Pelayan Hati

Pelayan Hati
mimpikah 2


__ADS_3

🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴


Citra berjalan dengan cepat mendekati Aldo,dia menyentuh wajah Aldo dengan tangannya. Merasakan nyata atau tidak,kemudian dia mendekatkan bibirnya pada bibir Aldo. Mencium dan ********** dengan lembut hingga dia terbuat karena Aldo juga membalas ciumannya


"ekkhm....maaf mengganggu,ini...tadi ibu buat bolu. Buat cemilan kalian berdua nanti,tadi ibu lupa kasihnya"ucap buk Wati tiba-tiba masuk ke dapur. Karena biasanya juga seperti itu jika citra dirumah sendiri saat libur begini


"ini ibu tinggalin diatas meja aja ya,kalian lanjutkan lagi ciumannya. Ibu ngak liat kok,juga ngak ganggu kalian lagi"ucap Bu Wati berjalan keluar dari rumah citra


Citra sudah melepaskan ciumannya saat mendengar suara Bu wati,dia merasa malu dan tersadar kalau ciuman tadi nyata. Dia kembali menatap Aldo


"kamu???kenapa bisa disini?"tanya citra bingung


Aldo tersenyum,dia menarik tangan citra dan menyuruhnya untuk duduk. Kemudian dia menyiapkan makanan yang tadi dimasaknya didepan citra,citra masih memperhatikan Aldo dengan seksama. Dia benar-benar belum mengerti,bagaimana bisa Aldo sampai dirumah ini. Aldo pun duduk didepan citra


"makan lah dulu,aku ngak mau istri dan anakku kelaparan "ucap Aldo sambil tersenyum


"aku akan menjelaskannya setelah makan,semuanya dan kau juga harus berjanji untuk tidak menutupi apa pun lagi dari ku"ucap Aldo lagi


Citra tertegun,dia benar-benar tidak tau kalau Aldo sudah mengetahui kehamilan nya. Entah dari mana dia juga tidak tau,baginya semuanya serasa mimpi. Atau memang dia masih bermimpi,dia benar-benar sangat bingung saat ini. Citra memakan sarapan yang dibuat Aldo sambil memandangi wajah Aldo,Aldo hanya tersenyum saja.


Setelah makan,Aldo mengajak citra kedalam kamar. Citra mengingat kejadian tadi malam,wajahnya sudah memerah menahan malu. Dia pikir tadi malam adalah mimpi Karen dia begitu merindukan sosok Aldo,citra duduk dipinggir tempat tidur. Sedangkan Aldo membuka koper yang dibawanya,dia mengambil sebuah amplop besar yang entah apa isinya. Kemudian dia berjalan mendekati citra dan memberikan amplop itu pada nya,citra menerima amplop tersebut

__ADS_1


"bukalah.....itu surat kepemilikan rumah ini,rumah ini atas nama mu. Aku membelinya dengan uang tabunganku,untuk istri dan anakku. Maaf....hanya rumah sederhana,tapi aku berjanji akan berusaha lebih keras lagi untuk memberikan mu yang terbaik. "jelas Aldo,citra membuka amplop itu dan benar saja. Surat kepemilikan rumah atas nama nya,citra menatap Aldo lagi


"kenapa nama ku?aku tidak butuh apa pun dari mu,bagiku....cinta mu sudah cukup,apalagi ada bonus anak ini"jawab citra lembut


"kau adalah istriku jadi kau berhak mendapatkan uang dari ku,kamu jangan khawatir. Ini uang hasil gaji ku,aku tabung sedikit demi sedikit untuk istri juga anakku bukan uang dari warisan keluarga ku"jelas Aldo lagi


"sekarang katakan apa yang ingin kamu tanyakan,aku akan menjawabnya dengan jujur"ucap Aldo menatap citra


Aldo duduk dilantai ,di bawah kaki citra sambil mengurut kaki citra yang sering merasa pegal di pagi hari. Dia tau itu semua nya karena anggotanya yang melaporkan pada nya,citra merasa canggung karena Aldo memijat kaki nya


"tidak usah....kaki ku baik-baik saja "ucap citra menarik kakinya


"aku tau semua nya cit....kaki pun akan merasa pegal jika di pagi hari"ucap Aldo lagi


"jadi.....orang suruhan mu itu yang melaporkan kalau aku berada disini?"tanya citra


"apa kamu sudah menyuruh orang mengikuti aku dari mulai kita nikah?"tanya citra lagi


"tidak.. .. aku mendengar kan pembicaraan mu dengan putri saat di dapur,kau ingin meninggalkan ku."ucap Aldo sedih


Citra ikut duduk di lantai disebelah Aldo,dia memeluk tubuh Aldo. Baru ini citra melihat Aldo yang sedih,biasanya dia hanya melihat Aldo tegas dan bersikap biasa saja.

__ADS_1


"ternyata kamu bisa sedih juga?kenapa wajah mu seperti ini?"tanya citra memegang wajah citra dengan kedua tangannya,wajah Aldo memang terlihat sangat lesu apalagi lingkaran hitam dimatanya seperti kurang tidur


"aku ingin cepat-cepat menemui mu,aku rindu pada mu"jawab Aldo sambil memandang mata citra


"aku mengerjakan semua pekerjaan sampai larut malam. Jika aku pulang maka aku akan merindukanmu,jadi aku menyibukkan diri"jelas Aldo lagi


Citra masih menangkup wajah Aldo,dia menciumi seluruh wajah Aldo membuat Aldo senang dan tersenyum.


"apa ada yang ingin kau tanyakan lagi?"tanya Aldo


citra menggelengkan kepalanya,dia langsung memeluk tubuh Aldo. Aldo membalas pelukan citra,dia menelusup kan kepalanya di dada citra. Rasa nya sangat lah nyaman


"Sekarang giliran ku bertanya,apa yang dikatakan mama ku pada mu? semuanya,jangan ada yang ditutupi"ucap Aldo melepaskan pelukannya dan menatap citra


"tidak ada....yang penting sekarang kita sudah bersama,aku berjanji ngak akan meninggalkan mu lagi. Maafkan aku...."jawab citra kembali memeluk Aldo


"aku sudah tau apa yang dikatakan oleh mama,mulai sekarang kalau mama menyuruh mu untuk menjauhi aku....tolong jangan dengar kan dan jangan meninggalkanku"ucap Aldo


citra terkejut mendengar ucapan Aldo,ternyata Aldo sudah mengetahui semuanya. Padahal dia tidak ingin membuat Aldo dan mama nya bertengkar,citra hanya tersenyum saja


"iya....aku janji ngak akan ninggalin kamu lagi,apa yang mama lakukan semuanya untuk kebaikan kamu sayang. Mungkin aku yang ngak pantas buat kamu"jawab citra,dia sudah berjanji ngak akan meninggalkan Aldo lagi. Mungkin memang Aldo adalah jodohnya,begitulah pemikirannya saat ini.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘


__ADS_2