akan berusaha mencari Tiara lagi. Dia akan berusaha membuat satria mulai menyukainya lagi.
"sayang.....aku sudah membelikan mu makanan,ayo kita makan"ucap Renata berdiri dan berjalan ke dapur mengambil piring untuk meletakan makanan yang baru dibelinya
"beli?apa kau tidak bisa memasak saja?"tanya satria
"sayang....kau tau kan,kalau dari dulu aku tidak suka masak. Kalau aku masak,nanti aku jadi bau asap sayaang"jawab Renata
"hhmmm....dimana pelayan mu?"tanya Renata sambil membawa piring dan meletakan makanan diatasnya
__ADS_1
"aku sudah lama tidak memakai pelayan,karena semua dikerjakan oleh tiara"jelas satria sambil memijit pangkal hidungnya karena tiba-tiba kepalanya sedikit pusing jika mengingat Tiara
Ntah kenapa dia sangat ingin memeluk Tiara,tapi mungkin karena sudah terbiasa bersama tiara begitulah pikirnya
Renata memberikan makanan yang sudah disiapkan nya di piring,mereka mulai makan. Satria teringat saat Tiara memasakan makanan untuknya,malah Tiara sangat marah jika dia sering membeli makanan.
Tiba-tiba satria tersenyum,Renata yang melihat satria tersenyum berpikir kalau satria menyukai makanan yang dibelinya.
"sayang....besok cari pelayan ya,aku bukan Tiara yang bisa ngerjain semuanya karena aku bukan dari keluarga pelayan"ucap Renata dengan nada manjanya
Renata yang melihat satria mulai emosi,dengan segera mencoba merayunya. Dia tau betul jika saat ini satria sangat marah karena mengatakan Tiara seorang pelayan walaupun memang sebenarnya dia dari keluarga pelayan
"sayang....aku ngak bermaksud begitu,hanya saja memang Tiara dulu adalah pelayan kan?makanya dia bisa mengerjakan semuanya dan kamu tau kan kalau aku ini dari keluarga kaya,mana mungkin aku tau pekerjaan pelayan"jelas Renata dengan memajukan bibirnya agar satria mengerti dengannya
Satria menatap malas pada Renata,dia tidak ingin ambil pusing. Biarkanlah Renata mengaturnya sendiri,lagian dia juga jarang dirumah
__ADS_1
Dicafe, Bu panti sedang berbincang dengan temannya itu. Dia ikut duduk bersama dengan mereka
"kenalkan....ini Tiara yang aku ceritain ditelpon waktu itu"ucap Bu panti memperkenalkan Tiara
"hallo buk....saya Tiara,salam kenal bu"ucap Tiara
Wanita paruh baya itu tersenyum memandangi wajah Tiara yang cantik menurutnya,"tapi sayang dia sudah janda"gumam wanita paruh baya itu..
"iya.... perkenalkan nama saya lastri"ucap wanita paruh baya itu yang tak lain adalah Bu Lastri
"kamu bisa tinggal dikamar belakang, masuknya dari pintu samping cafe ini"ucap Bu Lastri lagi
Bu Lastri mengantarkan Tiara juga neneknya ke kamar yang berada dibelakang cafe itu, sementara Bu panti sudah meninggalkan cafe dan kembali ke panti. Bu Lastri memiliki satu orang pelayan cafe yang membantunya,rumahnya juga tidak jauh dari cafe itu. Anak Bu Lastri ada 2 orang,tapi semuanya tinggal diluar kota A. Sementara suaminya sudah lama meninggal
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih ππππ