Pelayan Hati

Pelayan Hati
episode 217


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Dimas ingin segera menghubungi ibu nya Rani,dia akan meminta nomor rekening ibu Rani dan mengirimkan uang yang diperlukan ibu dan adik Rani.


Dimas sudah berada didalam kamar,dia mengambil ponselnya dan menelpon ibu nya Rani. Beberapa kali Dimas mencoba menghubungi nomor ibu nya rani,karena tidak diangkat-angkat. Hingga akhirnya saat Dimas ingin mematikan panggilan ponselnya,ternyata terdengar suara ibu Rani dari seberang


"hallo....siapa ini?"tanya ibu Rani


"maaf mengganggu Bu,ini Dimas "jawab Dimas


"OOO....ngak apa-apa tuan,ada yang bisa ibu bantu?tadi ibu lagi masak "ucap ibu Rani


"hhmm...begini buk,tadi kan pembicaraan kita terputus. Ibu bilang kalau adik Rani memerlukan uang buat ujiannya kan?"ucap Dimas


"hhmm ....maaf tuan,ibu pikir tadi Rani yang mengangkat telponnya jadi ibu langsung ngomong saja"jawab ibu Rani

__ADS_1


"ngak apa-apa Bu,mulai sekarang beritahu saya saja jika ibu memerlukan uang ."jelas Dimas


"tapi tuan...."jawab ibu Rani ragu


"tidak apa-apa Bu,saya mencintai Rani. Saya ingin Rani menjadi istri saya,mama saya juga sudah setuju"jelas Dimas lagi


"tapi tuan....kami ngak mau membuat keluarga anda malu,kami berasal dari keluarga miskin"ucap ibu Rani


"kami ngak pernah mempermasalahkan hal itu,bagi saya....cukup Rani saja. hhhmm....mungkin dua atau tiga hari lagi saya dan mama saya akan melamar Rani,lebih cepat lebih bagus"jelas Dimas tegas


"tapi tuan...."jawab ibu Rani


"tapi tuan....saya ngak mau nanti Rani marah pada saya karena langsung menerima uang dari tuan"ucap ibu Rani


"nanti saya yang urus masalah itu"jawab Dimas

__ADS_1


Setelah menyampaikan apa yang dihatinya,Dimas mematikan ponselnya. Tak lama kemudian,Dimas menerima notifikasi dari ponselnya . Sebuah pesan yang berisi nomor rekening ibu Rani,tak butuh waktu lama. Dimas pun mengirimkan uangnya melalui pesan banking , kemudian dia mengirimkan pesan pada ibu Rani kalau uang nya sudah bisa diambil


Bara dan Rani masih bermain diruang tamu Dimas, melihat bara yang sudah menguap berulang kali membuat Rani menghentikan bermainnya.


"bara ngantuk?"tanya Rani sambil mengelus rambut bara dengan lembut


Bara mengucek-ngucek matanya,dia menganggukan kepalanya tanda memang dia benar-benar sudah ngantuk. Rani mengajak nya ke dalam kamar tidur yang bersebelahan dengan kamar Dimas dan kamar yang selama ini dia tempati


"tidur lah....nanti kalau sudah sore Tante bangunin"ucap Rani sambil tersenyum


Sebentar saja Rani menemani nya,bara sudah tertidur karena memang dia sudah sangat mengantuk tadi. Rani berjalan keluar dari kamarnya,dia keruang tamu untuk membereskan mainan yang mereka mainkan tadi.


Setelah membersihkan ruang tamu,Rani mulai menyusun belanjaan yang di beli Dimas dimini market tadi. Dimas keluar dari kamarnya,dia mencari keberadaan Rani. Dia tersenyum saat melihat Rani sedang berjongkok didepan kulkas,Dimas mendekati nya dan memasukan kakinya tepat dibawah pppanntatt Rani yang sedang jongkok.


Dimas menggesek-gesekkan kakinya pas ditengah-tengah nya,Rani terkejut. Dia langsung berdiri dan membalikan tubuhnya, mendapati Dimas yang sudah berada didekatnya. Rani membulatkan matanya,dia benar-benar kesal dengan kelakuan Dimas yang sangat mesum saja

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘


__ADS_2