
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Dimas semakin memeluk tubuh Rani,aroma tubuhnya membuat Dimas semakin terangsang. Rani merasa malu,tubuhnya masih bau keringat tapi Dimas tetap saja memeluknya.
"lepaskan aku,aku mandi dulu. "ucap Rani mendorong tubuh Dimas
"ngak ....penuhi janji mu dulu,atau....aku akan memandikan mu heem...."jawab Dimas sambil mengedipkan sebelah matanya
"baiklah.... tapi setelah itu kamu harus berjanji melepaskan aku"ucap Rani
Dengan posisi berdiri,Rani mengalungkan tangannya ke leher Dimas . Dia memberanikan diri untuk memulai nya lebih dulu , mengambil bibir Dimas melalui bibirnya. Melllummat dan mengguullum bibir Dimas,Dimas menikmati apa yang dilakukan Rani.
Rani mulai menggigit bibir Dimas,memainkan lidahnya didalam mulut Dimas. Saling berbalas dan menyesap,Dimas sudah mengangkat tubuh Rani diatas pangkuan nya. Dimas duduk dipinggir tempat tidur nya,Rani sudah berada dipangkuan Dimas dengan posisi mengangkang. Kaki Rani sudah melingkar di pinggang Dimas,Rani terus mengguullum bibir Dimas.
Rani melepaskan ciumannya,dia sudah terengah-engah karena kehabisan nafas. Dimas mulai menelusuri leher mulus Rani,Rani merasa risih karena dia belum mandi dan berkeringat tadinya.
"maass....sayang.... hentikan"ucap Rani sambil mendorong wajah Dimas dengan kedua tangannya
Dimas menatap Rani,matanya sudah berkabut menahan gairah nya. Rani kembali mengecup bibir Dimas sekilas
cuuup
"aku belum mandi,aku mandi dulu ya... nanti kita lanjutin lagi ciumannya"ucap Rani manja
"baiklah....kau mandi disini"jawab Dimas
"makasih sayang"ucap Rani sambil mencium kening Dimas
Rani tersenyum,dia berjalan menuju pintu kamar mandi yang berada di dalam kamar Dimas. Tanpa ragu dia membuka pintu kamar mandi nya,saat akan menutup pintu. Sebuah tangan kekar sudah menahan pintunya dan ikut masuk kedalam kamar mandi,Rani membulat kan matanya. Dia berpikir kalau Dimas akan menunggu nya diluar, tapi ternyata Rani salah.
"kamu ngapain ikut masuk?"tanya Rani yang sudah mundur selangkah
__ADS_1
"aku mau mandi bareng kamu juga"ucap Dimas tanpa malu
"sayang ... kamu jangan begini,kita belum menikah. Nanti kalau aku hamil bagaimana?"ucap Rani takut
"kita akan menikah tiga hari lagi"jawab Dimas
Dimas sudah menarik tubuh Rani kedalam pelukannya,dia mulai menciumi bibir dan leher Rani dengan lembut. Rani yang masih terkejut dengan ucapan Dimas langsung tersadar,dia benar-benar bingung.
"apa benar ucapan mas Dimas?"tnya Rani dalam hati
Karena sentuhan-sentuhan yang dilakukan Dimas membuat Rani menjadi bergairah juga,dia ikut menikmati semua yang dilakukan Dimas. Hingga akhirnya mereka melakukan penyatuan dibawah shower ,desahan demi desahan menggema didalam kamar mandi . Membuat mereka melakukan pelepasan bersama
Dimas menyemburkan benih-benih cintanya didalam rahim Rani,berharap akan segera tumbuh Dimas junior dirahim nya. Dimas menggendong tubuh Rani dan meletakan secara perlahan didalam bath up yang sudah diisinya dengan air hangat
Tubuh Rani merasa sangat lemas,dia merebahkan nya di bath up. Menyandarkan nya,Dimas ikut masuk juga. Rani terkejut
"kamu mau apa mas?"tanya Rani
Dimas mengusap semua tubuh Rani dengan sabun,hingga dia berhenti dibagian gundukan dada Rani. Bermain-main dengan ppputiing sssuusuu milik Rani,tubuh Rani kembali menegang.
"maaaass.... hentikan"teriak Rani yang sudah terdengar seperti desahan
Dimas tersenyum senang karena bisa merangsang kembali,Dimas memainkan sabunnya kebagian inti Rani. Rani semakin gelinjengan,dia mulai memejamkan matanya sesekali. Menikmati tiap sentuh yang diberikan dimas
"maaaass....ah...."desah Rani dengan nafas tersengal-sengal
"kenapa hemm...."bisik Dimas
Rani menatap wajah Dimas yang tersenyum,dia tau kalau Dimas sudah merangsang dirinya.
"masukin....udah ngak tahan ni"pinta Rani sambil membuka kedua pahanya
__ADS_1
"ngak mau ....aku cuma mau liat kamu seperti ini"jawab Dimas tersenyum
"maaaass....."teriak Rani kesal
"kamu jangan menyiksa ku"ucap Rani kesal
"biarin....kamu mau apa?"tanya Dimas memandangi wajah Rani yang sudah bergairah
Rani mengerucut kan bibirnya,dia benar-benar kesal dengan Dimas. Rani langsung berpikir,dia mengambil pusaka Dimas yang sudah berdiri tegak. Dia mengggooocook nya dengan tangannya,Rani tersenyum saat Dimas mulai merem melek menikmatinya
"jjjangann....sayang..."desah Dimas
"satu sama"bisik Rani ditelinga Dimas sambil menghembuskan nafasnya
"kau...."jawab Dimas sambil memasukan jarinya didalam llluubaang vvvaggina Rani. Dimas pun melakukan hal yang sama seperti Rani
"hennntikan....."teriak Rani yang merasakan tubuhnya panas kembali
"bagaimana?mau dihentikan atau dilanjutkan?"tanya Dimas tersenyum
Rani mendekatkan mulutnya ke pusaka milik Dimas,dia mulai mengguullum dan memasukannya kedalam mulut nya. Menjjjillatti dan menggghiisaaap nya secara bergantian dengan tangannya
"sayang ...aku sudah ngak tahan"ucap Dimas
Rani juga sudah merasa tidak sabaran juga,dia menaiki tubuh Dimas. Saat ini Rani yang memilih memimpin permainan panas mereka,hingga akhirnya mereka mencapai puncak bersama.
Rani bersandar di dada bidang Dimas,dengan pusaka Dimas masih berada didalam llluubaang vvvaggina nya.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘🥰🥰🤗
__ADS_1