
🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Tiara turun menuju lobby perusahaan itu,dia menghampiri dua orang wanita yang sedang duduk dibalik meja bagian resepsionis.
"maaf...bisa saya bertemu dengan bapak satria?"tanya Tiara yang sudah berdiri didepan meja resepsionis
Kedua wanita itu melihat Tiara dari atas sampai kebawah,karena banyak sekali wanita yang ingin bertemu dengan pemilik perusahaan ini tapi satria selalu memberikan perintah bahwa dia tidak ingin ditemui oleh siapa pun yang tidak ada urusannya dengan pekerjaannya
"maaf...anda ada perlu apa?"tanya wanita itu balik
"saya ingin mengantarkan makanan kepada bapak satria"jawab Tiara,"kan tidak mungkin aku bilang aku istrinya dan ingin mengajaknya makan"gumam Tiara dalam hati
"tuan satria nya sudah keluar dari tadi,dia ada janji dengan pacarnya di cafe seberang itu"ucap wanita itu karena pegawai yang lama bekerja di perusahaan satria sangat mengetahui Renata adalah pacar dari bosnya
"pacar???siapa maksud nya ya?"tanya Tiara dalam hati
__ADS_1
"apa mungkin itu klien yang dimaksud mas Satria tadi ya?"gumamnya dalam hati
"OOO...terima kasih mbak,saya permisi dulu."jawab Tiara
Tiara baru teringat dengan makanannya,dia berbalik ke meja resepsionis. Dia meletakan bekal yang dibawanya tadi
"ini....tolong titip kan saja buat mas....eeh maksud saya pak satria,nanti biar saya telpon saja"ucap Tiara lembut
Tiara memberikan bekalnya,wanita itu menerimanya dengan tersenyum mengejek. Dia memang kan menyampaikannya , seperti yang sering dia lakukan dulu. Tapi pasti akan ditolak oleh bosnya itu,dan ujung-ujungnya dia juga yang akan memakan makanan yang dibuat oleh wanita-wanita yang menyukai bosnya itu
Tiara bergegas menyebrang ke cafe depan kantornya satria,dia melihat ponselnya berharap kalau Dimas dan Rani sudah sampai di cafe tersebut agar dia tidak perlu memesan minuman lagi. Tapi tidak ada notifikasi diponselnya sama sekali,baik dari satria maupun dari Dimas dan Rani
Sesampainya di cafe,mata Tiara berkeliling mencari keberadaan Dimas dan Rani,tapi yang didapatnya satria yang sedang memeluk seorang wanita. Tidak terlihat jelas wajah wanita itu,karena wajahnya sudah berada di dada bidang satria
Dada Tiara seperti mau copot,ada rasa sesak di dadanya. Tiara berjalan sedikit mendekati,dia tidak ingin salah melihat. Tampak jelas,memang suaminya lah yang sedang berpelukan dengan wanita lain. Tiba-tiba air mata Tiara sudah mengalir dengan derasnya,dia juga melihat dengan jelas wajah wanita itu. Wanita yang ada didalam foto yang dilihatnya dikamar kecil itu.
__ADS_1
Tiara ingin menjerit tapi dia merasa tidak enak, apalagi didepan banyak orang satria malah mencium kening wanita itu. Tiara tidak sanggup lagi melihat keromantisan suaminya dengan wanita lain yang sudah benar-benar pernah ada di hati satria,jika satria tidak memiliki perasaan apapun pada wanita itu pasti dia tidak akan melakukan foto-foto mesra dengan wanita itu.
Tiara berbalik dan berjalan dengan cepat menuju pintu keluar cafe itu,dia sudah tidak sanggup lagi menahan sesak yang ada di hatinya . Saat sedang berjalan dengan sedikit berlari,tanpa sadar dia menabrak seseorang
brraaaak...
"eeh....maaf"ucap Tiara dengan wajahnya yang sudah banyak air mata di pipinya
"Anda tidak apa-apa nona?"tanya pria yang ditabraknya
Tiara menggeleng-gelengkan kepalanya dan langsung berlari keluar,disaat bersamaan...Rani dan Dimas ingin masuk kedalam cafe,tapi mata Rani melihat Tiara yang menangis sambil berlari
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘
__ADS_1