Pelayan Hati

Pelayan Hati
citra ~ Aldo


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Citra sudah terlihat cantik dengan pakaian pengantin nya,hari ini adalah hari pernikahannya. Air mata sudah menetes dipipinya,dia merasa terharu karena Aldo benar-benar menepati janjinya. Putri juga sudah menemani nya hari ini,untung saja pagi tadi Danu mengganggu nya jika tidak mungkin dia tidak bisa datang lebih awal dihari pernikahan citra karena malam nya dia sudah dihajar habis-habisan oleh Danu


Aldo pun sudah bersiap-siap,dia menunggu citra keluar dari kamarnya. Semua tamu juga sudah pada berdatangan,Aldo mengundang semua anggota nya dan komandannya juga datang.


Citra keluar dari kamarnya menuju altar dimana Aldo sudah menunggunya,putri juga sudah mendampingi nya. Aldo menatap citra yang berjalan menuju nya,Danu juga memandang putri yang berdiri disamping citra. Ingin sekali Danu menikahi putri saat ini juga,para wanita dihadapan mereka itu benar-benar cantik.


Acara pun dimulai,citra dan Aldo sudah menjadi pasangan suami-istri. Mama Aldo tidak datang,hanya papa Aldo saja yang menghadirinya. Aldo merasa senang,baginya saat ini yang terpenting adalah citra. Urusan mama nya akan dia tangani lain kali,dia hanya ingin bersama citra.


"selamat ya sayang.... papa minta jaga lah Aldo dengan baik"ucap papa Aldo memeluk citra sambil mengelus punggung citra


"kamu sabar ya sayang....mama pasti akan mengerti suatu hari nanti,kamu anggap kami orang tua mu"ucap papa Aldo lagi


Citra menangis mendengar ucapan papa Aldo,dia tidak menyangka jika dia diterima dengan baik oleh papa nya Aldo. Walaupun mama Aldo belum menerimanya tapi dia tetap senang papa Aldo menganggapnya anak,Aldo hanya memperhatikan papa nya yang memeluk citra dan menitipkan nya pada citra.


"dan kau....jaga istrimu,sayangi dia. Mama pasti akan mengerti suatu saat nanti,bersabarlah ya..."kali ini papa nya memeluk tubuh Aldo dan menepuk bahu nya dengan lembut


Aldo memegang tangan citra dengan lembut,dia mencium kening citra yang masih menangis. Tangannya juga menghapus air mata citra ,menenangkannya.

__ADS_1


Setelah acara selesai,Aldo mengajak citra untuk pindah ke apartemen miliknya. Citra hanya mengikutinya saja,dia akan pergi setelah Aldo pergi bekerja.


Saat ini mereka sudah berada di apartemen,putri dan Danu ikut mengantar mereka. Citra juga sudah memakai pakaian biasa, karena sewaktu dihotel dia sudah mengganti pakaian nya. Citra tidak ingin menginap dihotel, walaupun pihak hotel sudah menyiapkan kamar pengantin untuk nya


flashback on


"malam ini kita akan menginap disini,besok baru kira kembali ke apartemen"ucap Aldo saat masih berada di pelaminan


"aku ngak mau....aku ingin kita pulang saja langsung ke apartemen,aku tidak terbiasa tinggal di hotel"jawab citra menatap Aldo


"baiklah, kalau begitu kita akan kembali ke apartemen setelah acara selesai"ucap Aldo sambil mengelus pipi citra,citra membalasnya dengan tersenyum


Aldo mengadakan pesta pernikahan nya hanya sampai sore saja,dia juga membatasi tamu undangan yang datang. Karena dia tidak ingin citra kelelahan,dia ingin mencari tau apakah citra sudah hamil atau belum. Ucapan Danu masih terngiang di telinganya,dia tau maksud dari ucapan Danu. Tapi citra tidak pernah mau mengatakannya padanya,dia akan mencari tau sendiri.


Sampai apartemen hari sudah malam,waktunya untuk makan malam. Putri dan Danu berniat untuk pulang,tapi citra melarangnya. Dia ingin membuat makanan untuk mereka karena sudah banyak membantu dirinya


"kalian tinggal lah untuk makan malam, setelah itu baru kalian pulang"ucap citra saat putri dan Danu berpamitan untuk pulang


"tapi....kami ngak mau mengganggu malam pertama kalian,jadi lebih baik kami pulang saja"jawab putri mengedipkan sebelah matanya pada citra

__ADS_1


"kami juga lapar,masak iya mau melakukan olahraga malam ngak ada tenaga sih"ucap citra asal dan mendapat tatapan dari Aldo.


Aldo tau kalau citra orangnya ceria dan suka bercanda,itu yang membuat nya menyukai citra. Apalagi selalu saja tidak pernah habis kata-kata bila bersama nya,terlihat ramai walaupun mereka hanya berdua.


"ayo....kamu bantu aku masak ya"ucap citra menarik tangan putri


"Kalian tunggu diruang tamu saja"ucap citra lagi memandang para pria


Citra dan putri sudah sibuk didapur,citra bersyukur kehamilannya ini tetap bisa membuatnya beraktifitas seperti biasanya. Hanya saat berusia sebulan lah dia mengalami muntah dan susah untuk makan,dia benar-benar bersyukur karena anaknya sangat mengerti dirinya.


Disela-sela menyiapkan makanan,putri selalu melirik ke arah citra karena keseringan terlihat citra diam. Tidak seperti biasanya,citra yang selalu banyak omong kini menjadi pendiam


"kamu sedang mikirin apa?apa mama nya Aldo?"tanya Putri memandang citra


Citra hanya tersenyum tipis,dia memang sedang memikirkan ucapan mama Aldo yang mengatakan dirinya tak pantas untuk Aldo. Bahkan dia bisa membuat Aldo merasa malu,untungnya pernikahannya hanya diketahui oleh orang-orang terdekat saja jadi bila dia pergi maka tidak ada yang akan mengetahuinya.


"apa kamu sudah mengatakan kehamilanmu?juga....kamu masih ingin pergi dari Aldo?"tanya Putri lagi


Tanpa disadari ada seseorang yang mendengar pembicaraan putri dan citra,dia merasa penasaran dengan apa yang didengarnya karena tadinya dia berniat ingin mengambil minum

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘


__ADS_2