
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Satria tersenyum,dia sangat mengenal mama nya. Ibu Kartini yang selalu menyayanginya,selalu perduli dengan orang lain yang kesusahan apalagi sama anaknya
"dirumah sakit xx ma...."jawab satria
"ya udah,mama kesana sekarang"ucap ibu Kartini mematikan ponselnya
Ibu Kartini mempersiapkan segala keperluan untuk kerumah sakit,dia pergi diantar oleh supir pribadi keluarga mereka. Ibu Kartini juga memberitahukan berita ini kepada mbak Ranti dan kakaknya yang lain.
Sesampainya dirumah sakit,ibu Kartini menanyakan ruangan satria dibagian informasi. Setelah mengetahui ruangan satria,ibu Kartini berjalan dengan cepat menuju ruangannya.
Terlihat satria yang sedang tidur diatas tempat tidur,ibu Kartini mendekatinya dan melihat satria. Wajah satria yang pucat dan tubuhnya yang sedikit kurus membuat ibu Kartini meneteskan air matanya,dia menangis menatapi satria
Satria yang sedang tidur, mendengar suara tangisan. Walaupun pelan tapi tetap terdengar,dia membuka matanya dan mendapati ibu Kartini yang menangis disampingnya
"ma....kenapa mama menangis?"tanya satria sedih sambil mengusap air mata ibu Kartini dengan tangannya
Satria memegang kedua pipi ibu Kartini dan memandanginya,dia tersenyum melihat ibu Kartini yang menangis karena dia.
__ADS_1
"aku belum mati ma...."ucap satria sambil tersenyum
Ibu Kartini yang mendengar kata mati,membuatnya langsung memukul dada satria. Satria meringis kesakitan saat dadanya dipukul berkali-kali oleh ibu Kartini
"aku bisa mati kalau terus mama pukuli seperti ini"ucap satria lagi sambil menahan sakit didadanya
Seketika ibu Kartini menghentikan pukulannya,dia menatap kedua mata satria. Dia merasa sangat sedih karena saat ini tidak ada Tiara disamping satria
"kau ini masih bercanda saja.... sebenarnya kau sakit apa?"ucap ibu Kartini cemas
"ini semua ulah cucu mama"jawab satria sambil tersenyum
"cucu?"tanya ibu Kartini bingung
"aku mengalami ngidam ma....karena ada cucu mama didalam perut istri atau kekasihku"jelas satria saat tubuhnya sudah duduk
"apa maksudmu satria?"tanya ibu Kartini semakin bingung
Satria tersenyum,dia tidak tau kalau ibu Kartini benar-benar tidak tahu atau malah terkejut mendengarnya. Ibu karena menatap satria dengan tajam,karena senyuman satria seperti mengejek nya.
__ADS_1
"katakan apa maksudmu satria?siapa yang hamil?"tanya ibu Kartini tegas
"satria juga belum tau ma....makanya satria ingin mama yang mencari tau"jawab satria santai
"apa?.....mama yang cari tau?maksudmu apa?"tanya ibu Kartini lagi
Satria menghela nafasnya,dia bingung bagaimana menjelaskan nya kepada ibu Kartini. Karena Renata hubungan nya dengan ibu Kartini menjadi sedikit renggang
"huuuff.....kata dokter,satria baik-baik saja tapi hampir sebulan lebih satria mual setiap pagi dan tubuh satria lemas sekali. Apalagi kalau makan juga keseringan ngak selera"jelas satria
"kemungkinan istri satria lagi hamil makanya satria seperti ini,bisa jadi yang mengidam adalah satria bukan istri satria ma..."jelas satria lagi
Ibu Kartini menganggukan kepalanya,kemudian dia berpikir lagi. Ucapan satria yang mengatakan istri atau kekasih masih dicerna dikepalanya
"trus....istri atau kekasih?"tanya ibu Kartini lagi
"mama kan tau....istri sah satria itu kan Tiara,tapi selama sebulan lebih ini kan satria tinggal dengan Renata. Mama pasti tau maksud satria kan?"ucap satria lagi
"ya ampun satria.....apa kamu masih sering seperti dulu?jadi kamu juga sering melakukan nya pada renata?"tanya ibu Kartini marah
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘