
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
singkat ceritanya.....
Setelah habis bercinta,Raka dan Lia tidur berpelukan hingga pagi. Semalam dirinya digempur terus oleh Raka,Merlin diijinkan masuk kedalam kamar Raka untuk menyaksikan adegan secara live karena Merlin meremehkan Lia. Dia menganggap kalau Raka tidak akan tergoda oleh Lia,karena Merlin pernah mencoba merayu Raka dengan cara memakai pakaian seksi bahkan sampai mencoba mencium dan merangsang Raka tapi Raka menolaknya. Merlin juga pernah bertelanjang dihadapan Raka tapi Raka tidak tertarik dengannya padahal tubuh Merlin sangat seksi ,wajah nya juga terbilang cantik.
Lia memperbolehkan Merlin melihat Raka bisa tergoda oleh nya ,dengan imbalan jika Lia tidak bisa menggoda Raka maka Lia harus meninggalkan Raka dengan cara bercerai dengan nya tapi jika Raka bisa tergoda oleh Lia maka Lia meminta sebuah ruko atau bangunan untuk membuka usaha. Merlin menyetujuinya ,dia melihat adegan live didepan matanya. Hingga dia benar-benar terangsang dan ingin melakukannya juga. Setelah Raka dan Lia tertidur pulas karena kelelahan,Merlin keluar dari persembunyiannya perlahan kemudian dia menjalankan mobil nya menuju club' yang biasa dia datangi. Dia mencari pemilik club' itu,yang merupakan sahabat nya. Merlin sering melakukannya dengan sahabatnya itu,karena pertama kalinya Merlin mencoba melakukan nya dengan sahabatnya.
itu sedikit cerita singkat tentang episode yang ditolak oleh MT,jadi aku singkat ceritanya ya....
lanjut ya....
Merlin sudah sampai di club',dia masuk kedalam club' dengan terburu-buru. Dia sudah sangat bergairah dan harus menyalurkannya,Merlin mendekati pelayan yang berada dibalik meja bar
"dimana dika?"tanya Merlin menatap pria yang sedang meracik minuman
"mas Dika diruangannya mbak"jawab pria itu
Merlin melangkah dengan cepat kelantai dua tempat dimana ruangan Dika berada,dia langsung masuk kedalam ruangan Dika tanpa mengetuk pintu seperti biasanya karena tidak ada yang berani masuk keruangan Dika.
__ADS_1
Terlihat Dika yang sedang sibuk dengan berkas-berkas diatas mejanya,Dika tidak hanya memiliki sebuah club' tapi dia juga memiliki perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan. Saat ini dia sedang membuat sketsa gambar perumahan yang akan dikerjakan oleh para kontraktor nya.
Mata Dika menatap ke arah pintu,terlihat Merlin sudah berjalan mendekati nya. Dika tersenyum menyapa kedatangan Merlin,tanpa aba-aba Merlin langsung duduk di pangkuannya dengan membuka kedua pahanya disamping kaki Dika. Membuat Dika kebingungan,Merlin langsung ******* bibir Dika dengan rakus yang semakin membuatnya bingung.
"hhmmm...."ucap Dika saat tangan Merlin sudah memasuki celana jeans yang dipakainya
"Lin....kami kenapa ?"tanya Dika saat ciuman mereka terlepas
"aku mau.... sekarang"jawab Merlin dengan mata yang sudah berkabut gairah
"ada apa?"tanya Dika lagi heran,karena baru ini Merlin terlihat berbeda dari biasanya
Saat ini mereka sudah tidur berpelukan,Merlin memang sering menginap dirumah Dika bahkan diruangannya seperti biasa aja.
keesokan paginya,
Raka duluan bangun,dia menatap Lia yang masih tertidur disampingnya. Dia mengecup kening dan bibir Lia, Wajah Lia membuatnya begitu damai,dia memeluk tubuh Lia dan kembali tidur. Tak lama kemudian,Lia merasakan sesak karena dekapan Raka,membuatnya menggeliatkan tubuhnya
"yang.....lepasin"bisik Lia saat dia ingin melepaskan pelukan Raka tapi Raka malah semakin mendekapnya dengan erat.
__ADS_1
"cium aku dulu"jawab Raka masih memejamkan matanya
Lia mendekatkan bibirnya berniat mencium pipi Raka,tapi tak disangka Raka malah berbalik dan ciuman Lia bukannya mendarat dipipinya melainkan di bibir Lia membuat Lia mengerjabkan matanya.
"kamu???"ucap Lia kesal
"morning kiss"ucap Raka sambil tersenyum
Lia semakin membulatkan matanya,dia benar-benar kesal dibuat oleh Raka. Lia kembali meronta,meminta Raka melepaskan pelukannya.
"panggil aku sayang"ucap Raka lagi
"sayang..lepasin aku ya,aku mau mandi trus bantu-bantu buat sarapan pagi....aku ngak enak kalau bangun lama"ucap Lia
Raka melepaskan pelukannya,saat ini terlihat wajah Lia yang merona karena mendapat morning kios dan ditatap oleh pria yang tampan. Lia semakin kesal melihat Raka yang hanya termenung saja,dengan cepat dia menangkupkan pipi Raka dengan kedua tangannya dan menciumi nya bertubi-tubi disetiap wajahnya tanpa terkecuali. Membuat Raka geli dan tertawa kecil
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya....makasih ππππ
__ADS_1