
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Setelah citra keluar dari rumah orang tua Aldo,Aldo ingin menyusulnya tapi tangannya ditarik oleh mama nya. Papa nya Aldo juga melihat itu,Aldo ingin menghentakkan tangan mama nya tapi dia tidak ingin berbuat buruk pada ibu yang sudah mengandung dan membesarkannya
"ada apa ma?"tanya Aldo kesal
"jangan dekati wanita itu lagi,mama akan mencarikan wanita yang cocok dan sempurna untukmu. Sebelum mama mengenalkan mu dengan wanita itu,mama akan mengetes keperawanan nya dulu agar kita tidak tertipu seperti viona lagi"jawab mama Aldo geram mengingat kelakuan viona
"Aldo ngak mau menikah dengan siapa pun kecuali citra,dia yang akan menjadi istri Aldo "ucap Aldo dan pergi berlari keluar untuk mengejar citra
Diluar rumah Aldo,citra sudah berlari sambil menutup mulutnya menahan muntah. Kepalanya sudah benar-benar pusing,citra melepaskan sepatu hak tinggi nya dan menentengnya ditangan. Tubuhnya sudah tak tahan lagi berlari,dia juga tak tau kemana arah nya. Taksi pun tidak lewat-lewat Didaerah itu,hingga akhirnya citra menabrak tubuh seseorang dan pingsan. Untungnya pria itu menampung tubuh citra,dia menggendong citra dan membawanya ke mobilnya.
Saat citra dibawa oleh mobil itu,terlihat Aldo berlari keluar rumah nya untuk mengejar citra tapi tidak melihat keberadaan citra dimana-mana. Aldo memutuskan untuk mengambil mobilnya dan mengejar citra ke kos-kosan nya.
Sementara itu didalam rumah ,mama Aldo menjelaskan semuanya pada papa nya Aldo. Papa Aldo memang sudah mendengar tentang kebusukan viona tapi dia tidak menyangka jika mama nya Aldo tidak menyetujui hubungan Aldo dan citra
"pokoknya mama ngak mau Aldo menikahi wanita yang tidak selevel dengan kita pa,mama akan mencari yang sempurna untuk anak mama"jelas mama Aldo
"ma....Aldo ngak perlu yang sempurna,mama ngak liat wajah Aldo yang bisa tersenyum melihat citra?yang diperlukan Aldo hanya kebahagiaan ma...."jawab papa Aldo
"pokoknya mama ngak mau....mama yakin dia hamil dan memaksa Aldo untuk bertanggung jawab, dia itu hanya mau harta kita pa... "jelas mama Aldo lagi
"terserah mama saja lah,papa males bilanginnya lagi. Jika terjadi sesuatu,mama tanggung akibat nya sendiri"ucap papa Aldo berjalan kedalam kamarnya
Didalam mobil,citra masih tertidur. Pria yang disampingnya bingung mau melakukan apa,dia menelpon putri. Ya....pria itu adalah Danu, walaupun Aldo bawahannya tapi mereka adalah sahabat dari kecil. Makanya,tadinya Danu ingin menjumpai Aldo tapi saat dijalan dia melihat citra berlari sambil menangis. Dia menghentikan mobilnya agak jauh dari rumah orang tua Aldo dan saat itulah citra menabraknya dan pingsan.
Saat ini putri sudah menunggu kedatangan citra dan Danu,putri juga sudah memanggil dokter keluarga nya agar saat citra datang bisa langsung diperiksa. Danu sudah menelpon dan menjelaskan semua yang diketahui nya pada putri
"masuklah...."ucap Putri membuka lebar pintu apartemen nya,dari tadi dia sudah menunggu didepan pintu
__ADS_1
Danu meletakan citra diatas tempat tidur kamar putri,kemudian Danu duduk disofa yang ada disana. Sementara dokter sudah memeriksa keadaan citra,Danu memperhatikan kamar putri yang terlihat rapi. Baru kali ini dia masuk kedalam kamar wanita,bersih dan rapi menurutnya. Dia tersenyum membayangkan akan bercinta dengan putri dikamar ini
"hei....mikirin apa hah?"tanya Putri yang sekilas menatap Danu sudah senyum-senyum sendiri
"hah ...ngak ada kok"jawab Danu dengan wajahnya yang sudah memerah
"bagaiman dok?"tanya Putri khawatir dengan kondisi citra
"dia baik-baik saja,bayi nya juga baik. Hanya merasa kelelahan saja"jawab dokter itu
"bayi???"teriak Danu dan putri bersamaan
"wah.....Aldo sudah mendahuluiku rupanya,aku juga berharap putri akan hamil anakku. Kan kami sudah melakukannya"gumam Danu dalam hati senang
"iya....kemungkinan kehamilannya masih sangat muda,mungkin sekitar semingguan lah. Lebih jelasnya dibawa ke dokter kandungan saja "jelas dokter itu lagi
"sama-sama nona...kalau begitu saya permisi dulu ya..."jawab dokter itu lagi
Danu mengantarkan dokter itu kedepan pintu apartemen,kemudian kembali lagi ke dalam kamar putri. Danu duduk disofa tempat nya duduk tadi,dia kembali memandangi wajah putri yang sedang duduk dipinggir ranjang tempat tidur nya sambil mengelus pipi citra dengan lembut
"huuufff.....kamu hamil anak siapa cit?"tanya Putri pelan
"aku rasa anaknya Aldo jawab Danu yang mendengar pertanyaan putri,dia berjalan mendekati putri.
Putri sadar jika saat ini ada Danu,orang yang ingin dia jauhi. Putri menatap Danu yang sudah berada disampingnya
"hhmm....kenapa anda masih disini ?"tanya Putri heran
"memangnya kenapa???aku kan sudah menyelamatkan citra"ucap Danu
__ADS_1
"Oya....terima kasih,kamu bisa pulang"jawab putri
"begitu saja?"tanya Danu mengernyitkan keningnya
"jadi kamu mau apa?"tanya Putri kesal dengan wajah cemberut nya
Danu suka membuat putri marah,wajah putri terlihat menggemaskan Dimata Danu. Danu tersenyum,dia mendekati putri yang sudah berdiri didepannya. Melihat Danu yang berjalan mendekatinya,membuat putri refleks mundur kebelakang.
"apa kamu belum hamil?"tanya Danu menatap mata putri
"kamu mau apa?kenapa aku harus hamil?"tanya Putri bingung dengan ucapan Danu
"aku ingin kamu hamil dan meminta ku menikahimu"jelas Danu
"apa?"tanya Putri terkejut
Putri pikir jika Danu mengetahui dirinya sudah tidak suci lagi,maka Danu akan meninggalkan nya. Tapi kenapa Danu malah menginginkannya untuk hamil
"apa waktu itu Danu tidak menggunakan pengaman?"batin putri merasa takut ,dia tak tau jika Danu sudah sangat dekat dengannya karena dia sibuk melamun saja
Danu memeluk tubuh putri, menenangkan putri. Dia tau jika putri takut hamil, apalagi Danu tau apa yang dipikirkan putri saat ini
"aku mencintaimu....aku terima kamu apa adanya,mungkin itu hanya masa lalu mu....Bagiku,kau masa depan ku sayang"jelas Danu masih memeluk putri
Danu melepaskan pelukannya,dia menatap wajah putri yang masih terkejut. Saat ingin mencium bibir lembut milik putri,citra melenguh menandakan dia sudah sadar membuat putri langsung berbalik menatap citra
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘😘😘😘
__ADS_1