Pelayan Hati

Pelayan Hati
bertemu


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Keesokan harinya,


Berhubung hari Minggu,putri dan citra masih setia ditempat tidur. Mereka berniat jalan-jalan siang nanti sekalian makan siang diluar,mereka ingin menghabiskan waktu berdua saat libur ini.


Saat ini putri sudah terbangun tapi masih tiduran,dia mengingat ucapan Danu tadi malam yang mengajaknya untuk menikah. Padahal mereka baru saja bertemu


flashback on


Danu duduk disamping putri dengan gugup,entah kenapa dada nya berdebar sangat kencang . Menonton film yang banyak sekali adegan dewasanya,membuat Danu menarik tangan putri dan menggenggam nya. Meletakan nya diatas pangkuannya,putri hanya diam saja karena memang dia lagi butuh sentuhan saat ini. Apalagi jika menonton film dewasa bersama citra,dia selalu menggunakan dress tipis tanpa pakaian dalam sehingga memudahkannya untuk menyentuh-nyentuh bagian sensitif nya. Sentuhan yang sering dilakukan nya dengan jari-jari lentiknya,tapi kali ini hal itu tidak mungkin dilakukan nya didepan Danu. Bisa-bisa Danu menerkamnya


Saat putri memalingkan wajahnya kebelakang melihat dimana citra dan Aldo duduk tapi tak mendapatkan keberadaan mereka


"kemana mereka?"tanya Putri dalam hati


Kemudian dia menatap Danu yang seperti menahan sesuatu,merasa diperhatikan oleh putri. Danu pun menatap putri,mata mereka bertemu. Dengan gerakan cepat,Danu menarik wajah putri dan mengecup bibir putri. Awalnya hanya mengecup,melihat putri tidak marah maka Danu mulai mendekatkan bibirnya kembali dan ******* bibir putri dengan lembut. Tak disangka oleh Danu,putri membalas ciumannya bahkan tangan Putri sudah melingkar dileher Danu. Ciuman itu mulai memanas,sehingga tangan Danu meremas-remas bukit kembar milik putri. Lenguhan keluar dari bibir putri namun tak terdengar karena bibir Danu yang masih menempel,nafas keduanya memburu. Danu melepaskan ciumannya,kening mereka menyatu.


Danu tersenyum senang,dia melepaskan tangannya yang masih berada diatas bukit kembar milik putri. Kemudian dia mengecup lembut kening putri


"terima kasih....."bisik Danu


"aku ingin kau menjadi kekasih ku"pinta Danu


Putri menggelengkan kepalanya,dia bukan wanita yang baik untuk Danu. Apalagi putri tau kalau Danu seorang polisi, walaupun putri tidak tau apa pangkat nya tapi yang jelas dia seorang polisi dan dari keluarga baik-baik tidak seperti dirinya yang memiliki orang tua tiri


"carilah wanita yang baik dan sempurna,aku bukan wanita baik."jawab putri lagi.


Putri kembali menonton film yang masih tayang,dia berusaha melupakan kejadian yang baru saja dialaminya. Walaupun ciuman itu sebentar ,tapi terasa berkesan bagi putri. Pertama kalinya putri berciuman dengan pria yang bukan kakaknya,rasanya sungguh berbeda.


flashback off


"cit....bangun....ini udah siang,aku udah buat sarapan. Tapi hanya roti saja"teriak putri

__ADS_1


"hhhmmm.....aku masih ngantuk,badanku juga sakit semua put"jawab citra menarik selimut nya hingga menutupi kepalanya


"hah....kalau begitu kita ngak usah jadi ke mall deh,habis sarapan aku mau tidur lagi"ucap Putri kesal


"eh...eh.. iya ..iya....ini aku dah bangun"jawab citra yang sudah duduk tapi matanya masih terpejam


"cepat dong....entar keburu sore"ucap Putri lagi


Mau tak mau citra pun bangun dan bergegas ke kamar mandi, setelah selesai dia berjalan menuju meja makan dan memakan sarapannya yang sudah dibuatkan oleh putri.


Putri dan citra berberes-beres apartemen terlebih dahulu,kemudian mereka bersiap-siap untuk pergi ke mall karena hari sudah semakin siang. Perut mereka pun sudah mulai keroncongan,jadi mereka lebih memilih naik taksi agar tidak merasa lelah jika mengendarai mobil sendiri.


Sesampainya di mall,hal yang dilakukan adalah berbelanja dan membeli cemilan untuk dimakan sambil jalan sebelum mereka makan siang. Putri ingin membeli stelan jas kerja,dia mencoba beberapa pakaian yang sesuai dengan tubuhnya.


"bagaimana? cantik ngak?"tanya Putri sambil memutar-mutar tubuhnya dihadapan citra


"cantik "jawab citra sambil mengacungkan jempolnya


"ha...ha.... sebenarnya bukan pakaiannya yang cantik,tapi tubuhmu memang pas buat pake pakaian apa pun."jelas citra membuat putri memutar bola matanya malas


Putri masuk kedalam ruang ganti,dia sudah selesai mencoba semua pakaian yang akan dibelinya. Sementara citra hanya memilih satu pakaian saja,dia menunggu diruang tunggu butik itu. Tak lama terdengar suara seorang wanita yang manja dan suara pria yang seperti nya pernah didengar oleh citra


"sayang....lihat,apa aku cantik?"suara wanita terdengar lembut dan manja


"cantik...."jawab suara pria


Citra menoleh ke arah suara itu,diruangan sebelah putri yang sedang berganti pakaian. Citra melihat Aldo duduk dibangku yang sejajar dengannya,terlihat Aldo sedang melihat ke arah citra. Mata mereka bertemu,Aldo ingin berdiri mendekati citra tapi tiba-tiba wanita yang datang bersama nya tadi mendekati Aldo dan bergelayut manja di lengan Aldo


Citra tau kalau itu adalah kekasih Aldo,dia memalingkan wajahnya. Citra berdiri dan berjalan menjauh dari pasangan itu,dia berpura-pura mencari-cari pakaian.


"sayang....aku mau beli yang ini,bolehkan?"tanya wanita itu masih dengan manja


Hati citra sedikit sesak,tapi dia tidak berhak atas Aldo. Citra berusaha menahan tangisnya,dia memukul dadanya dengan membelakangi Aldo. Putri keluar dari ruang ganti,dia melihat citra yang berdiri disamping rak pakaian

__ADS_1


"kau ingin beli pakaian lagi?"tanya Putri yang belum sadar akan kehadiran Aldo bersama kekasihnya


"eekkhmm ...ngak kok,kamu udah selesai?"jawab citra sambil tersenyum


"sudah....yuk"ajak putri sambil membawa beberapa pakaian dilengannya,sementara citra hanya membawa satu pakaian saja


"eh..."ucap Putri menatap Aldo yang digandeng seorang wanita,kemudian dia menatap citra. Citra hanya menggeleng kan kepalanya


Citra melewati Aldo dan kekasihnya begitu saja, seperti tidak mengenalnya. Sedangkan putri yang masih terpaku ditempatnya menatap Aldo dengan bingung


"nona....dompet anda tertinggal di bangku itu"ucap Aldo yang memberikan dompet citra pada nya


"eh....makasih,maaf saya lupa tadi"jawab citra sambil tersenyum


"sayang....kamu mengenal wanita ini?dari tadi kamu liatin dia aja"tanya wanita itu seperti cemburu


"hhmm ....tidak,kalau aku kenal pasti aku tegur kan"jawab Aldo


deg....


Dada citra terasa seperti ditimpa batu besar,memang sudah pantas Aldo mengatakan begitu. Harus nya dia terima karena dia memang bukan siapa-siapa buat Aldo,putri ingin menegur ucapan Aldo tapi citra langsung menarik tangan putri untuk ke kasir


Mereka membayar belanjaan mereka,kemudian mereka keluar dan menuju restauran untuk makan.


"kamu ngak apa-apa cit?"tanya Putri khawatir


"aku ngak apa-apa kok put"jawab citra sambil tersenyum


Mereka masuk kedalam restauran yang tidak jauh dari butik tadi,mereka memesan makanan. Para pria disana sebagian menatap ke arah citra dan putri,mereka ingin berkenalan dengan wanita yang terlihat cantik juga seksi itu.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2