Pelayan Hati

Pelayan Hati
#134


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Tiara kembali memotong bahan sayuran yang tersedia didalam kulkas kecilnya,dia sudah memulai memasak sambil senyum-senyum sendiri


Nenek mengernyitkan dahinya,biasanya kalau malam-malam begini....Tiara jarang mau makan pakai sayur kalau makan malam,lagi pula dia juga sering makan apa adanya dan malas untuk memasak lagi


Melihat neneknya yang kebingungan,Tiara hanya tersenyum. Dia menghidangkan makanannya diatas ambal ruang tamu,dia juga menyiapkan dua piring beserta sendoknya. Kemudian mendekati neneknya yang masih bingung


"mas satria datang nek....ini Ara masakin sekalian buat mas satria"ucap Tiara


"ooooh....jadi karena satria,kok baru Dateng sekarang?selama ini kemana saja?"tanya nenek kesal


Tiara memang tidak pernah mengatakannya pada nenek mengenai dirinya dan satria,nenek juga tidak mau membebani Tiara dengan pertanyaan-pertanyaan yang akan membuat Tiara sedih


Nenek juga sudah mendengar dari Bu panti mengenai satria dan Renata,tapi nenek berpura-pura tidak tau,nenek menunggu Tiara yang mengatakannya. Tapi sampai saat ini,Tiara tidak juga mengatakannya padanya. Mungkin Tiara menyembunyikan nya karena tidak ingin membuat dirinya khawatir,begitulah pemikiran neneknya


Tiara bingung bagaimana menjelaskan nya pada neneknya,karena selama ini Tiara lebih memilih diam dari pada menjelaskan semuanya tapi sekarang dia harus menjelaskan semuanya .

__ADS_1


"nek.... sebenarnya hubungan kami waktu itu...."ucap Tiara


Tiara menjelaskan semuanya dari mulai kedatangan Renata sampai akhirnya dia memilih pergi,dia juga menceritakan Bu panti yang menjelaskan kalau satria sakit-sakitan karena ngidam.


Nenek mendengar kan dengan seksama, sebenarnya dia sudah tau semuanya dari Bu panti. Tapi mendengar langsung dari Tiara membuat nenek lebih lega,karena Tiara pasti sudah bisa menerima semuanya dengan lapang dada


Apalagi sekarang satria dan Tiara sudah bersatu,walaupun pertemuan yang tak disengaja berarti Tuhan sudah menakdirkan mereka bersama. Nenek tersenyum senang,


"begitu lah nek...."ucap Tiara menundukan kepalanya


"ya sudahlah.... yang penting sekarang kalian sudah bersama, semoga tidak ada lagi halangan yang menyatukan kalian"doa nenek pada Tiara


"sekarang kamu panggil satria,keburu makanannya dingin"ucap nenek


Tiara berjalan menuju kamarnya,dia melihat satria yang tertidur sambil memeluk bara. Ada rasa bahagia dihatinya,dia benar-benar senang.


"semoga bisa selamanya seperti ini"ucap Tiara dalam hati

__ADS_1


"mas....mas ..."panggil Tiara sambil menggoyang-goyangkan tangan satria


Satria tidak terbangun juga,Tiara memandang wajah satria yang sekarang sudah tirus. Walaupun demikian tapi tetap terlihat tampan


"maaf kan aku....karena pergi meninggalkan mu"gumam Tiara


Sebenarnya satria sudah terbangun saat Tiara memanggil nya,tapi dia ingin melihat reaksi dari Tiara. Dia juga mendengar ucapan Tiara ,Satria menarik tangan Tiara hingga Tiara jatuh didadanya,satria langsung memeluknya


"mas....lepasin.... makanannya udah siap,ayo makan"ucap Tiara


Satria masih mendekap tubuh Tiara,sudah lama sekali dia tidak memeluk nya. Rasa ingin menyentuh Tiara sangat besar,tapi tidak mungkin dia melakukan nya saat ini. Dia harus menahannya hingga saatnya tiba


"mas....nanti makanan nya dingin,nenek juga sudah menunggu kita"ucap Tiara lagi karena tidak ada tanda-tanda satria akan melepasnya maka nya dia menggunakan neneknya sebagai senjatanya


Dan benar saja,setelah mengatakan nenek menunggunya. Satria melepaskan pelukannya dan terduduk,dia menatap wajah Tiara yang tersenyum. Dengan cepat satria menempelkan bibirnya pada bibir Tiara,******* bahkan mengulumnya lebih lama membuat bibir Tiara terasa kebas.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘


__ADS_2