
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
keesokan harinya,satria,Tiara ,bara dan nenek sudah bersiap-siap. Raka ,Lia dan juga Bu Lastri membantu mereka memasukan koper-koper mereka kedalam mobil satria dan mengucapkan kata-kata perpisahan. Lia sudah sangat dekat dengan Tiara juga dengan bara,karena Tiara sering mengajak bara ke cafe .
"sudah....jangan menangis....kamu kan bisa pergi ke tempat ku nanti"ucap Tiara sambil memeluk Lia yang menangis
Lia adalah anak yatim piatu,dia dibesarkan di panti asuhan juga tapi dikota ini. Bu Lastri yang sering menyumbang ke panti nya mengajak Lia untuk bekerja dicafe bersama nya, akhirnya disini lah Lia berada dan bertemu dengan Tiara.
"aku ngak pernah kemana-kemana,bagaiman aku bisa ke tempatmu?"ucap Lia sambil melepaskan pelukannya
"kau bisa datang dengan raka"jawab Tiara sambil melirik Raka dan mengedipkan sebelah matanya
"iya....kita akan pergi bersama nanti saat aku ada waktu"ucap Raka
__ADS_1
"baiklah....aku akan menunggu nya tuan "jawab Lia sambil terus menghapus air mata dipipinya
Bu Lastri juga memeluk Tiara,mereka berangkat menuju rumah ibu Kartini. Didalam perjalanan satria memangku bara dan memegang tangan Tiara, seperti orang yang takut kehilangan. Selama didalam perjalanan ,bara selalu tidur dalam pelukan satria.
"sayang ....tidur lah,perjalanannya masih agak lama"ucap satria memandang Tiara
"aku ngak bisa tidur"jawab Tiara sambil menyandarkan kepalanya di bahu satria
Selama dalam perjalanan,mereka banyak berhenti untuk makan siang juga untuk menikmati pemandangan. Makanya perjalanan agak sedikit lama,ibu Kartini selalu menghubungi satria. Menanyakan keberadaan mereka,karena ibu Kartini sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Tiara dan bara
Beberapa jam kemudian, akhirnya mereka sampai dirumah ibu Kartini. Saat mereka sampai,hari sudah malam. Bara masih tidur di pelukan satria,satria mengangkatnya dari dalam mobil. Saat keluar dari mobil,ibu Kartini sudah berada didepan pintu . Menyambut mereka,tapi yang keluar hanya supir dan nenek duluan dari depan
Ibu Kartini memeluk nenek,kemudian dia menangis. Nenek mengelus punggung ibu Kartini untuk menenangkannya
__ADS_1
"terima kasih Bu....karena sudah mau tinggal disini bersama kami"ucap ibu Kartini sambil melepaskan pelukannya
Ibu Kartini sudah tau,kalau nenek Tiara awalnya tidak ingin tinggal bersama dirumah nya. Tapi dengan bujukan dari satria, akhirnya nenek Tiara bersedia membuat ibu Kartini merasa sangat berterima kasih sekali
Ibu Kartini menyuruh pelayannya untuk mengantarkan nenek ke kamar yang sudah disediakan agar bisa beristirahat sebentar sebelum makan malam, sementara mata ibu Kartini kembali menatap pintu belakang mobil satria. Yang keluar,satria yang sedang menggendong bara dipelukannya
Ibu Kartini senang,melihat cucu dari putra satu-satunya. Satria mendekati ibu Kartini dan memberi isyarat agar ibu Kartini diam,seketika ibu Kartini mengangguk
"Tiara mana?"tanya ibu Kartini dengan tidak mengeluarkan suaranya,hanya bibirnya saja yang komat Kamit
"satria bawa bara dulu ke kamar,Tiara tidur di mobil. Nanti biar satria yang menggendong Tiara lagi"bisik satria pada ibu Kartini
Ibu Kartini menganggukan kepalanya,dia mengikuti satria dari belakang sampai satria masuk kedalam sebuah kamar yang sudah disulap seperti kamar anak-anak dengan wallpaper dinding kamar gambar mobil-mobilan. Satria meletakan bara diatas tempat tidur nya,ibu Kartini memandangi wajah bara yang sangat mirip dengan wajah putranya waktu kecil
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih ππππ