Pelayan Hati

Pelayan Hati
berbelanja


__ADS_3

♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Seharian ini Raka dan Lia selalu bersama,mereka berbelanja ke sebuah mall terbesar dikota itu. Raka membelikan beberapa pakaian untuk Lia,dari mulai gaun hingga lingerie yang seksi


Raka yang memilih pakaian buat Lia,Lia hanya menuruti nya saja.






ini beberapa dress yang akan digunakan dirumah atau pun jika Raka mengajak Lia pergi,Raka juga memilih beberapa high hell untuk dipakai Lia





"aku ngak bisa pake sendal tinggi begini tuan"ucap Lia saat melihat beberapa sendal yang sudah dibawa ke kasir.


"belajar....kau harus belajar menggunakannya,aku ingin istri ku tampil cantik"jawab Raka


"ingat....jangan panggil aku tuan,aku bukan majikan mu"bisik Raka ditelinga Lia membuat Lia gemetaran karena hembusan nafas hangat Raka


Lia hanya menghela nafasnya,apa yang di mau Raka harus dituruti nya. Lia tidak boleh membantahnya,saat dikasur Lia melihat apa saja barang lain yang dibelikan oleh Raka. Dia terkejut saat melihat baju tidur tipis




"tuan...ini...hhmm"ucap Lia saat melihat baju yang tak layak pakai,tapi bibir nya langsung dilumat oleh Raka. Didepan kasir dan beberapa pengunjung,Raka melllummat bibir Lia dan melepaskan nya


Wajah Lia sudah memerah menahan malu, benar-benar tidak tau tempat. Seenaknya saja Raka mencium dirinya di depan umum,batin Lia kesal


Lia menatap tajam ke arah Raka,dia merasa sangat kesal dan malu. Semua orang memperhatikannya sambil tersenyum-senyum,Raka tidak perduli melihat tatapan para pengunjung tapi Lia jadi merasa tidak enak hati


"pengantin baru ya mbak?suaminya main nyosor aja he...he... "ucap seorang ibu-ibu yang juga ingin membayar belanjaan nya

__ADS_1


Lia hanya tersenyum malu-malu,Raka mendekatkan bibirnya kembali ke telinga Lia dan berbisik.


"jangan panggil aku tuan,kalau tidak....aku akan mencium mu lebih panas lagi dari ini"


Bisikan Raka membuat Lia merinding, bisa-bisanya dia melakukan hal itu karena Lia salah memanggilnya lagi. Raka menatap Lia dengan senyum menggodanya,Lia hanya tersenyum sinis.


"dasar mesum"ucap Lia pelan tapi masih terdengar oleh Raka karena wajah mereka memang benar-benar dekat saat ini


"sayang....kok beli ini?"tanya Lia dengan nada manjanya membuat Raka memandangi Lia


"kenapa?biar kalau tidur ngak kepanasan"jawab Raka seenaknya aja


Pegawai wanita yang menjadi kasir itu tersenyum mendengar jawaban Raka,dia menunjukan beberapa lingerie yang lebih seksi lagi






Lia membelalakkan matanya,dia menutup mata Raka dengan tangannya. Jangan sampai Raka membelikan nya dan menyuruhnya memakai pakaian-pakaian kurang bahan seperti itu,yang ada Lia tidak bisa tidur dengan tenang.


"kamu apa-apaan sih"ucap Raka melepaskan tangan Lia dari matanya yang ditutupi,Raka memperhatikan semua pakaian yang dihadapannya.


"hitung semuanya"ucap Raka membuat pegawai itu tersenyum senang karena tawarannya diterima


Lia menepuk keningnya,bahkan ada malam-malam panas selanjutnya yang akan membuat tubuhnya remuk. Lia menatap tajam ke arah pegawai kasir yang sedang tersenyum senang,setelah membayar semuanya. Raka mengeluarkan beberapa lembar uang ratusan dan memberikannya pada pegawai kasir tadi.


"ini buat kamu....karena sudah memberikan pakaian terbaik buat istri saya"ucap Raka sambil menarik tangan Lia dan membawa beberapa paperbag ditangannya


"terima kasih mas.....lain kali mampir lagi ya"jawab pegawai itu dengan senang karena mendapatkan tips yang banyak juga pastinya akan mendapatkan bonus dari toko nya


Lia menghempaskan tangannya yang ditarik Raka,dia menatap tajam ke arah Raka . Merasa tidak terima,karena Raka memberikan tips begitu banyak buat pegawai itu sedangkan dia yang akan dirugikan karena pasti Raka akan meminta jatahnya setiap malam


"kamu kenapa?"tanya Raka menatap Lia yang masih cemberut menatapnya


"ngapain kamu ngasih uang banyak begitu sama pegawai tadi?"tanya Lia kesal


"memang nya kenapa?kan dia sudah nunjukin pakaian yang bagus buat kamu"jawab Raka santai

__ADS_1


"aku yang dirugiin,kan nanti aku yang make baju nya"jelas Lia ketus


"jadi kamu mau apa? apa mau dikasih tips juga?"tanya Raka mengernyitkan dahinya


"ya iya lah....kan aku yang make"jawab Lia dengan memonyongkan bibirnya membuat Raka semakin gemas dan ingin menerkam Lia saat ini juga tapi dia tau saat ini mereka sedang dimana ,jadi dia menahan dirinya


Raka mendekati Lia dan memeluknya,dia menghirup aroma tubuh Lia yang manis menurutnya sambil berbisik.


"kalau malam ini kau bisa memuaskan ku....aku akan memberikan tips 10juta ,lakukan seperti yang kau lihat difilm itu...."bisik Raka sambil mengecup daun telinga Lia dengan lembut membuat tubuh Lia semakin gemetaran


"bagaimana?"tanya Raka sambil mengerlingkan sebelah matanya


"kan aku akan menunjukan tubuh ku pada mu,jika aku memakainya. Itu kan sudah cukup"jawab Lia seakan enggan melakukan hal yang agak jijik dilihatnya


"kalau begitu aku tambahin 10 juta lagi,jadi 20 juta. Bagaimana ?"ucap Raka memberikan penawaran pada Lia


Lia membulatkan matanya menatap Raka, dengan seenaknya dia menyebutkan uang yang bernilai jutaan. Pikiran Lia mulai sudah menerawang uang yang berjutaan didepan matanya


"hhhmm....bagaimana kalau 30 juta?"tawar Lia lagi sambil mengedipkan matanya


"aku akan memberikan lebih jika kau bisa melayani ku dengan baik,bagaimana?"ucap Raka yang membuat Lia langsung menggandeng tangan Raka dan menariknya agar segera pulang.


Raka tersenyum melihat Lia yang bisa disogok dengan uang,dia akan mencari uang lebih banyak lagi agar Lia selalu berada disisinya. Saat ini perut Raka sudah keroncongan,dia menarik Lia ke restauran yang berada di mall itu. Lia mengernyitkan matanya,dia menatap Raka dengan bingung.


"aku lapar,kita makan dulu. Lagian ini masih menjelang sore,apalagi kita berada dirumah mama"jelas Raka saat melihat Lia kebingungan


"ya ampun....aku lupa,ini semua karena uang. "gumam Lia dalam hati


Lia juga memang sudah lapar,Lia ingin segera mengambil keuntungan dari pernikahannya. Dia sudah memikirkan untuk meminta uang lebih pada suami nya itu,agar bisa membuka usaha untuk anak-anak dipanti agar bisa menghasilkan uang sendiri dengan kerja diusaha yang dibukanya.


Raka memesan makanan yang banyak,hingga Lia kebingungan.


"apa ada yang mau ikut makan bersama kita?"tanya Lia bingung karena meja mereka penuh dengan makanan


"tidak ada,ini semua untuk stamina mu....agar kegiatan panas kita bisa berlangsung lama"jelas Raka membuat mata Lia membulat sempurna


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘😘😘😘


untuk episode selanjutnya,akan ada adegan yang hot-hot Raka dan Lia.....ditungguin ya....

__ADS_1


__ADS_2